Jumat, 9 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Sedih Sekali, Bapak Tewas Dikeroyok di Depan Anak

BUKIT RAYA (RIAUPOS.CO) – Seorang warga beralamat di Jalan Datuk Laksamana Gobah, Suandi (50) menjadi kor­ban pengeroyokan hingga tewas. Tindakan diduga pengeroyokan terjadi di Jalan Labersa Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, Ahad (12/9) sekira pukul 02.00 WIB.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi melalui Kapolsek Bukit Raya AKP Arry Prasetyo mengatakan, berdasarkan keterangan saksi anak korban, M Fandi (15), dirinya dan korban (ayahnya) sedang mencari ikan di parit menggunakan alat setrum di Jalan Labersa.

"Lalu kor­ban dan anaknya hendak berpindah tempat untuk mencari ikan. Saat hendak menaiki motor, tiba-tiba korban dihampiri dua orang laki-laki yang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor langsung. Pelaku memukul korban dan anaknya hingga jatuh dari sepeda motor," ujar Kapolsek.

Baca Juga:  Danrem 031/WB Pimpin Sertijab Dua Kasi di Pekanbaru

Kemudian, anaknya berteriak minta tolong. Karena mendengar teriakan minta tolong, dua orang laki-laki yang diduga memukul korban kabur meninggalkan korban. kemudian salah seorang warga mendengar teriakan minta tolong, dan mendatangi korban dan anaknya.

Menurut keterangan salah seorang warga, warga tersebut mencoba mencari bantuan dengan mendatangi Polsek Bukit Raya untuk membeitahu kejadian tersebut," sebutnya.

Kemudian pihak Polsek Bukit Raya yang dipimpin Kapolsek cek TKP dan selanjutnya membawa korban ke RSUD untuk perawatan medis," terangnya.

Dijelaskannya, pada saat di TKP tidak ada penerangan cahaya yang cukup dan menurut keterangan anak korban bahwa korban hanya dipukul di bagian kepala. Dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca Juga:  Pemekaran, Perlu 300 Ribu Blangko KTP-el 

"Korban menggunakan jaket dan celana panjang hitam. Setelah sampai di ruang UGD RSUD Arifin Achmad, pada saat jaket dibuka dan baju digunting perawat rumah sakit, baru terlihat ada bekas luka tusukan di dada korban sebanyak 2 kali. Barang berharga milik korban maupun sepeda motor tidak ada yang hilang," terangnya.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya tengah menyelidiki kejadian tersebut dengan mencatat dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.(dof)

BUKIT RAYA (RIAUPOS.CO) – Seorang warga beralamat di Jalan Datuk Laksamana Gobah, Suandi (50) menjadi kor­ban pengeroyokan hingga tewas. Tindakan diduga pengeroyokan terjadi di Jalan Labersa Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, Ahad (12/9) sekira pukul 02.00 WIB.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi melalui Kapolsek Bukit Raya AKP Arry Prasetyo mengatakan, berdasarkan keterangan saksi anak korban, M Fandi (15), dirinya dan korban (ayahnya) sedang mencari ikan di parit menggunakan alat setrum di Jalan Labersa.

"Lalu kor­ban dan anaknya hendak berpindah tempat untuk mencari ikan. Saat hendak menaiki motor, tiba-tiba korban dihampiri dua orang laki-laki yang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor langsung. Pelaku memukul korban dan anaknya hingga jatuh dari sepeda motor," ujar Kapolsek.

Baca Juga:  Parkir di Trotoar, 10 Mobil Ditilang

Kemudian, anaknya berteriak minta tolong. Karena mendengar teriakan minta tolong, dua orang laki-laki yang diduga memukul korban kabur meninggalkan korban. kemudian salah seorang warga mendengar teriakan minta tolong, dan mendatangi korban dan anaknya.

Menurut keterangan salah seorang warga, warga tersebut mencoba mencari bantuan dengan mendatangi Polsek Bukit Raya untuk membeitahu kejadian tersebut," sebutnya.

- Advertisement -

Kemudian pihak Polsek Bukit Raya yang dipimpin Kapolsek cek TKP dan selanjutnya membawa korban ke RSUD untuk perawatan medis," terangnya.

Dijelaskannya, pada saat di TKP tidak ada penerangan cahaya yang cukup dan menurut keterangan anak korban bahwa korban hanya dipukul di bagian kepala. Dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit korban dinyatakan telah meninggal dunia.

- Advertisement -
Baca Juga:  Danrem 031/WB Pimpin Sertijab Dua Kasi di Pekanbaru

"Korban menggunakan jaket dan celana panjang hitam. Setelah sampai di ruang UGD RSUD Arifin Achmad, pada saat jaket dibuka dan baju digunting perawat rumah sakit, baru terlihat ada bekas luka tusukan di dada korban sebanyak 2 kali. Barang berharga milik korban maupun sepeda motor tidak ada yang hilang," terangnya.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya tengah menyelidiki kejadian tersebut dengan mencatat dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BUKIT RAYA (RIAUPOS.CO) – Seorang warga beralamat di Jalan Datuk Laksamana Gobah, Suandi (50) menjadi kor­ban pengeroyokan hingga tewas. Tindakan diduga pengeroyokan terjadi di Jalan Labersa Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, Ahad (12/9) sekira pukul 02.00 WIB.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi melalui Kapolsek Bukit Raya AKP Arry Prasetyo mengatakan, berdasarkan keterangan saksi anak korban, M Fandi (15), dirinya dan korban (ayahnya) sedang mencari ikan di parit menggunakan alat setrum di Jalan Labersa.

"Lalu kor­ban dan anaknya hendak berpindah tempat untuk mencari ikan. Saat hendak menaiki motor, tiba-tiba korban dihampiri dua orang laki-laki yang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor langsung. Pelaku memukul korban dan anaknya hingga jatuh dari sepeda motor," ujar Kapolsek.

Baca Juga:  Pemprov Riau Siapkan Asrama dan Transportasi

Kemudian, anaknya berteriak minta tolong. Karena mendengar teriakan minta tolong, dua orang laki-laki yang diduga memukul korban kabur meninggalkan korban. kemudian salah seorang warga mendengar teriakan minta tolong, dan mendatangi korban dan anaknya.

Menurut keterangan salah seorang warga, warga tersebut mencoba mencari bantuan dengan mendatangi Polsek Bukit Raya untuk membeitahu kejadian tersebut," sebutnya.

Kemudian pihak Polsek Bukit Raya yang dipimpin Kapolsek cek TKP dan selanjutnya membawa korban ke RSUD untuk perawatan medis," terangnya.

Dijelaskannya, pada saat di TKP tidak ada penerangan cahaya yang cukup dan menurut keterangan anak korban bahwa korban hanya dipukul di bagian kepala. Dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca Juga:  Workshop Seni Taman Budaya Resmi Ditutup, Hasil Sesuai Harapan 

"Korban menggunakan jaket dan celana panjang hitam. Setelah sampai di ruang UGD RSUD Arifin Achmad, pada saat jaket dibuka dan baju digunting perawat rumah sakit, baru terlihat ada bekas luka tusukan di dada korban sebanyak 2 kali. Barang berharga milik korban maupun sepeda motor tidak ada yang hilang," terangnya.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya tengah menyelidiki kejadian tersebut dengan mencatat dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.(dof)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari