Sabtu, 21 Februari 2026
- Advertisement -

Ramadan di Rumbai Makin Semarak, 99 Asma’ul Husna dan 25 Nama Nabi Terangi Jalan Sembilang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Suasana bulan suci Ramadan 1447 H terasa semakin meriah saat pengendara dan warga melintas di Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Ratusan lentera dan lampu colok bertuliskan Asma’ul Husna serta nama-nama nabi terpasang di sepanjang jalan, menciptakan nuansa religius yang syahdu.

Lentera dan lampu colok tersebut dipasang oleh puluhan remaja yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Bomlama Rumbai (IPBR). Tradisi ini rutin dilakukan setiap Ramadan dengan menghias Masjid Istiqomah di Jalan Sembilang sebagai bentuk penyambutan bulan suci.

Ketua Koordinator Pemuda Rumbai, Abdullah, mengatakan pemasangan lentera dan lampu colok ini merupakan warisan budaya yang terus dipertahankan masyarakat Rumbai. Tradisi tersebut bertujuan menghidupkan suasana agamis dan memperkuat nilai-nilai religius selama Ramadan.

Baca Juga:  RSD Madani Perlu Rp60 Miliar

Tahun ini, IPBR bersama Curva Nord memasang 99 nama baik Allah atau Asma’ul Husna serta 25 nama nabi. Lentera beraneka warna tampak berjejer dan menyala terang pada malam hari di tepi jalan dan di depan Masjid Istiqomah.

Selain itu, ratusan lampu colok atau lampu minyak juga disusun membentuk kaligrafi bertuliskan “Ar Razzaq” (Maha Pemberi Rezeki). Rangkaian lampu berukuran lebar 6 meter dan tinggi 4 meter itu ditempatkan di sebelah kanan halaman Masjid Istiqomah. Setiap menjelang waktu berbuka puasa, para pemuda setempat menyalakan lampu-lampu tersebut.

Abdullah menambahkan, selama sebulan penuh pihaknya akan terus memasang ratusan lentera dan lampu colok. Setiap tiga hari sekali, pemuda IPBR menambah bahan bakar agar lampu-lampu tersebut tetap menyala menghiasi jalanan Rumbai.

Baca Juga:  Balai Besar KSDA Temukan Gajah Sakit di Peranap

“Biaya kami kumpulkan secara swadaya. Selain memasang lampu hias, kami juga mengadakan pawai lampu obor pada malam takbiran bersama ratusan warga yang berjalan kaki membawa obor sambil menyuarakan kalimat takbir menjelang Hari Idulfitri,” ujarnya. (ayi)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Suasana bulan suci Ramadan 1447 H terasa semakin meriah saat pengendara dan warga melintas di Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Ratusan lentera dan lampu colok bertuliskan Asma’ul Husna serta nama-nama nabi terpasang di sepanjang jalan, menciptakan nuansa religius yang syahdu.

Lentera dan lampu colok tersebut dipasang oleh puluhan remaja yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Bomlama Rumbai (IPBR). Tradisi ini rutin dilakukan setiap Ramadan dengan menghias Masjid Istiqomah di Jalan Sembilang sebagai bentuk penyambutan bulan suci.

Ketua Koordinator Pemuda Rumbai, Abdullah, mengatakan pemasangan lentera dan lampu colok ini merupakan warisan budaya yang terus dipertahankan masyarakat Rumbai. Tradisi tersebut bertujuan menghidupkan suasana agamis dan memperkuat nilai-nilai religius selama Ramadan.

Baca Juga:  Wajah Baru Rumah Singgah Tuan Kadi, Ikon Sejarah Pekanbaru Siap Disulap Jadi Destinasi Wisata

Tahun ini, IPBR bersama Curva Nord memasang 99 nama baik Allah atau Asma’ul Husna serta 25 nama nabi. Lentera beraneka warna tampak berjejer dan menyala terang pada malam hari di tepi jalan dan di depan Masjid Istiqomah.

Selain itu, ratusan lampu colok atau lampu minyak juga disusun membentuk kaligrafi bertuliskan “Ar Razzaq” (Maha Pemberi Rezeki). Rangkaian lampu berukuran lebar 6 meter dan tinggi 4 meter itu ditempatkan di sebelah kanan halaman Masjid Istiqomah. Setiap menjelang waktu berbuka puasa, para pemuda setempat menyalakan lampu-lampu tersebut.

- Advertisement -

Abdullah menambahkan, selama sebulan penuh pihaknya akan terus memasang ratusan lentera dan lampu colok. Setiap tiga hari sekali, pemuda IPBR menambah bahan bakar agar lampu-lampu tersebut tetap menyala menghiasi jalanan Rumbai.

Baca Juga:  Anjing yang Gigit Warga Positif Rabies

“Biaya kami kumpulkan secara swadaya. Selain memasang lampu hias, kami juga mengadakan pawai lampu obor pada malam takbiran bersama ratusan warga yang berjalan kaki membawa obor sambil menyuarakan kalimat takbir menjelang Hari Idulfitri,” ujarnya. (ayi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Suasana bulan suci Ramadan 1447 H terasa semakin meriah saat pengendara dan warga melintas di Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Ratusan lentera dan lampu colok bertuliskan Asma’ul Husna serta nama-nama nabi terpasang di sepanjang jalan, menciptakan nuansa religius yang syahdu.

Lentera dan lampu colok tersebut dipasang oleh puluhan remaja yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Bomlama Rumbai (IPBR). Tradisi ini rutin dilakukan setiap Ramadan dengan menghias Masjid Istiqomah di Jalan Sembilang sebagai bentuk penyambutan bulan suci.

Ketua Koordinator Pemuda Rumbai, Abdullah, mengatakan pemasangan lentera dan lampu colok ini merupakan warisan budaya yang terus dipertahankan masyarakat Rumbai. Tradisi tersebut bertujuan menghidupkan suasana agamis dan memperkuat nilai-nilai religius selama Ramadan.

Baca Juga:  Perjuangkan DBH CPO Sawit

Tahun ini, IPBR bersama Curva Nord memasang 99 nama baik Allah atau Asma’ul Husna serta 25 nama nabi. Lentera beraneka warna tampak berjejer dan menyala terang pada malam hari di tepi jalan dan di depan Masjid Istiqomah.

Selain itu, ratusan lampu colok atau lampu minyak juga disusun membentuk kaligrafi bertuliskan “Ar Razzaq” (Maha Pemberi Rezeki). Rangkaian lampu berukuran lebar 6 meter dan tinggi 4 meter itu ditempatkan di sebelah kanan halaman Masjid Istiqomah. Setiap menjelang waktu berbuka puasa, para pemuda setempat menyalakan lampu-lampu tersebut.

Abdullah menambahkan, selama sebulan penuh pihaknya akan terus memasang ratusan lentera dan lampu colok. Setiap tiga hari sekali, pemuda IPBR menambah bahan bakar agar lampu-lampu tersebut tetap menyala menghiasi jalanan Rumbai.

Baca Juga:  3.555 Peserta Ikuti UTBK PBUD PBM Unri

“Biaya kami kumpulkan secara swadaya. Selain memasang lampu hias, kami juga mengadakan pawai lampu obor pada malam takbiran bersama ratusan warga yang berjalan kaki membawa obor sambil menyuarakan kalimat takbir menjelang Hari Idulfitri,” ujarnya. (ayi)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari