Sabtu, 10 Oktober 2026
- Advertisement -

Nama Ketua DPRD Pekanbaru Mengerucut ke Isa Lahamid

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kursi Ketua DPRD Kota Pekanbaru definitif mengerucut ke satu nama. Hal ini setidaknya didapat dari pemaparan Sekretaris Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Hamdani.

Ditemui sejumlah awak media pada Selasa (17/9) Hamdani menyebutkan, untuk nama Ketua DPRD Kota Pekanbaru itu sudah ada. Tapi dia merasa tidak punya kapasitas mengumumkan ke publik secara resmi.

Nama itu sendiri mengerucut kepada Muhammad Isa Lahamid, yaitu Ketua Sementara DPRD Kota Pekanbaru saat ini. Bila melihat tradisi di PKS selama ini, politisi PKS hanya mendapat sekali kesempatan saja untuk jabatan pimpinan DPRD. Maka anggota DPRD Kota Pekanbaru dari PKS paling senior saat ini, Muhammad Sabarudi kemungkinan tidak akan menjabat lagi.

Baca Juga:  JPO Sudirman Tak Kunjung Diperbaiki

Begitu juga Hamdani yang sudah ditetapkan sebagai Sekretaris Fraksi PKS. Nama yang paling senior yang saat ini belum pernah menjabat pimpinan DPRD dari PKS adalah Muhammad Isa Lahamid. Sinyal itu makin menguat dengan dipilihnya Isa sebagai Pimpinan Sementara DPRD Kota Pekanbaru.

”Ya bisa jadi yang Ketua (DPRD) sementara ini (Isa Lahamid, red), bisa juga yang lain. Tapi nanti secara resmi akan diumumkan oleh struktur partai,” kata Hamdani.

Ia juga menyebutkan pihaknya berharap Alat Kelengkapan Dewan (AKD) segera dibentuk. Walaupun dia memahami bahwa hal itu adalah sepenuh bergantung pada proses politik.

”Untuk AKD ini kan proses politik, semua fraksi ini ingin anggota fraksinya ada di pimpinan AKD, nah ini yang sedang dikomunikasikan, yang namanya proses politik tidak bisa kita kaji cepat atau lambatnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wako Pastikan Keperluan Korban Banjir Terpenuhi

Tentunya PKS, sambung Hamdani, ingin semuanya berembuk bersama. Proses politik berjalan dan kesepakatan antar fraksi tercapai.

”Istilahnya, di sini senang di sana senang. Kita ingin happy semua dengan tempat masing-masing. Jadi ini memang perlu waktu, perlu kesepakatan bersama. Jadi bisa cepat bisa lambat,” tutupnya.(end)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kursi Ketua DPRD Kota Pekanbaru definitif mengerucut ke satu nama. Hal ini setidaknya didapat dari pemaparan Sekretaris Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Hamdani.

Ditemui sejumlah awak media pada Selasa (17/9) Hamdani menyebutkan, untuk nama Ketua DPRD Kota Pekanbaru itu sudah ada. Tapi dia merasa tidak punya kapasitas mengumumkan ke publik secara resmi.

Nama itu sendiri mengerucut kepada Muhammad Isa Lahamid, yaitu Ketua Sementara DPRD Kota Pekanbaru saat ini. Bila melihat tradisi di PKS selama ini, politisi PKS hanya mendapat sekali kesempatan saja untuk jabatan pimpinan DPRD. Maka anggota DPRD Kota Pekanbaru dari PKS paling senior saat ini, Muhammad Sabarudi kemungkinan tidak akan menjabat lagi.

Baca Juga:  Developer Dilaporkan ke Polisi

Begitu juga Hamdani yang sudah ditetapkan sebagai Sekretaris Fraksi PKS. Nama yang paling senior yang saat ini belum pernah menjabat pimpinan DPRD dari PKS adalah Muhammad Isa Lahamid. Sinyal itu makin menguat dengan dipilihnya Isa sebagai Pimpinan Sementara DPRD Kota Pekanbaru.

”Ya bisa jadi yang Ketua (DPRD) sementara ini (Isa Lahamid, red), bisa juga yang lain. Tapi nanti secara resmi akan diumumkan oleh struktur partai,” kata Hamdani.

- Advertisement -

Ia juga menyebutkan pihaknya berharap Alat Kelengkapan Dewan (AKD) segera dibentuk. Walaupun dia memahami bahwa hal itu adalah sepenuh bergantung pada proses politik.

”Untuk AKD ini kan proses politik, semua fraksi ini ingin anggota fraksinya ada di pimpinan AKD, nah ini yang sedang dikomunikasikan, yang namanya proses politik tidak bisa kita kaji cepat atau lambatnya,” ungkapnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Tak Masalah Kadiskes Cuti Panjang

Tentunya PKS, sambung Hamdani, ingin semuanya berembuk bersama. Proses politik berjalan dan kesepakatan antar fraksi tercapai.

”Istilahnya, di sini senang di sana senang. Kita ingin happy semua dengan tempat masing-masing. Jadi ini memang perlu waktu, perlu kesepakatan bersama. Jadi bisa cepat bisa lambat,” tutupnya.(end)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kursi Ketua DPRD Kota Pekanbaru definitif mengerucut ke satu nama. Hal ini setidaknya didapat dari pemaparan Sekretaris Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Hamdani.

Ditemui sejumlah awak media pada Selasa (17/9) Hamdani menyebutkan, untuk nama Ketua DPRD Kota Pekanbaru itu sudah ada. Tapi dia merasa tidak punya kapasitas mengumumkan ke publik secara resmi.

Nama itu sendiri mengerucut kepada Muhammad Isa Lahamid, yaitu Ketua Sementara DPRD Kota Pekanbaru saat ini. Bila melihat tradisi di PKS selama ini, politisi PKS hanya mendapat sekali kesempatan saja untuk jabatan pimpinan DPRD. Maka anggota DPRD Kota Pekanbaru dari PKS paling senior saat ini, Muhammad Sabarudi kemungkinan tidak akan menjabat lagi.

Baca Juga:  Gedung MPP Akan Dibangun Ulang Plus Alun-Alun

Begitu juga Hamdani yang sudah ditetapkan sebagai Sekretaris Fraksi PKS. Nama yang paling senior yang saat ini belum pernah menjabat pimpinan DPRD dari PKS adalah Muhammad Isa Lahamid. Sinyal itu makin menguat dengan dipilihnya Isa sebagai Pimpinan Sementara DPRD Kota Pekanbaru.

”Ya bisa jadi yang Ketua (DPRD) sementara ini (Isa Lahamid, red), bisa juga yang lain. Tapi nanti secara resmi akan diumumkan oleh struktur partai,” kata Hamdani.

Ia juga menyebutkan pihaknya berharap Alat Kelengkapan Dewan (AKD) segera dibentuk. Walaupun dia memahami bahwa hal itu adalah sepenuh bergantung pada proses politik.

”Untuk AKD ini kan proses politik, semua fraksi ini ingin anggota fraksinya ada di pimpinan AKD, nah ini yang sedang dikomunikasikan, yang namanya proses politik tidak bisa kita kaji cepat atau lambatnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gesa Pembentukan AKD, Segera Surati Fraksi

Tentunya PKS, sambung Hamdani, ingin semuanya berembuk bersama. Proses politik berjalan dan kesepakatan antar fraksi tercapai.

”Istilahnya, di sini senang di sana senang. Kita ingin happy semua dengan tempat masing-masing. Jadi ini memang perlu waktu, perlu kesepakatan bersama. Jadi bisa cepat bisa lambat,” tutupnya.(end)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari