Kamis, 15 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Pusat Komputer Unri Terbakar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kepulan asap mengepul di atas bangunan Pusat Komputer (Puskom) Universitas Riau (Unri) tepatnya di Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi, Jumat (10/1) pukul 16.18 WIB. Laporan yang masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran  Kota Pekanbaru pun langsung ditindaklanjuti.

Mendapati laporan masuk, Kasi Operasional Pemadaman Kebakaran Fahriansyah mengatakan, empat unit mobil pemadam kebakaran (mpk) menuju lokasi pukul 16.21 WIB dan sampai pukul 16.30 WIB.

"Api berhasil di padamkan sekitar satu jam. Jadi yang kebakar itu plafon. Beruntung plafon yang digunakan itu gypsum, kalau triplek pasti terbakar semua," terangnya.

Sementara itu, keterangan dipertegas oleh admin kantor bernama Edi. Katanya, api sudah naik ke atas namun kerusakan akibat kebakaran belum diketahui.

Baca Juga:  Orari Riau Pererat Silaturahmi

"Tadi petugas pemadam kebakaran udah datang, sudah dilakukan pengecekan dan tidak ada lagi titik api," ujarnya.

Kejadian yang terjadi pasca ba’da ashar itu disebutkannya dari lantai bawah. "Kemungkinan api dari kabel komputer. Tadi sempat dipadamkan dengan racun api yang di bawah udah padam, namun api yang menjalar ke plafon tidak bisa dipadamkan. Sehingga meminta bantuan damkar," ucapnya.(s)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kepulan asap mengepul di atas bangunan Pusat Komputer (Puskom) Universitas Riau (Unri) tepatnya di Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi, Jumat (10/1) pukul 16.18 WIB. Laporan yang masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran  Kota Pekanbaru pun langsung ditindaklanjuti.

Mendapati laporan masuk, Kasi Operasional Pemadaman Kebakaran Fahriansyah mengatakan, empat unit mobil pemadam kebakaran (mpk) menuju lokasi pukul 16.21 WIB dan sampai pukul 16.30 WIB.

"Api berhasil di padamkan sekitar satu jam. Jadi yang kebakar itu plafon. Beruntung plafon yang digunakan itu gypsum, kalau triplek pasti terbakar semua," terangnya.

Sementara itu, keterangan dipertegas oleh admin kantor bernama Edi. Katanya, api sudah naik ke atas namun kerusakan akibat kebakaran belum diketahui.

Baca Juga:  Wako Imbau Masyarakat Giatkan Gotong Royong dan Jaga Kebersihan 

"Tadi petugas pemadam kebakaran udah datang, sudah dilakukan pengecekan dan tidak ada lagi titik api," ujarnya.

- Advertisement -

Kejadian yang terjadi pasca ba’da ashar itu disebutkannya dari lantai bawah. "Kemungkinan api dari kabel komputer. Tadi sempat dipadamkan dengan racun api yang di bawah udah padam, namun api yang menjalar ke plafon tidak bisa dipadamkan. Sehingga meminta bantuan damkar," ucapnya.(s)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kepulan asap mengepul di atas bangunan Pusat Komputer (Puskom) Universitas Riau (Unri) tepatnya di Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi, Jumat (10/1) pukul 16.18 WIB. Laporan yang masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran  Kota Pekanbaru pun langsung ditindaklanjuti.

Mendapati laporan masuk, Kasi Operasional Pemadaman Kebakaran Fahriansyah mengatakan, empat unit mobil pemadam kebakaran (mpk) menuju lokasi pukul 16.21 WIB dan sampai pukul 16.30 WIB.

"Api berhasil di padamkan sekitar satu jam. Jadi yang kebakar itu plafon. Beruntung plafon yang digunakan itu gypsum, kalau triplek pasti terbakar semua," terangnya.

Sementara itu, keterangan dipertegas oleh admin kantor bernama Edi. Katanya, api sudah naik ke atas namun kerusakan akibat kebakaran belum diketahui.

Baca Juga:  Terapkan Prokes Ketat, STP Riau Kuliah Tatap Muka

"Tadi petugas pemadam kebakaran udah datang, sudah dilakukan pengecekan dan tidak ada lagi titik api," ujarnya.

Kejadian yang terjadi pasca ba’da ashar itu disebutkannya dari lantai bawah. "Kemungkinan api dari kabel komputer. Tadi sempat dipadamkan dengan racun api yang di bawah udah padam, namun api yang menjalar ke plafon tidak bisa dipadamkan. Sehingga meminta bantuan damkar," ucapnya.(s)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari