Minggu, 30 November 2025
spot_img

Berharap Perbaikan Jalan Dharma Bakti Cepat Selesai

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru mulai melakukan penimbunan terhadap badan Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki.

Pantauan Riau Pos, Selasa (9/7) perbaikan jalan yang dilakukan saat ini baru selesai tahap pemasangan base di titik ruas jalan yang rusak parah. Namun, badan jalan yang ditimbun menggunakan material batu dan pasir ini dalam kondisi kering, sehingga menimbulkan debu saat dilalui kendaraan roda dua, roda empat dan juga sejumlah angkutan barang, sehingga membuat masyarakat sekitar merasa tergganggu.

Salah seorang pengendara sepeda motor Zukri mengeluhkan kondisi Jalan Dharma Bakti berdebu sehingga sangat menyulitkan pengendara untuk melintas.

Baca Juga:  DPRD Kota Pekanbaru Minta Perbaikan Jalan Jangan Menunggu Idulfitri

Ia berharap pemerintah segera menyelesaikan perbaikan tersebut agar ruas jalan alternatif itu bisa digunakan oleh masyarakat.

“Kita berharapnya ini secepatnya diaspal, karena debunya nggak tahan,” ucapnya. Warga setempat Winarto mengaku sering menyiramkan air ke badan jalan agar mengurangi debu di jalan. “Kami berharap jalan ini cepat diselesaikan perbaikannya biar kami bisa berjualan dengan nyaman,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru Edward Riansyah mengaku, saat ini pihaknya sudah memulai proses pengaspalan ulang (overlay) Jalan Dharma Bakti (Sigunggung), Kecamatan Payung Sekaki dengan melakukan tahap base A atau penebalan jalan dengan kerikil dan pasir. Nantinya, proses overlay dilanjutkan dengan pelapisan prime coat (perekat aspal), agar aspal bisa lebih melekat sempurna dengan permukaan tanah.

Baca Juga:  Mi Ayam

Ia tidak memungkiri jika proses perbaikan jalan membuat masyarakat menjadi resah karena banyak proses yang harus dilalui sebelum badan jalan mulus kembali. “Kepada warga Sigunggung, kami mohon maaf untuk ketidaknyamanan selama pengerjaan jalan ini berlangsung,” ucapnya.(ayi)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru mulai melakukan penimbunan terhadap badan Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki.

Pantauan Riau Pos, Selasa (9/7) perbaikan jalan yang dilakukan saat ini baru selesai tahap pemasangan base di titik ruas jalan yang rusak parah. Namun, badan jalan yang ditimbun menggunakan material batu dan pasir ini dalam kondisi kering, sehingga menimbulkan debu saat dilalui kendaraan roda dua, roda empat dan juga sejumlah angkutan barang, sehingga membuat masyarakat sekitar merasa tergganggu.

Salah seorang pengendara sepeda motor Zukri mengeluhkan kondisi Jalan Dharma Bakti berdebu sehingga sangat menyulitkan pengendara untuk melintas.

Baca Juga:  Atasi Banjir, Badan Jalan Jenderal Sudirman Ditinggikan

Ia berharap pemerintah segera menyelesaikan perbaikan tersebut agar ruas jalan alternatif itu bisa digunakan oleh masyarakat.

“Kita berharapnya ini secepatnya diaspal, karena debunya nggak tahan,” ucapnya. Warga setempat Winarto mengaku sering menyiramkan air ke badan jalan agar mengurangi debu di jalan. “Kami berharap jalan ini cepat diselesaikan perbaikannya biar kami bisa berjualan dengan nyaman,” ucapnya.

- Advertisement -

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru Edward Riansyah mengaku, saat ini pihaknya sudah memulai proses pengaspalan ulang (overlay) Jalan Dharma Bakti (Sigunggung), Kecamatan Payung Sekaki dengan melakukan tahap base A atau penebalan jalan dengan kerikil dan pasir. Nantinya, proses overlay dilanjutkan dengan pelapisan prime coat (perekat aspal), agar aspal bisa lebih melekat sempurna dengan permukaan tanah.

Baca Juga:  Selesai Diperbaiki, Jalan Tetap Tergenang

Ia tidak memungkiri jika proses perbaikan jalan membuat masyarakat menjadi resah karena banyak proses yang harus dilalui sebelum badan jalan mulus kembali. “Kepada warga Sigunggung, kami mohon maaf untuk ketidaknyamanan selama pengerjaan jalan ini berlangsung,” ucapnya.(ayi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru mulai melakukan penimbunan terhadap badan Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki.

Pantauan Riau Pos, Selasa (9/7) perbaikan jalan yang dilakukan saat ini baru selesai tahap pemasangan base di titik ruas jalan yang rusak parah. Namun, badan jalan yang ditimbun menggunakan material batu dan pasir ini dalam kondisi kering, sehingga menimbulkan debu saat dilalui kendaraan roda dua, roda empat dan juga sejumlah angkutan barang, sehingga membuat masyarakat sekitar merasa tergganggu.

Salah seorang pengendara sepeda motor Zukri mengeluhkan kondisi Jalan Dharma Bakti berdebu sehingga sangat menyulitkan pengendara untuk melintas.

Baca Juga:  Jika Pemko Tidak Mampu, Ade Hartati Sarankan Lakukan PSBB Parsial

Ia berharap pemerintah segera menyelesaikan perbaikan tersebut agar ruas jalan alternatif itu bisa digunakan oleh masyarakat.

“Kita berharapnya ini secepatnya diaspal, karena debunya nggak tahan,” ucapnya. Warga setempat Winarto mengaku sering menyiramkan air ke badan jalan agar mengurangi debu di jalan. “Kami berharap jalan ini cepat diselesaikan perbaikannya biar kami bisa berjualan dengan nyaman,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru Edward Riansyah mengaku, saat ini pihaknya sudah memulai proses pengaspalan ulang (overlay) Jalan Dharma Bakti (Sigunggung), Kecamatan Payung Sekaki dengan melakukan tahap base A atau penebalan jalan dengan kerikil dan pasir. Nantinya, proses overlay dilanjutkan dengan pelapisan prime coat (perekat aspal), agar aspal bisa lebih melekat sempurna dengan permukaan tanah.

Baca Juga:  Sudah Langganan Banjir

Ia tidak memungkiri jika proses perbaikan jalan membuat masyarakat menjadi resah karena banyak proses yang harus dilalui sebelum badan jalan mulus kembali. “Kepada warga Sigunggung, kami mohon maaf untuk ketidaknyamanan selama pengerjaan jalan ini berlangsung,” ucapnya.(ayi)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari