Senin, 7 April 2025
spot_img

Pelaku Pemerasan melalui Aplikasi Mi-Chat Diamankan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Semula berniat un­tuk memesan cewek melalui aplikasi Mi-Chat, seorang pria di Kota Pekanbaru malah bertemu dengan pelaku pemerasan. Mengalami hal tersebut pria yang berinisial TAS (25) warga Jalan Cipta Karya ini melaporkan kejadian yang ia alami ke Polsek Lima Puluh.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi SIK MH melalui Kapolsek Limapuluh Kompol Dany Andhika Karya Gita SIK MH membenarkan atas laporan tersebut dan telah berhasil mengamankan pelaku.

Pemerasan tersebut terjadi di salah satu penginapan Jalan Hasanuddin, Kecamatan Limapuluh. Pelaku berjumlah 6 orang. ‘’Empat orang sebelumnya telah kami amankan," ujar Kapolsek Limapuluh Kompol Dany Andhika Karya Gita.

Dijelaskannya, pelapor beserta temannya menginap di salah satu penginapan di Jalan Hasanuddin, Senin (7/2) lalu, selanjutnya pelapor memesan seorang wanita melalui aplikasi Mi-Chat, karena perempuan tersebut datang sangat lama, pelapor ini lalu membatalkan pesanan tersebut.

Baca Juga:  Ziarah ke TMP, Introspeksi Diri bagi Prajurit

Setelah membatalkan panggilan tersebut, pelaku yang diduga berperan sebagai perempuan di aplikasi lewat Mi-Chat itu memanggil teman laki -lakinya sebanyak 6 orang, selanjutnya mengancam pelapor dengan sebilah senjata tajam  (pisau) dan memaksa pelapor untuk menyebutkan nomor pin M-Banking nya, dan kemudian mengirim uang sebesar Rp5.000.000, ditambah uang tunai Rp.800.000, 1 unit smartwatch senilai Rp2.200.000.

"Tim berhasil mengamankan 1 (satu) orang laki-laki inisial HB. Terhadap pelaku dilakukan interogasi dan mengakui bahwa telah melakukan pemerasan melalui aplikasi Mi-Chat di salah satu penginapan di Jalan Hasanuddin bersama-sama dengan R, P, T, V. dan ternyata pelaku ini telah melakukan hal serupa sebanyak 30 kali di beberapa penginapan atau hotel di Kota Pekanbaru," terang Kapolsek.

Baca Juga:  Pemko Pekanbaru Siapkan Lahan Pemakaman Khusus

Atas perbuatannya tersebut pelaku dikenanakan pasal 368 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun," tutup Kompol Dany.(bay)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Semula berniat un­tuk memesan cewek melalui aplikasi Mi-Chat, seorang pria di Kota Pekanbaru malah bertemu dengan pelaku pemerasan. Mengalami hal tersebut pria yang berinisial TAS (25) warga Jalan Cipta Karya ini melaporkan kejadian yang ia alami ke Polsek Lima Puluh.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi SIK MH melalui Kapolsek Limapuluh Kompol Dany Andhika Karya Gita SIK MH membenarkan atas laporan tersebut dan telah berhasil mengamankan pelaku.

Pemerasan tersebut terjadi di salah satu penginapan Jalan Hasanuddin, Kecamatan Limapuluh. Pelaku berjumlah 6 orang. ‘’Empat orang sebelumnya telah kami amankan," ujar Kapolsek Limapuluh Kompol Dany Andhika Karya Gita.

Dijelaskannya, pelapor beserta temannya menginap di salah satu penginapan di Jalan Hasanuddin, Senin (7/2) lalu, selanjutnya pelapor memesan seorang wanita melalui aplikasi Mi-Chat, karena perempuan tersebut datang sangat lama, pelapor ini lalu membatalkan pesanan tersebut.

Baca Juga:  NIK dan Nama Berbeda, BRI Tetap Cairkan Dana UMKM

Setelah membatalkan panggilan tersebut, pelaku yang diduga berperan sebagai perempuan di aplikasi lewat Mi-Chat itu memanggil teman laki -lakinya sebanyak 6 orang, selanjutnya mengancam pelapor dengan sebilah senjata tajam  (pisau) dan memaksa pelapor untuk menyebutkan nomor pin M-Banking nya, dan kemudian mengirim uang sebesar Rp5.000.000, ditambah uang tunai Rp.800.000, 1 unit smartwatch senilai Rp2.200.000.

"Tim berhasil mengamankan 1 (satu) orang laki-laki inisial HB. Terhadap pelaku dilakukan interogasi dan mengakui bahwa telah melakukan pemerasan melalui aplikasi Mi-Chat di salah satu penginapan di Jalan Hasanuddin bersama-sama dengan R, P, T, V. dan ternyata pelaku ini telah melakukan hal serupa sebanyak 30 kali di beberapa penginapan atau hotel di Kota Pekanbaru," terang Kapolsek.

Baca Juga:  Camat Payung Sekaki Tidak Tahu Keberadaan Ruli

Atas perbuatannya tersebut pelaku dikenanakan pasal 368 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun," tutup Kompol Dany.(bay)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Pelaku Pemerasan melalui Aplikasi Mi-Chat Diamankan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Semula berniat un­tuk memesan cewek melalui aplikasi Mi-Chat, seorang pria di Kota Pekanbaru malah bertemu dengan pelaku pemerasan. Mengalami hal tersebut pria yang berinisial TAS (25) warga Jalan Cipta Karya ini melaporkan kejadian yang ia alami ke Polsek Lima Puluh.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi SIK MH melalui Kapolsek Limapuluh Kompol Dany Andhika Karya Gita SIK MH membenarkan atas laporan tersebut dan telah berhasil mengamankan pelaku.

Pemerasan tersebut terjadi di salah satu penginapan Jalan Hasanuddin, Kecamatan Limapuluh. Pelaku berjumlah 6 orang. ‘’Empat orang sebelumnya telah kami amankan," ujar Kapolsek Limapuluh Kompol Dany Andhika Karya Gita.

Dijelaskannya, pelapor beserta temannya menginap di salah satu penginapan di Jalan Hasanuddin, Senin (7/2) lalu, selanjutnya pelapor memesan seorang wanita melalui aplikasi Mi-Chat, karena perempuan tersebut datang sangat lama, pelapor ini lalu membatalkan pesanan tersebut.

Baca Juga:  9 Kecamatan Sudah Zona Hijau

Setelah membatalkan panggilan tersebut, pelaku yang diduga berperan sebagai perempuan di aplikasi lewat Mi-Chat itu memanggil teman laki -lakinya sebanyak 6 orang, selanjutnya mengancam pelapor dengan sebilah senjata tajam  (pisau) dan memaksa pelapor untuk menyebutkan nomor pin M-Banking nya, dan kemudian mengirim uang sebesar Rp5.000.000, ditambah uang tunai Rp.800.000, 1 unit smartwatch senilai Rp2.200.000.

"Tim berhasil mengamankan 1 (satu) orang laki-laki inisial HB. Terhadap pelaku dilakukan interogasi dan mengakui bahwa telah melakukan pemerasan melalui aplikasi Mi-Chat di salah satu penginapan di Jalan Hasanuddin bersama-sama dengan R, P, T, V. dan ternyata pelaku ini telah melakukan hal serupa sebanyak 30 kali di beberapa penginapan atau hotel di Kota Pekanbaru," terang Kapolsek.

Baca Juga:  NIK dan Nama Berbeda, BRI Tetap Cairkan Dana UMKM

Atas perbuatannya tersebut pelaku dikenanakan pasal 368 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun," tutup Kompol Dany.(bay)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Semula berniat un­tuk memesan cewek melalui aplikasi Mi-Chat, seorang pria di Kota Pekanbaru malah bertemu dengan pelaku pemerasan. Mengalami hal tersebut pria yang berinisial TAS (25) warga Jalan Cipta Karya ini melaporkan kejadian yang ia alami ke Polsek Lima Puluh.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi SIK MH melalui Kapolsek Limapuluh Kompol Dany Andhika Karya Gita SIK MH membenarkan atas laporan tersebut dan telah berhasil mengamankan pelaku.

Pemerasan tersebut terjadi di salah satu penginapan Jalan Hasanuddin, Kecamatan Limapuluh. Pelaku berjumlah 6 orang. ‘’Empat orang sebelumnya telah kami amankan," ujar Kapolsek Limapuluh Kompol Dany Andhika Karya Gita.

Dijelaskannya, pelapor beserta temannya menginap di salah satu penginapan di Jalan Hasanuddin, Senin (7/2) lalu, selanjutnya pelapor memesan seorang wanita melalui aplikasi Mi-Chat, karena perempuan tersebut datang sangat lama, pelapor ini lalu membatalkan pesanan tersebut.

Baca Juga:  Camat Payung Sekaki Tidak Tahu Keberadaan Ruli

Setelah membatalkan panggilan tersebut, pelaku yang diduga berperan sebagai perempuan di aplikasi lewat Mi-Chat itu memanggil teman laki -lakinya sebanyak 6 orang, selanjutnya mengancam pelapor dengan sebilah senjata tajam  (pisau) dan memaksa pelapor untuk menyebutkan nomor pin M-Banking nya, dan kemudian mengirim uang sebesar Rp5.000.000, ditambah uang tunai Rp.800.000, 1 unit smartwatch senilai Rp2.200.000.

"Tim berhasil mengamankan 1 (satu) orang laki-laki inisial HB. Terhadap pelaku dilakukan interogasi dan mengakui bahwa telah melakukan pemerasan melalui aplikasi Mi-Chat di salah satu penginapan di Jalan Hasanuddin bersama-sama dengan R, P, T, V. dan ternyata pelaku ini telah melakukan hal serupa sebanyak 30 kali di beberapa penginapan atau hotel di Kota Pekanbaru," terang Kapolsek.

Baca Juga:  NIK dan Nama Berbeda, BRI Tetap Cairkan Dana UMKM

Atas perbuatannya tersebut pelaku dikenanakan pasal 368 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun," tutup Kompol Dany.(bay)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari