Jumat, 19 Juli 2024

Sri Meranti dan Meranti Pandak Masih Terendam

RUMBAI (RIAUPOS.CO) – Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru Zarman Candra menyebutkan saat ini ada dua kelurahan di Kota Pekanbaru yang masih mengalami banjir cukup parah. Yaitu kelurahan Sri Meranti dan Meranti Pandak.

Banjir yang terjadi di kedua kelurahan itu terus meluas karena memang masuk pada kawasan rawan banjir, karena posisinya paling dekat jaraknya dengan aliran Sungai Siak.

- Advertisement -

”Ini membuat kedua wilayah itu paling berpotensi banjir, kondisi ini akibat fenomena pasang air sungai lima tahunan, air permukaan sungai juga terus naik,” kata Zarman, Senin (15/1).

Menurut Zarman, wilayah yang paling banyak terdampak banjir ada di Kecamatan Rumbai. Hal ini karena air dari aliran Sungai Siak meluap hingga ke permukiman warga. Selain itu, hujan yang melanda Kota Pekanbaru pada beberapa waktu belakangan juga membuat wilayah terdampak banjir terus bertambah di Rumbai.

Baca Juga:  SMP IT Bunayya Belajar Literasi ke Riau Pos

Guna mengatasi hal tersebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menangani banjir yang melanda kota selama hampir selama beberapa pekan ini. Ia menyebut potensi curah hujan sedang hingga tinggi dalam beberapa hari mendatang.

- Advertisement -

Zarman juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi curah hujan yang masih bisa terjadi dan menyebabkan bencana banjir di permukiman masyarakat.

”Warga di aliran sungai masih harus waspada, kami beserta camat terus memberi imbauan ke warga di lokasi karena melihat curah hujan masih cukup tinggi beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melalui Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Irwansyah Nasution mengatakan saat ini potensi hujan di Kota Pekanbaru sudah mulai mengalami penurunan, meskipun tidak terlalu signifikan namun potensi hujan masih tetap ada dan harus diwaspadai oleh masyarakat.

Baca Juga:  Pasokan Obat-obatan Covid-19 Ditambah

Bahkan BMKG masih mengeluarkan peringatan dini yang harus diwaspadai oleh masyarakat lantaran masih ada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

”Untuk potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih akan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Rokan Hulu, dan Kota Dumai pada siang, sore, malam atau dini hari,” ungkapnya.(ayi)

RUMBAI (RIAUPOS.CO) – Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru Zarman Candra menyebutkan saat ini ada dua kelurahan di Kota Pekanbaru yang masih mengalami banjir cukup parah. Yaitu kelurahan Sri Meranti dan Meranti Pandak.

Banjir yang terjadi di kedua kelurahan itu terus meluas karena memang masuk pada kawasan rawan banjir, karena posisinya paling dekat jaraknya dengan aliran Sungai Siak.

”Ini membuat kedua wilayah itu paling berpotensi banjir, kondisi ini akibat fenomena pasang air sungai lima tahunan, air permukaan sungai juga terus naik,” kata Zarman, Senin (15/1).

Menurut Zarman, wilayah yang paling banyak terdampak banjir ada di Kecamatan Rumbai. Hal ini karena air dari aliran Sungai Siak meluap hingga ke permukiman warga. Selain itu, hujan yang melanda Kota Pekanbaru pada beberapa waktu belakangan juga membuat wilayah terdampak banjir terus bertambah di Rumbai.

Baca Juga:  60 Unit Travel Gelap Ditindak

Guna mengatasi hal tersebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menangani banjir yang melanda kota selama hampir selama beberapa pekan ini. Ia menyebut potensi curah hujan sedang hingga tinggi dalam beberapa hari mendatang.

Zarman juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi curah hujan yang masih bisa terjadi dan menyebabkan bencana banjir di permukiman masyarakat.

”Warga di aliran sungai masih harus waspada, kami beserta camat terus memberi imbauan ke warga di lokasi karena melihat curah hujan masih cukup tinggi beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melalui Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Irwansyah Nasution mengatakan saat ini potensi hujan di Kota Pekanbaru sudah mulai mengalami penurunan, meskipun tidak terlalu signifikan namun potensi hujan masih tetap ada dan harus diwaspadai oleh masyarakat.

Baca Juga:  PLN Tegaskan Komitmen 

Bahkan BMKG masih mengeluarkan peringatan dini yang harus diwaspadai oleh masyarakat lantaran masih ada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

”Untuk potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih akan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Rokan Hulu, dan Kota Dumai pada siang, sore, malam atau dini hari,” ungkapnya.(ayi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari