Minggu, 21 April 2024

DPRD Riau Minta Pemprov Gerak Cepat Tangani Jalan Putus di Rohul

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ruas jalan provinsi di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rabu (21/2) dini hari pukul 02.00 WIB mengalami amblas sepanjang 17 meter.

Kondisi itu menyebabkan arus lalu lintas Riau-Sumatera Barat via Rokan Hulu menuju Kabupaten Pasaman Timur putus total. Akibat, turap beronjong penahan tebing tepi ruas jalan provinsi mengalami longsor.

- Advertisement -

Atas kondisi itu, Anggota DPRD Riau Dapil Rokan Hulu Kelmi Amri meminta agar Pemprov Riau bergerak cepat untuk memperbaikin arus jalan yang putus. Menurut dia, jalur tersebut cukup vital dan banyak dilewati pengendara.

“Karena ini menghubungkan Provinsi Riau dan Sumatera Barat. Kami minta pemprov supaya gerak cepat untuk menanganinya. Karena persoalan akses jalan ini juga berkaitan dengan perputaran ekonomi masyarakat,” sebut Kelmi, Kamis (22/2).

Baca Juga:  Pertama Kali, Kejari Pekanbaru Terapkan Restorative Justice

Dikatakan Kelmi, pihaknya juga sudah menghubungi pihak pemprov melalui Dinas PUPR. Dari hasil koordinasi tersebut, dirinya mendapat informasi pemprov bakal segera membangun jembatan sementara untuk jalan yang amblas.

- Advertisement -

“Informasinya mau dibangun jembatan sementara. Ya kami ingin yang terbaik untuk masyarakat. Kalau memang sudah nanti, supaya dipikirkan juga sambungan permanennya,” pintanya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR PKPP Riau M Arief mengatakan, pembangunan jembatan sementara tersebut agar masyarakat tetap bisa melintas. Pasalnya, jalan yang longsor tersebut berada di daerah perbukitan dan dalam longsornya mencapai 70 hingga 100 meter.

“Untuk sementara kami akan buat jembatan bayley di lokasi jalan longsor tersebut. Karena kalau untuk penimbunan, material longsor cukup dalam yakni berkisar 70 hingga 100 meter,” katanya.

Baca Juga:  Pedagang Diberi Waktu hingga 7 Februari

Lebih lanjut dikatakanya, begitu mendapatkan informasi ada jalan yang longsor tersebut, pihaknya bersama UPT langsung menurunkan alat berat ke lokasi. Namun, saat dalam perjalanan, tim justru kembali menemukan jalan longsor yang menutup badan jalan.

“Jadi ketika akan menuju ke lokasi, tim menemukan ada jalan longsor. Sehingga harus dibersihkan terlebih dahulu baru tim bisa mencapai lokasi jalan longsor yang memutus badan jalan tersebut,” ujarnya.

Untuk penanganan lanjutan pada jalan tersebut, pihaknya akan melakukan kajian lebih lanjut. Karena untuk penanganan jalan tersebut, pihaknya sedang mengajukan anggaran melalui dana Biaya Tak Terduga (BTT).

“Kami sedang mengajukan untuk perbaikan jalan itu menggunakan dana BTT. Namun untuk menggunakan dana BTT ini tentu ada prosesnya,” jelasnya.(nda/adv)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ruas jalan provinsi di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rabu (21/2) dini hari pukul 02.00 WIB mengalami amblas sepanjang 17 meter.

Kondisi itu menyebabkan arus lalu lintas Riau-Sumatera Barat via Rokan Hulu menuju Kabupaten Pasaman Timur putus total. Akibat, turap beronjong penahan tebing tepi ruas jalan provinsi mengalami longsor.

Atas kondisi itu, Anggota DPRD Riau Dapil Rokan Hulu Kelmi Amri meminta agar Pemprov Riau bergerak cepat untuk memperbaikin arus jalan yang putus. Menurut dia, jalur tersebut cukup vital dan banyak dilewati pengendara.

“Karena ini menghubungkan Provinsi Riau dan Sumatera Barat. Kami minta pemprov supaya gerak cepat untuk menanganinya. Karena persoalan akses jalan ini juga berkaitan dengan perputaran ekonomi masyarakat,” sebut Kelmi, Kamis (22/2).

Baca Juga:  Tingkatkan Populasi Dengan Kawin Suntik

Dikatakan Kelmi, pihaknya juga sudah menghubungi pihak pemprov melalui Dinas PUPR. Dari hasil koordinasi tersebut, dirinya mendapat informasi pemprov bakal segera membangun jembatan sementara untuk jalan yang amblas.

“Informasinya mau dibangun jembatan sementara. Ya kami ingin yang terbaik untuk masyarakat. Kalau memang sudah nanti, supaya dipikirkan juga sambungan permanennya,” pintanya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR PKPP Riau M Arief mengatakan, pembangunan jembatan sementara tersebut agar masyarakat tetap bisa melintas. Pasalnya, jalan yang longsor tersebut berada di daerah perbukitan dan dalam longsornya mencapai 70 hingga 100 meter.

“Untuk sementara kami akan buat jembatan bayley di lokasi jalan longsor tersebut. Karena kalau untuk penimbunan, material longsor cukup dalam yakni berkisar 70 hingga 100 meter,” katanya.

Baca Juga:  BPBD Bersiap Hadapi Musim Kemarau

Lebih lanjut dikatakanya, begitu mendapatkan informasi ada jalan yang longsor tersebut, pihaknya bersama UPT langsung menurunkan alat berat ke lokasi. Namun, saat dalam perjalanan, tim justru kembali menemukan jalan longsor yang menutup badan jalan.

“Jadi ketika akan menuju ke lokasi, tim menemukan ada jalan longsor. Sehingga harus dibersihkan terlebih dahulu baru tim bisa mencapai lokasi jalan longsor yang memutus badan jalan tersebut,” ujarnya.

Untuk penanganan lanjutan pada jalan tersebut, pihaknya akan melakukan kajian lebih lanjut. Karena untuk penanganan jalan tersebut, pihaknya sedang mengajukan anggaran melalui dana Biaya Tak Terduga (BTT).

“Kami sedang mengajukan untuk perbaikan jalan itu menggunakan dana BTT. Namun untuk menggunakan dana BTT ini tentu ada prosesnya,” jelasnya.(nda/adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img
spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari