Jumat, 6 November 2026
- Advertisement -

Water Bombing

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pembukaan lahan kosong dengan cara dibakar yang ada di dekat rumah Ratna membuat kawasan tersebut menjadi pantauan oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau. Kebakaran lahan itu menjadi salah satu titik panas yang terdeteksi oleh BMKG.

Bahkan, oknum pelaku pembakaran lahan kosong tersebut tampak meninggalkan lahan yang sudah terbakar sehingga kobaran api semakin dekat dengan permukiman warga sekitar.

Tak lama kemudian, sebuah helikopter pun datang membawa air ratusan kubik dan menjatuhkannya ke lokasi lahan yang terbakar.

Hantaman air itu untuk memadamkan api yang terus mengeluarkan asap tebal.

Ratna yang saat itu tengah tertidur pulas di dalam rumah, sontak dibuat kaget dengan suara ledakan water bombing yang diturunkan oleh petugas dari atas helikopter.

Baca Juga:  Polisi Jangan Santai Tangani Kasus Pelecehan Anak

Duarr… Duar..

Suara tersebut sontak membawa Ratna keluar rumah. Ia pun lantas berteriak meminta tolong karena merasa ketakutan. Namun sesampainya di luar sejumlah warga sudah berkumpul di dekat rumahnya untuk menyaksikan proses pemadaman api tersebut.

"Tolong…! Tolong…! Ada bom!" teriak Ratna.

Melihat tingkat Ratna yang panik, warga yang sedang ramai berkumpul pun tertawa.

"Oalah…. Ratna… Sudah jelas suara air yang dijatuhkan dari atas, malah dibilang bom. Ngigau ya?" celetuk seorang warga disambut tawa warga lainnya.(ayi)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pembukaan lahan kosong dengan cara dibakar yang ada di dekat rumah Ratna membuat kawasan tersebut menjadi pantauan oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau. Kebakaran lahan itu menjadi salah satu titik panas yang terdeteksi oleh BMKG.

Bahkan, oknum pelaku pembakaran lahan kosong tersebut tampak meninggalkan lahan yang sudah terbakar sehingga kobaran api semakin dekat dengan permukiman warga sekitar.

Tak lama kemudian, sebuah helikopter pun datang membawa air ratusan kubik dan menjatuhkannya ke lokasi lahan yang terbakar.

Hantaman air itu untuk memadamkan api yang terus mengeluarkan asap tebal.

Ratna yang saat itu tengah tertidur pulas di dalam rumah, sontak dibuat kaget dengan suara ledakan water bombing yang diturunkan oleh petugas dari atas helikopter.

- Advertisement -
Baca Juga:  Gol A Gong Tularkan Semangat Menulis ke Siswa

Duarr… Duar..

Suara tersebut sontak membawa Ratna keluar rumah. Ia pun lantas berteriak meminta tolong karena merasa ketakutan. Namun sesampainya di luar sejumlah warga sudah berkumpul di dekat rumahnya untuk menyaksikan proses pemadaman api tersebut.

- Advertisement -

"Tolong…! Tolong…! Ada bom!" teriak Ratna.

Melihat tingkat Ratna yang panik, warga yang sedang ramai berkumpul pun tertawa.

"Oalah…. Ratna… Sudah jelas suara air yang dijatuhkan dari atas, malah dibilang bom. Ngigau ya?" celetuk seorang warga disambut tawa warga lainnya.(ayi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pembukaan lahan kosong dengan cara dibakar yang ada di dekat rumah Ratna membuat kawasan tersebut menjadi pantauan oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau. Kebakaran lahan itu menjadi salah satu titik panas yang terdeteksi oleh BMKG.

Bahkan, oknum pelaku pembakaran lahan kosong tersebut tampak meninggalkan lahan yang sudah terbakar sehingga kobaran api semakin dekat dengan permukiman warga sekitar.

Tak lama kemudian, sebuah helikopter pun datang membawa air ratusan kubik dan menjatuhkannya ke lokasi lahan yang terbakar.

Hantaman air itu untuk memadamkan api yang terus mengeluarkan asap tebal.

Ratna yang saat itu tengah tertidur pulas di dalam rumah, sontak dibuat kaget dengan suara ledakan water bombing yang diturunkan oleh petugas dari atas helikopter.

Baca Juga:  PT Pelindo 1 Bagikan Sembako ke Warga Tobek Godang

Duarr… Duar..

Suara tersebut sontak membawa Ratna keluar rumah. Ia pun lantas berteriak meminta tolong karena merasa ketakutan. Namun sesampainya di luar sejumlah warga sudah berkumpul di dekat rumahnya untuk menyaksikan proses pemadaman api tersebut.

"Tolong…! Tolong…! Ada bom!" teriak Ratna.

Melihat tingkat Ratna yang panik, warga yang sedang ramai berkumpul pun tertawa.

"Oalah…. Ratna… Sudah jelas suara air yang dijatuhkan dari atas, malah dibilang bom. Ngigau ya?" celetuk seorang warga disambut tawa warga lainnya.(ayi)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari