Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Gesa SAUM Ramah Lingkungan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT berencana mencanangkan transportasi umum ramah lingkungan di Kota Pekanbaru. Pencanangan akan digesa mengingat Pekanbaru yang terus berkembang.

Saat ini, Kota Pekanbaru termasuk dalam tujuh negara yang tergabung dalam program Indonesia, Malaysia Thailand, Growth Triangle (IMT-GT). Program ini salah satunya konsen dalam bidang penerapan transportasi ramah lingkungan.

Dijelaskan wali kota, Pekanbaru pada dasarnya sudah mengarah pada transportasi umum ramah lingkungan. "Hal ini harus terus digesa mengingat pertumbuhan penduduk di Pekanbaru," katanya, Rabu (22/1).

Ia mengingatkan, jika Kota Pekanbaru tak berangsur ke arah transportasi ramah lingkungan, kualitas udara akan semakin buruk. "Karena kebiasaan penggunaan kendaraan pribadi bertumbuh terus," imbuhnya.

Baca Juga:  Sudah 19 Tahun Menginjakkan Kaki di Kota Bertuah

Wako kemudian memberikan pandangannya berdasarkan kunjungan yang baru dilakukannya ke Jepang beberapa waktu lalu, di sana meski penduduk padat, pusat kota tidak terlalu ramai. "Di Tokyo penduduknya 30 juta jiwa, tapi terlihat sepi di pusat kota. Ramainya di stasiun kereta. Kendaraan pribadi sangat jarang di sana, sehingga kualitas udaranya baik," jelasnya.

Di sana sambungnya, penggunaan transportasi umum sudah menjadi budaya. Masyarakat kelas menengah dan atas terbiasa berpindah tempat dengan transportasi umum. "Insya Allah sepuluh tahun lagi kita juga sudah punya MRT bersama kendaraan ramah lingkungan lain. Nah sekarang kita harus mulai membudayakan naik kendaraan umum," tuturnya.

Di Pekanbaru, moda transportasi umum yang dikelola pemerintah adalah Sarana Angkutan Umum Massal Trans Metro Pekanbaru (SAUM-TMP). Dalam waktu dekat, akan dioperasikan feeder yang yang menghubungkan jalan-jalan perumahan dengan halte TMP melalui pola terintegrasi. "Mulailah manfaatkan itu. Jika semua kita memanfaatkan kendaraan umum. Polusi udara akan berkurang," ujarnya.(ade)

Baca Juga:  Usai Dibongkar Puluhan Halte Mulai Dibangun

 

Laporan :M ALI NURMAN

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT berencana mencanangkan transportasi umum ramah lingkungan di Kota Pekanbaru. Pencanangan akan digesa mengingat Pekanbaru yang terus berkembang.

Saat ini, Kota Pekanbaru termasuk dalam tujuh negara yang tergabung dalam program Indonesia, Malaysia Thailand, Growth Triangle (IMT-GT). Program ini salah satunya konsen dalam bidang penerapan transportasi ramah lingkungan.

Dijelaskan wali kota, Pekanbaru pada dasarnya sudah mengarah pada transportasi umum ramah lingkungan. "Hal ini harus terus digesa mengingat pertumbuhan penduduk di Pekanbaru," katanya, Rabu (22/1).

Ia mengingatkan, jika Kota Pekanbaru tak berangsur ke arah transportasi ramah lingkungan, kualitas udara akan semakin buruk. "Karena kebiasaan penggunaan kendaraan pribadi bertumbuh terus," imbuhnya.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Galian Box Chamber

Wako kemudian memberikan pandangannya berdasarkan kunjungan yang baru dilakukannya ke Jepang beberapa waktu lalu, di sana meski penduduk padat, pusat kota tidak terlalu ramai. "Di Tokyo penduduknya 30 juta jiwa, tapi terlihat sepi di pusat kota. Ramainya di stasiun kereta. Kendaraan pribadi sangat jarang di sana, sehingga kualitas udaranya baik," jelasnya.

Di sana sambungnya, penggunaan transportasi umum sudah menjadi budaya. Masyarakat kelas menengah dan atas terbiasa berpindah tempat dengan transportasi umum. "Insya Allah sepuluh tahun lagi kita juga sudah punya MRT bersama kendaraan ramah lingkungan lain. Nah sekarang kita harus mulai membudayakan naik kendaraan umum," tuturnya.

Di Pekanbaru, moda transportasi umum yang dikelola pemerintah adalah Sarana Angkutan Umum Massal Trans Metro Pekanbaru (SAUM-TMP). Dalam waktu dekat, akan dioperasikan feeder yang yang menghubungkan jalan-jalan perumahan dengan halte TMP melalui pola terintegrasi. "Mulailah manfaatkan itu. Jika semua kita memanfaatkan kendaraan umum. Polusi udara akan berkurang," ujarnya.(ade)

Baca Juga:  Empat Ribu Lebih Pasien Covid-19 Masih Dirawat

 

Laporan :M ALI NURMAN

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Gesa SAUM Ramah Lingkungan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT berencana mencanangkan transportasi umum ramah lingkungan di Kota Pekanbaru. Pencanangan akan digesa mengingat Pekanbaru yang terus berkembang.

Saat ini, Kota Pekanbaru termasuk dalam tujuh negara yang tergabung dalam program Indonesia, Malaysia Thailand, Growth Triangle (IMT-GT). Program ini salah satunya konsen dalam bidang penerapan transportasi ramah lingkungan.

Dijelaskan wali kota, Pekanbaru pada dasarnya sudah mengarah pada transportasi umum ramah lingkungan. "Hal ini harus terus digesa mengingat pertumbuhan penduduk di Pekanbaru," katanya, Rabu (22/1).

Ia mengingatkan, jika Kota Pekanbaru tak berangsur ke arah transportasi ramah lingkungan, kualitas udara akan semakin buruk. "Karena kebiasaan penggunaan kendaraan pribadi bertumbuh terus," imbuhnya.

Baca Juga:  Laporan Catahu LBH Pekanbaru Perihal Perjuangan Keadilan dan HAM

Wako kemudian memberikan pandangannya berdasarkan kunjungan yang baru dilakukannya ke Jepang beberapa waktu lalu, di sana meski penduduk padat, pusat kota tidak terlalu ramai. "Di Tokyo penduduknya 30 juta jiwa, tapi terlihat sepi di pusat kota. Ramainya di stasiun kereta. Kendaraan pribadi sangat jarang di sana, sehingga kualitas udaranya baik," jelasnya.

Di sana sambungnya, penggunaan transportasi umum sudah menjadi budaya. Masyarakat kelas menengah dan atas terbiasa berpindah tempat dengan transportasi umum. "Insya Allah sepuluh tahun lagi kita juga sudah punya MRT bersama kendaraan ramah lingkungan lain. Nah sekarang kita harus mulai membudayakan naik kendaraan umum," tuturnya.

Di Pekanbaru, moda transportasi umum yang dikelola pemerintah adalah Sarana Angkutan Umum Massal Trans Metro Pekanbaru (SAUM-TMP). Dalam waktu dekat, akan dioperasikan feeder yang yang menghubungkan jalan-jalan perumahan dengan halte TMP melalui pola terintegrasi. "Mulailah manfaatkan itu. Jika semua kita memanfaatkan kendaraan umum. Polusi udara akan berkurang," ujarnya.(ade)

Baca Juga:  Empat Ribu Lebih Pasien Covid-19 Masih Dirawat

 

Laporan :M ALI NURMAN

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT berencana mencanangkan transportasi umum ramah lingkungan di Kota Pekanbaru. Pencanangan akan digesa mengingat Pekanbaru yang terus berkembang.

Saat ini, Kota Pekanbaru termasuk dalam tujuh negara yang tergabung dalam program Indonesia, Malaysia Thailand, Growth Triangle (IMT-GT). Program ini salah satunya konsen dalam bidang penerapan transportasi ramah lingkungan.

Dijelaskan wali kota, Pekanbaru pada dasarnya sudah mengarah pada transportasi umum ramah lingkungan. "Hal ini harus terus digesa mengingat pertumbuhan penduduk di Pekanbaru," katanya, Rabu (22/1).

Ia mengingatkan, jika Kota Pekanbaru tak berangsur ke arah transportasi ramah lingkungan, kualitas udara akan semakin buruk. "Karena kebiasaan penggunaan kendaraan pribadi bertumbuh terus," imbuhnya.

Baca Juga:  Usai Dibongkar Puluhan Halte Mulai Dibangun

Wako kemudian memberikan pandangannya berdasarkan kunjungan yang baru dilakukannya ke Jepang beberapa waktu lalu, di sana meski penduduk padat, pusat kota tidak terlalu ramai. "Di Tokyo penduduknya 30 juta jiwa, tapi terlihat sepi di pusat kota. Ramainya di stasiun kereta. Kendaraan pribadi sangat jarang di sana, sehingga kualitas udaranya baik," jelasnya.

Di sana sambungnya, penggunaan transportasi umum sudah menjadi budaya. Masyarakat kelas menengah dan atas terbiasa berpindah tempat dengan transportasi umum. "Insya Allah sepuluh tahun lagi kita juga sudah punya MRT bersama kendaraan ramah lingkungan lain. Nah sekarang kita harus mulai membudayakan naik kendaraan umum," tuturnya.

Di Pekanbaru, moda transportasi umum yang dikelola pemerintah adalah Sarana Angkutan Umum Massal Trans Metro Pekanbaru (SAUM-TMP). Dalam waktu dekat, akan dioperasikan feeder yang yang menghubungkan jalan-jalan perumahan dengan halte TMP melalui pola terintegrasi. "Mulailah manfaatkan itu. Jika semua kita memanfaatkan kendaraan umum. Polusi udara akan berkurang," ujarnya.(ade)

Baca Juga:  Laporan Catahu LBH Pekanbaru Perihal Perjuangan Keadilan dan HAM

 

Laporan :M ALI NURMAN

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari