Senin, 7 April 2025
spot_img

Kapolresta Ajak PWI Pokja Pekanbaru Lawan Hoaks Covid-19

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu'min Wijaya mengajak pengurus PWI Pokja Pekanbaru untuk bersama melawan berita bohong (hoaks) khususnya tentang Covid-19. Nandang berharap informasi yang tidak benar dapat diantisipasi.

"Pers kita minta bersama mengantisipasi penyebaran hoaks ini," ujar Nandang.

Hal itu dikatakannya saat menerima audiensi pengurus PWI Pokja Pekanbaru, Jumat (22/1) di ruang kerjanya. Audiensi dihadiri Ketua PWI Pokja Pekanbaru Ardiansyah Tanjung, Sekretaris Muhammad Amin, Bendahara Martalena, anggota Kornel Panggabean, Fitrah Dayun, dan Rohman "Komeng" Hermanto.

Pengurus PWI Pokja Pekanbaru juga sempat memberikan salinan SK kepengurusan PWI Pokja Pekanbaru kepada Kapolresta. Kapolresta juga diperkenalkan masing-masing pengurus dan media yang bersangkutan.

Baca Juga:  Mayor PNB Andri Setyawan Komandoi Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru

Audiensi itu berlangsung santai dan ringan. Bahkan, Kapolresta sempat menyebutkan pengalamannya saat menjadi orang pertama yang menerima vaksin Covid-19 di Pekanbaru. Padahal sebenarnya dia dijadwalkan yang ketiga setelah wali kota, dan wakil wali kota. Tapi wali kota tidak memenuhi syarat, di antaranya umur. Begitu juga wakil wali kota yang ketika itu bertekanan darah tinggi dan harus ditunda vaksinasinya.

"Jadi terpaksalah saya yang pertama. Padahal kalau belakangan kan bisa menghindar. Jadi kalau yang pertama klepek-klepek, saya bisa lari," ujar Nandang, kemudian tertawa lepas.

Vaksinasi pun berjalan. Tidak ada reaksi apa-apa. Menurutnya hoaks jelang vaksinasi memang banyak bermunculan. Itulah yang perlu diantisipasi. Itulah juga yang membuatnya sempat waswas. Dia menyebutkan, vaksinasi ini sama saja dengan vaksinasi lainnya termasuk vaksinasi meningitis untuk haji. Jadi, tidak perlu khawatir berlebihan.

Baca Juga:  Beri Warga Rasa Aman

"Buktinya saya, sampai sekarang tidak ada reaksi apa-apa. Cuma tetap harus jaga protokol kesehatan. Jangan mentang-mentang sudah divaksin, berikutnya abai protokol kesehatan," ujar Nandang yang tetap disiplin memakai masker ini.(muh)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu'min Wijaya mengajak pengurus PWI Pokja Pekanbaru untuk bersama melawan berita bohong (hoaks) khususnya tentang Covid-19. Nandang berharap informasi yang tidak benar dapat diantisipasi.

"Pers kita minta bersama mengantisipasi penyebaran hoaks ini," ujar Nandang.

Hal itu dikatakannya saat menerima audiensi pengurus PWI Pokja Pekanbaru, Jumat (22/1) di ruang kerjanya. Audiensi dihadiri Ketua PWI Pokja Pekanbaru Ardiansyah Tanjung, Sekretaris Muhammad Amin, Bendahara Martalena, anggota Kornel Panggabean, Fitrah Dayun, dan Rohman "Komeng" Hermanto.

Pengurus PWI Pokja Pekanbaru juga sempat memberikan salinan SK kepengurusan PWI Pokja Pekanbaru kepada Kapolresta. Kapolresta juga diperkenalkan masing-masing pengurus dan media yang bersangkutan.

Baca Juga:  Tingkatkan Kompetensi, Pemprov Riau Berikan Pelatihan Bagi 300 ASN PPPK

Audiensi itu berlangsung santai dan ringan. Bahkan, Kapolresta sempat menyebutkan pengalamannya saat menjadi orang pertama yang menerima vaksin Covid-19 di Pekanbaru. Padahal sebenarnya dia dijadwalkan yang ketiga setelah wali kota, dan wakil wali kota. Tapi wali kota tidak memenuhi syarat, di antaranya umur. Begitu juga wakil wali kota yang ketika itu bertekanan darah tinggi dan harus ditunda vaksinasinya.

"Jadi terpaksalah saya yang pertama. Padahal kalau belakangan kan bisa menghindar. Jadi kalau yang pertama klepek-klepek, saya bisa lari," ujar Nandang, kemudian tertawa lepas.

Vaksinasi pun berjalan. Tidak ada reaksi apa-apa. Menurutnya hoaks jelang vaksinasi memang banyak bermunculan. Itulah yang perlu diantisipasi. Itulah juga yang membuatnya sempat waswas. Dia menyebutkan, vaksinasi ini sama saja dengan vaksinasi lainnya termasuk vaksinasi meningitis untuk haji. Jadi, tidak perlu khawatir berlebihan.

Baca Juga:  Kericuhan di Kampus, Ini Penjelasan Presma Unilak Terpilih

"Buktinya saya, sampai sekarang tidak ada reaksi apa-apa. Cuma tetap harus jaga protokol kesehatan. Jangan mentang-mentang sudah divaksin, berikutnya abai protokol kesehatan," ujar Nandang yang tetap disiplin memakai masker ini.(muh)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Kapolresta Ajak PWI Pokja Pekanbaru Lawan Hoaks Covid-19

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu'min Wijaya mengajak pengurus PWI Pokja Pekanbaru untuk bersama melawan berita bohong (hoaks) khususnya tentang Covid-19. Nandang berharap informasi yang tidak benar dapat diantisipasi.

"Pers kita minta bersama mengantisipasi penyebaran hoaks ini," ujar Nandang.

Hal itu dikatakannya saat menerima audiensi pengurus PWI Pokja Pekanbaru, Jumat (22/1) di ruang kerjanya. Audiensi dihadiri Ketua PWI Pokja Pekanbaru Ardiansyah Tanjung, Sekretaris Muhammad Amin, Bendahara Martalena, anggota Kornel Panggabean, Fitrah Dayun, dan Rohman "Komeng" Hermanto.

Pengurus PWI Pokja Pekanbaru juga sempat memberikan salinan SK kepengurusan PWI Pokja Pekanbaru kepada Kapolresta. Kapolresta juga diperkenalkan masing-masing pengurus dan media yang bersangkutan.

Baca Juga:  Satu Pelaku Pembunuhan Mr X Ditangkap

Audiensi itu berlangsung santai dan ringan. Bahkan, Kapolresta sempat menyebutkan pengalamannya saat menjadi orang pertama yang menerima vaksin Covid-19 di Pekanbaru. Padahal sebenarnya dia dijadwalkan yang ketiga setelah wali kota, dan wakil wali kota. Tapi wali kota tidak memenuhi syarat, di antaranya umur. Begitu juga wakil wali kota yang ketika itu bertekanan darah tinggi dan harus ditunda vaksinasinya.

"Jadi terpaksalah saya yang pertama. Padahal kalau belakangan kan bisa menghindar. Jadi kalau yang pertama klepek-klepek, saya bisa lari," ujar Nandang, kemudian tertawa lepas.

Vaksinasi pun berjalan. Tidak ada reaksi apa-apa. Menurutnya hoaks jelang vaksinasi memang banyak bermunculan. Itulah yang perlu diantisipasi. Itulah juga yang membuatnya sempat waswas. Dia menyebutkan, vaksinasi ini sama saja dengan vaksinasi lainnya termasuk vaksinasi meningitis untuk haji. Jadi, tidak perlu khawatir berlebihan.

Baca Juga:  Ajukan Perbaikan Jalan ke Pusat 

"Buktinya saya, sampai sekarang tidak ada reaksi apa-apa. Cuma tetap harus jaga protokol kesehatan. Jangan mentang-mentang sudah divaksin, berikutnya abai protokol kesehatan," ujar Nandang yang tetap disiplin memakai masker ini.(muh)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu'min Wijaya mengajak pengurus PWI Pokja Pekanbaru untuk bersama melawan berita bohong (hoaks) khususnya tentang Covid-19. Nandang berharap informasi yang tidak benar dapat diantisipasi.

"Pers kita minta bersama mengantisipasi penyebaran hoaks ini," ujar Nandang.

Hal itu dikatakannya saat menerima audiensi pengurus PWI Pokja Pekanbaru, Jumat (22/1) di ruang kerjanya. Audiensi dihadiri Ketua PWI Pokja Pekanbaru Ardiansyah Tanjung, Sekretaris Muhammad Amin, Bendahara Martalena, anggota Kornel Panggabean, Fitrah Dayun, dan Rohman "Komeng" Hermanto.

Pengurus PWI Pokja Pekanbaru juga sempat memberikan salinan SK kepengurusan PWI Pokja Pekanbaru kepada Kapolresta. Kapolresta juga diperkenalkan masing-masing pengurus dan media yang bersangkutan.

Baca Juga:  Ajukan Perbaikan Jalan ke Pusat 

Audiensi itu berlangsung santai dan ringan. Bahkan, Kapolresta sempat menyebutkan pengalamannya saat menjadi orang pertama yang menerima vaksin Covid-19 di Pekanbaru. Padahal sebenarnya dia dijadwalkan yang ketiga setelah wali kota, dan wakil wali kota. Tapi wali kota tidak memenuhi syarat, di antaranya umur. Begitu juga wakil wali kota yang ketika itu bertekanan darah tinggi dan harus ditunda vaksinasinya.

"Jadi terpaksalah saya yang pertama. Padahal kalau belakangan kan bisa menghindar. Jadi kalau yang pertama klepek-klepek, saya bisa lari," ujar Nandang, kemudian tertawa lepas.

Vaksinasi pun berjalan. Tidak ada reaksi apa-apa. Menurutnya hoaks jelang vaksinasi memang banyak bermunculan. Itulah yang perlu diantisipasi. Itulah juga yang membuatnya sempat waswas. Dia menyebutkan, vaksinasi ini sama saja dengan vaksinasi lainnya termasuk vaksinasi meningitis untuk haji. Jadi, tidak perlu khawatir berlebihan.

Baca Juga:  Pelaku Perusakan Pagar PWI Riau Masih Dalam Lidik

"Buktinya saya, sampai sekarang tidak ada reaksi apa-apa. Cuma tetap harus jaga protokol kesehatan. Jangan mentang-mentang sudah divaksin, berikutnya abai protokol kesehatan," ujar Nandang yang tetap disiplin memakai masker ini.(muh)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari