Sabtu, 24 Februari 2024

PSMTI Riau Serahkan Bantuan Korban Banjir

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI)  Riau, Kamis (18/1) turun langsung ke lokasi bencana banjir yang melanda Kota Pekanbaru guna memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Tim PSMTI Riau yang diketuai oleh Staphen Sanjaya yang diwakili oleh Ketua Harian PSMTI Riau Jailani Tan, serta Humas PSMTI Riau Ketjing,

yamaha classy

Fransiska serta tim PSMTI Riau lainya didampingi Kalaksa BPBD Kota Pekanbaru Zarman Candra menyerahkan bantuan sembako tersebut kepada ratusan masyarakat di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Menurut Ketua Harian PSMTI Riau, Jailani Tan didampingi Wakil Ketua Bidang Media, Ket Tjing, PSMTI Riau merupakan organisasi sosial dari salah satu organisasi etnis Tionghoa yang berada di Pekanbaru.

Melihat kondisi hujan yang menyebabkan bencana banjir di Kota Pekanbaru yang telah berlangsung selama beberapa pekan, PSMTI Riau bersama sengaja turun langsung ke permukiman warga yang terdampak bencana banjir untuk menyerahkan bantuan yang dititipkan oleh para donatur kepada PSMTI Riau.

- Advertisement -

Di mana terdapat 200 kantong beras per 5 kg, 100 karton mie instant dan 100 papan telur yang berasal dari anggota dan pengurus PSMTI Riau serta warga Tionghoa lainnya.

Apalagi sudah menjadi tugas bersama untuk peduli dengan masyarakat yang membutuhkan, terutama terdampak banjir. Mudah-mudahan bencana banjir cepat berlalu dan warga bisa kembali beraktifitas seperti biasanya.

- Advertisement -
Baca Juga:  20 CCTV Dipasang Pantau Juru Parkir

Bahkan sebelumnya, PSMTI Riau telah menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Pekanbaru melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kota Pekanbaru. Dimana penyerahan bantuan dilaksanakan di Sekretariat PSMTI Riau Jalan Setiabudhi pada akhir tahun 2023 lalu.

”Kami mewakili para donatur dan Ketua PSMTI Riau berharap bantuan yang diserahkan ini dapat sedikit membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan di Kota Pekanbaru dan jug debit air sungai Siak, semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Pekanbaru Zarman Candra mengucapkan terima kasih atas kepedulian PSMTI Riau membantu warga terdampak banjir.

Apalagi di Kecamatan Rumbai sendiri terdapat lima kelurahan yang mengalami bencana banjir, termasuk di Kelurahan  Meranti Pandak dengan total ada 6 ribu kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana banjir, sehingga langkah mitigasi tetap terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru serta menyediakan bantuan seperti perahu karet dan posko pengungsian yang dapat digunakan oleh masyarakat.

”Nantinya bantuan langsung diserahkan kepada warga yang memerlukan lewat camat hingga eukun tetangga (RT),” ungkapnya.

Baca Juga:  Gelar Pasar Murah Minyak Goreng

Zarman berharap masyarakat untuk selalu waspada, karena hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi akan mengguyur Kota Pekanbaru hingga akhir Januari mendatang. Perlu kesiapsiagaan bersama, terutama masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai.

”Kita berharap organisasi atau paguyuban lainnya bisa membantu masyarakat, karena warga yang terdampak banjir cukup banyak. Sehingga perlu uluran tangan kita bersama,” tegasnya.

Selain itu, Ketua RT 01/RW 12, Kelurahan Meranti Pandak Yulianti menjelaskan banjir yang berlangsung sejak akhir tahun 2023 hingga awal tahun 2024 ini telah terdampak pada 220 Kepala Keluarga (KK) di RW 12 yang berada dekat dengan sungai Siak.

Apalagi buruknya sistem drainase serta tingginya curah hujan di Kota Pekanbaru dan wilayah lainnya membuat banjir kiriman kerap terjadi dikawasan tersebut. Meksipun begitu banjir yang terjadi saat ini tidak lebih parah dibandingkan banjir yang melanda pada tahun 2018 lalu.

”Kami sangat bersyukur PSMTI Riau memberikan bantuan kepada warga kami yang memang sangat membutuhkan sejumlah keperluan pokok untuk kehidupan sehari-hari. Pasalnya sebagian masyarakat masih tetap tinggal di permukiman mereka meskipun genangan banjir masih ada. Sedangkan sisanya mengungsi di posko yang didirikan oleh pemerintah Kota Pekanbaru,” tutupnya.(ayi)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI)  Riau, Kamis (18/1) turun langsung ke lokasi bencana banjir yang melanda Kota Pekanbaru guna memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Tim PSMTI Riau yang diketuai oleh Staphen Sanjaya yang diwakili oleh Ketua Harian PSMTI Riau Jailani Tan, serta Humas PSMTI Riau Ketjing,

Fransiska serta tim PSMTI Riau lainya didampingi Kalaksa BPBD Kota Pekanbaru Zarman Candra menyerahkan bantuan sembako tersebut kepada ratusan masyarakat di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Menurut Ketua Harian PSMTI Riau, Jailani Tan didampingi Wakil Ketua Bidang Media, Ket Tjing, PSMTI Riau merupakan organisasi sosial dari salah satu organisasi etnis Tionghoa yang berada di Pekanbaru.

Melihat kondisi hujan yang menyebabkan bencana banjir di Kota Pekanbaru yang telah berlangsung selama beberapa pekan, PSMTI Riau bersama sengaja turun langsung ke permukiman warga yang terdampak bencana banjir untuk menyerahkan bantuan yang dititipkan oleh para donatur kepada PSMTI Riau.

Di mana terdapat 200 kantong beras per 5 kg, 100 karton mie instant dan 100 papan telur yang berasal dari anggota dan pengurus PSMTI Riau serta warga Tionghoa lainnya.

Apalagi sudah menjadi tugas bersama untuk peduli dengan masyarakat yang membutuhkan, terutama terdampak banjir. Mudah-mudahan bencana banjir cepat berlalu dan warga bisa kembali beraktifitas seperti biasanya.

Baca Juga:  Gelar Pasar Murah Minyak Goreng

Bahkan sebelumnya, PSMTI Riau telah menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Pekanbaru melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kota Pekanbaru. Dimana penyerahan bantuan dilaksanakan di Sekretariat PSMTI Riau Jalan Setiabudhi pada akhir tahun 2023 lalu.

”Kami mewakili para donatur dan Ketua PSMTI Riau berharap bantuan yang diserahkan ini dapat sedikit membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan di Kota Pekanbaru dan jug debit air sungai Siak, semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Pekanbaru Zarman Candra mengucapkan terima kasih atas kepedulian PSMTI Riau membantu warga terdampak banjir.

Apalagi di Kecamatan Rumbai sendiri terdapat lima kelurahan yang mengalami bencana banjir, termasuk di Kelurahan  Meranti Pandak dengan total ada 6 ribu kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana banjir, sehingga langkah mitigasi tetap terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru serta menyediakan bantuan seperti perahu karet dan posko pengungsian yang dapat digunakan oleh masyarakat.

”Nantinya bantuan langsung diserahkan kepada warga yang memerlukan lewat camat hingga eukun tetangga (RT),” ungkapnya.

Baca Juga:  Walikota Sebut Jalan Lingkar 70 Bermanfaat Untuk Pekanbaru Kedepan

Zarman berharap masyarakat untuk selalu waspada, karena hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi akan mengguyur Kota Pekanbaru hingga akhir Januari mendatang. Perlu kesiapsiagaan bersama, terutama masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai.

”Kita berharap organisasi atau paguyuban lainnya bisa membantu masyarakat, karena warga yang terdampak banjir cukup banyak. Sehingga perlu uluran tangan kita bersama,” tegasnya.

Selain itu, Ketua RT 01/RW 12, Kelurahan Meranti Pandak Yulianti menjelaskan banjir yang berlangsung sejak akhir tahun 2023 hingga awal tahun 2024 ini telah terdampak pada 220 Kepala Keluarga (KK) di RW 12 yang berada dekat dengan sungai Siak.

Apalagi buruknya sistem drainase serta tingginya curah hujan di Kota Pekanbaru dan wilayah lainnya membuat banjir kiriman kerap terjadi dikawasan tersebut. Meksipun begitu banjir yang terjadi saat ini tidak lebih parah dibandingkan banjir yang melanda pada tahun 2018 lalu.

”Kami sangat bersyukur PSMTI Riau memberikan bantuan kepada warga kami yang memang sangat membutuhkan sejumlah keperluan pokok untuk kehidupan sehari-hari. Pasalnya sebagian masyarakat masih tetap tinggal di permukiman mereka meskipun genangan banjir masih ada. Sedangkan sisanya mengungsi di posko yang didirikan oleh pemerintah Kota Pekanbaru,” tutupnya.(ayi)

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari