30.2 C
Pekanbaru
Rabu, 2 April 2025
spot_img

Program Doctor on Call Belum Maksimal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membuat sejumlah program yang pro masyarakat. Seperti di bidang kesehatan ada program doctor on call dan progam layanan kesehatan Jaminan Kesehatan Pekanbaru Bertuah (JKPB) atau Universal Health Coverage (UHC).

Namun Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun menilai program doctor on call belum maksimal. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang belum memanfaatkan program tersebut.

Untuk itu, ia minta se­luruh pihak ikut ambil bagian dalam memaksimalkan layanan kesehatan yang diberikan pemko kepada masyarakat khususnya program doctor on call.

Dijelaskan Muflihun, layanan doctor on call merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Pekanbaru. Di mana masyarakat dapat memanfaatkan program ini jika kesulitan untuk datang ke rumah sakit.

Baca Juga:  Pj Wako Pekanbaru dari Kemendagri, Besok Bakal Dilantik

Apalagi program doctor on call ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memberikan layanan kesehatan. Masyarakat bisa memanfaatkan program ini 24 jam nonstop.

Dirinya juga mengimbau masyarakat Pekanbaru agar memanfaatkan program tersebut. Karena sampai pertengahan tahun 2024 ini, tak sampai 40 persen masyarakat di Kota Pekanbaru yang memanfaatkan program doctor on call tersebut.

”Memang progam doctor on call ini belum maksimal. Tidak sampai 40 persen yang menggunakan layanan ini. Makanya kami minta seluruh pihak ikut berperan dalam memaksimalkan program ini agar bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat di Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Lanjut Muflihun, untuk dapat menikmati layanan ini, masyarakat yang sakit bisa menghubungi puskesmas. Nantinya pihak puskesmas terdekat lah yang akan melayaninya. Namun jika pihak puskesmas tidak memberikan pelayanan tersebut maka masyarakat dapat melaporkan kepada Pemko Pekanbaru melalui dinas terkait, sehingga nantinya pihaknya sendiri yang akan memberikan tindakan tegas kepada kepala puskesmas tersebut.

- Advertisement -
Baca Juga:  Daftar Tunggu JCH sampai 18 Tahun

”Jika sakit, silakan hubungi puskesmas. Jika tidak dilayani, silakan Pak Sekda agar mengganti kepala puskesmasnya. Karena layanan ini diberikan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru untuk masyarakat di Kota Pekanbaru,” tegasnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWIL LESTARI, Kota

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

BERITA LAINNYA

Genangan Tak Surut, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton

Selama dua bulan terakhir, Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton di perbatasan Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, dengan Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, masih tergenang air.

Hujan Ringan hingga Sedang Diprediksi Guyur Riau Saat Malam Takbiran

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi hujan ringan hingga sedang akan mengguyur sejumlah wilayah di Riau pada malam Takbiran Idulfitri 1446 H, yang jatuh pada Ahad (30/3/2025).

Bandara SSK II Pekanbaru Buka Rute Baru ke Padang dan Rengat, Mudahkan Akses Mudik

Penerbangan perdana rute Pekanbaru-Padang dilaksanakan pada Rabu, 26 Maret 2025, pukul 07:00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Radityo Ari Purwoko, General Manager Bandara SSK II, Roni Rakhmat SSTP MSi

Gubernur Riau Abdul Wahid Gelar Open House Idulfitri, Ajak Masyarakat Jalin Silaturahmi

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa open house ini terbuka bagi semua kalangan tanpa ada pembatasan. Masyarakat umum dipersilakan untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan dirinya, Wakil Gubernur, kepala OPD, serta warga lainnya.