Kamis, 19 Februari 2026
- Advertisement -

Pekanbaru Terendam Lagi, Perlu Solusi Tepat Tangani Banjir

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Hujan yang melanda kawasan Kota Pekanbaru, Selasa (15/9) malam kembali mengakibatkan banjir. Intensitas hujan yang lumayan deras tersebut membuat jalan-jalan di Kota Bertuah tergenang, termasuk jalan protokol Jenderal Sudirman.

Pantauan Riau Pos, jalanan yang tergenang air cukup tinggi berada di Jalan Paus, Jalan Arifin Achmad, hingga Jalan Imam Munandar Harapan Raya. Di sana banyak kendaraan yang mogok akibat genangan air hampir setinggi lutut orang dewasa. Ini menjadi pemandangan lumrah kala hujan sudah melanda. Pemerintah kota dan provinsi diminta agar tanggap menangani permasalahan tersebut.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Riau, Khairul Amri menilai, perlunya langkah dan upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan publik ini.

Baca Juga:  Fly Over Simpang Garuda Sakti Tunggu Kajian Ahli

"Pemerintah mesti identifikasi masalah. Ini lebih kepada lingkungan, dari perspektif kebijakan publik pemerintah mesti ambil langkah agar masalah ini tak terulang terus menerus," kata Khairul kepada Riau Pos, malam tadi (15/9).

Menurutnya, memang hal ini bukan maslaah mudah. Namun kiranya bisa diatasi dengan kebijakan nyata untuk kemaslahatan masyarakat dan publik Pekanbaru umumnya.

"Sepertinya masalah ini di pengaliran airnya, ada yang tersumbat, bisa jadi. Pemerintah saya rasa perlu ada upaya, memang tak mudah. Namun harus ditangani," tuturnya.

Sementara itu, Adelina, warga Pekanbaru yang sempat melintas dikala banjir mengaku sempat terjebak macet yang lama. Hal ini lantaran kendaraan banyak menumpuk dijalankan akibat mogok.

Baca Juga:  Mitra Bangunan Supermarket Pekanbaru Bertabur Hadiah

"Ya, saya kebanjiran. Macet juga, akhirnya telat pulang kerumah," katanya.

Warga lainnya, Asrizal mengakui hal yang serupa. Dirinya berharap agar pemerintah dapat memprioritaskan solusi menangani banjir di Kota Pekanbaru.

"Harapannya ya kalau bisa ini diperbaiki, agar banjir tak terulang lagi," ungkapnya.(p)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Hujan yang melanda kawasan Kota Pekanbaru, Selasa (15/9) malam kembali mengakibatkan banjir. Intensitas hujan yang lumayan deras tersebut membuat jalan-jalan di Kota Bertuah tergenang, termasuk jalan protokol Jenderal Sudirman.

Pantauan Riau Pos, jalanan yang tergenang air cukup tinggi berada di Jalan Paus, Jalan Arifin Achmad, hingga Jalan Imam Munandar Harapan Raya. Di sana banyak kendaraan yang mogok akibat genangan air hampir setinggi lutut orang dewasa. Ini menjadi pemandangan lumrah kala hujan sudah melanda. Pemerintah kota dan provinsi diminta agar tanggap menangani permasalahan tersebut.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Riau, Khairul Amri menilai, perlunya langkah dan upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan publik ini.

Baca Juga:  Harus Tiap Hari Razia Parkir Ilegal

"Pemerintah mesti identifikasi masalah. Ini lebih kepada lingkungan, dari perspektif kebijakan publik pemerintah mesti ambil langkah agar masalah ini tak terulang terus menerus," kata Khairul kepada Riau Pos, malam tadi (15/9).

Menurutnya, memang hal ini bukan maslaah mudah. Namun kiranya bisa diatasi dengan kebijakan nyata untuk kemaslahatan masyarakat dan publik Pekanbaru umumnya.

- Advertisement -

"Sepertinya masalah ini di pengaliran airnya, ada yang tersumbat, bisa jadi. Pemerintah saya rasa perlu ada upaya, memang tak mudah. Namun harus ditangani," tuturnya.

Sementara itu, Adelina, warga Pekanbaru yang sempat melintas dikala banjir mengaku sempat terjebak macet yang lama. Hal ini lantaran kendaraan banyak menumpuk dijalankan akibat mogok.

- Advertisement -
Baca Juga:  Soal Pemotongan BLT, Wako Janji Akan Kroscek

"Ya, saya kebanjiran. Macet juga, akhirnya telat pulang kerumah," katanya.

Warga lainnya, Asrizal mengakui hal yang serupa. Dirinya berharap agar pemerintah dapat memprioritaskan solusi menangani banjir di Kota Pekanbaru.

"Harapannya ya kalau bisa ini diperbaiki, agar banjir tak terulang lagi," ungkapnya.(p)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Hujan yang melanda kawasan Kota Pekanbaru, Selasa (15/9) malam kembali mengakibatkan banjir. Intensitas hujan yang lumayan deras tersebut membuat jalan-jalan di Kota Bertuah tergenang, termasuk jalan protokol Jenderal Sudirman.

Pantauan Riau Pos, jalanan yang tergenang air cukup tinggi berada di Jalan Paus, Jalan Arifin Achmad, hingga Jalan Imam Munandar Harapan Raya. Di sana banyak kendaraan yang mogok akibat genangan air hampir setinggi lutut orang dewasa. Ini menjadi pemandangan lumrah kala hujan sudah melanda. Pemerintah kota dan provinsi diminta agar tanggap menangani permasalahan tersebut.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Riau, Khairul Amri menilai, perlunya langkah dan upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan publik ini.

Baca Juga:  Kantin SDN 169 Pekanbaru Terbakar Dini Hari, Damkar Kerahkan 5 Unit

"Pemerintah mesti identifikasi masalah. Ini lebih kepada lingkungan, dari perspektif kebijakan publik pemerintah mesti ambil langkah agar masalah ini tak terulang terus menerus," kata Khairul kepada Riau Pos, malam tadi (15/9).

Menurutnya, memang hal ini bukan maslaah mudah. Namun kiranya bisa diatasi dengan kebijakan nyata untuk kemaslahatan masyarakat dan publik Pekanbaru umumnya.

"Sepertinya masalah ini di pengaliran airnya, ada yang tersumbat, bisa jadi. Pemerintah saya rasa perlu ada upaya, memang tak mudah. Namun harus ditangani," tuturnya.

Sementara itu, Adelina, warga Pekanbaru yang sempat melintas dikala banjir mengaku sempat terjebak macet yang lama. Hal ini lantaran kendaraan banyak menumpuk dijalankan akibat mogok.

Baca Juga:  Beri Masyarakat Stimulus

"Ya, saya kebanjiran. Macet juga, akhirnya telat pulang kerumah," katanya.

Warga lainnya, Asrizal mengakui hal yang serupa. Dirinya berharap agar pemerintah dapat memprioritaskan solusi menangani banjir di Kota Pekanbaru.

"Harapannya ya kalau bisa ini diperbaiki, agar banjir tak terulang lagi," ungkapnya.(p)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari