Sabtu, 10 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Pekanbaru Terendam Lagi, Perlu Solusi Tepat Tangani Banjir

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Hujan yang melanda kawasan Kota Pekanbaru, Selasa (15/9) malam kembali mengakibatkan banjir. Intensitas hujan yang lumayan deras tersebut membuat jalan-jalan di Kota Bertuah tergenang, termasuk jalan protokol Jenderal Sudirman.

Pantauan Riau Pos, jalanan yang tergenang air cukup tinggi berada di Jalan Paus, Jalan Arifin Achmad, hingga Jalan Imam Munandar Harapan Raya. Di sana banyak kendaraan yang mogok akibat genangan air hampir setinggi lutut orang dewasa. Ini menjadi pemandangan lumrah kala hujan sudah melanda. Pemerintah kota dan provinsi diminta agar tanggap menangani permasalahan tersebut.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Riau, Khairul Amri menilai, perlunya langkah dan upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan publik ini.

Baca Juga:  Asah Keberanian dan Bakat

"Pemerintah mesti identifikasi masalah. Ini lebih kepada lingkungan, dari perspektif kebijakan publik pemerintah mesti ambil langkah agar masalah ini tak terulang terus menerus," kata Khairul kepada Riau Pos, malam tadi (15/9).

Menurutnya, memang hal ini bukan maslaah mudah. Namun kiranya bisa diatasi dengan kebijakan nyata untuk kemaslahatan masyarakat dan publik Pekanbaru umumnya.

"Sepertinya masalah ini di pengaliran airnya, ada yang tersumbat, bisa jadi. Pemerintah saya rasa perlu ada upaya, memang tak mudah. Namun harus ditangani," tuturnya.

Sementara itu, Adelina, warga Pekanbaru yang sempat melintas dikala banjir mengaku sempat terjebak macet yang lama. Hal ini lantaran kendaraan banyak menumpuk dijalankan akibat mogok.

Baca Juga:  PSMTI Riau Gandeng Polresta Pekanbaru Gelar Vaksinasi dan Donor Darah

"Ya, saya kebanjiran. Macet juga, akhirnya telat pulang kerumah," katanya.

Warga lainnya, Asrizal mengakui hal yang serupa. Dirinya berharap agar pemerintah dapat memprioritaskan solusi menangani banjir di Kota Pekanbaru.

"Harapannya ya kalau bisa ini diperbaiki, agar banjir tak terulang lagi," ungkapnya.(p)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Hujan yang melanda kawasan Kota Pekanbaru, Selasa (15/9) malam kembali mengakibatkan banjir. Intensitas hujan yang lumayan deras tersebut membuat jalan-jalan di Kota Bertuah tergenang, termasuk jalan protokol Jenderal Sudirman.

Pantauan Riau Pos, jalanan yang tergenang air cukup tinggi berada di Jalan Paus, Jalan Arifin Achmad, hingga Jalan Imam Munandar Harapan Raya. Di sana banyak kendaraan yang mogok akibat genangan air hampir setinggi lutut orang dewasa. Ini menjadi pemandangan lumrah kala hujan sudah melanda. Pemerintah kota dan provinsi diminta agar tanggap menangani permasalahan tersebut.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Riau, Khairul Amri menilai, perlunya langkah dan upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan publik ini.

Baca Juga:  102 Personel Dapat Penghargaan Kapolda

"Pemerintah mesti identifikasi masalah. Ini lebih kepada lingkungan, dari perspektif kebijakan publik pemerintah mesti ambil langkah agar masalah ini tak terulang terus menerus," kata Khairul kepada Riau Pos, malam tadi (15/9).

Menurutnya, memang hal ini bukan maslaah mudah. Namun kiranya bisa diatasi dengan kebijakan nyata untuk kemaslahatan masyarakat dan publik Pekanbaru umumnya.

- Advertisement -

"Sepertinya masalah ini di pengaliran airnya, ada yang tersumbat, bisa jadi. Pemerintah saya rasa perlu ada upaya, memang tak mudah. Namun harus ditangani," tuturnya.

Sementara itu, Adelina, warga Pekanbaru yang sempat melintas dikala banjir mengaku sempat terjebak macet yang lama. Hal ini lantaran kendaraan banyak menumpuk dijalankan akibat mogok.

- Advertisement -
Baca Juga:  Parkir Liar dan PKL Kembali Marak 

"Ya, saya kebanjiran. Macet juga, akhirnya telat pulang kerumah," katanya.

Warga lainnya, Asrizal mengakui hal yang serupa. Dirinya berharap agar pemerintah dapat memprioritaskan solusi menangani banjir di Kota Pekanbaru.

"Harapannya ya kalau bisa ini diperbaiki, agar banjir tak terulang lagi," ungkapnya.(p)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Hujan yang melanda kawasan Kota Pekanbaru, Selasa (15/9) malam kembali mengakibatkan banjir. Intensitas hujan yang lumayan deras tersebut membuat jalan-jalan di Kota Bertuah tergenang, termasuk jalan protokol Jenderal Sudirman.

Pantauan Riau Pos, jalanan yang tergenang air cukup tinggi berada di Jalan Paus, Jalan Arifin Achmad, hingga Jalan Imam Munandar Harapan Raya. Di sana banyak kendaraan yang mogok akibat genangan air hampir setinggi lutut orang dewasa. Ini menjadi pemandangan lumrah kala hujan sudah melanda. Pemerintah kota dan provinsi diminta agar tanggap menangani permasalahan tersebut.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Riau, Khairul Amri menilai, perlunya langkah dan upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan publik ini.

Baca Juga:  PSMTI Riau Gandeng Polresta Pekanbaru Gelar Vaksinasi dan Donor Darah

"Pemerintah mesti identifikasi masalah. Ini lebih kepada lingkungan, dari perspektif kebijakan publik pemerintah mesti ambil langkah agar masalah ini tak terulang terus menerus," kata Khairul kepada Riau Pos, malam tadi (15/9).

Menurutnya, memang hal ini bukan maslaah mudah. Namun kiranya bisa diatasi dengan kebijakan nyata untuk kemaslahatan masyarakat dan publik Pekanbaru umumnya.

"Sepertinya masalah ini di pengaliran airnya, ada yang tersumbat, bisa jadi. Pemerintah saya rasa perlu ada upaya, memang tak mudah. Namun harus ditangani," tuturnya.

Sementara itu, Adelina, warga Pekanbaru yang sempat melintas dikala banjir mengaku sempat terjebak macet yang lama. Hal ini lantaran kendaraan banyak menumpuk dijalankan akibat mogok.

Baca Juga:  Asah Keberanian dan Bakat

"Ya, saya kebanjiran. Macet juga, akhirnya telat pulang kerumah," katanya.

Warga lainnya, Asrizal mengakui hal yang serupa. Dirinya berharap agar pemerintah dapat memprioritaskan solusi menangani banjir di Kota Pekanbaru.

"Harapannya ya kalau bisa ini diperbaiki, agar banjir tak terulang lagi," ungkapnya.(p)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari