Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Kekurangan Dana, KONI Riau Minta Bantuan Dunia Usaha

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau mengumpulkan dunia usaha di Riau untuk melaksanakan rapat di kantor KONI Riau, Jalan Gajah Mada, Senin (6/1). Rapat tersebut dilakukan untuk membahas bantuan anggaran dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua, September mendatang.  

Ketua umum KONI Riau Emrizal Pakis mengatakan, beberapa dunia usaha yang hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya yakni SKK Migas, Chevron, PTPN V, RAPP dan beberapa dunia usaha lainnya. Secara umum, pihak dunia usaha mendukung langkah yang dilakukan KONI Riau.

"Dengan adanya bantuan dari dunia usaha nantinya, diharapkan bisa menutupi kekurangan dana untuk kegiatan PON kontingen Riau. Sudah kami sampaikan, bahwa dengan dana dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau, masih kurang sekitar Rp20 miliar lagi," katanya.

Baca Juga:  Perlu Perbaikan, Drainase Jalan Srikandi Rusak Parah

Pada pertemuan tersebut, lanjut Emrizal, disepakati bahwa KONI Riau harus membuat proposal terlebih dahulu terkait keperluan dana secara rinci. Seperti untuk biaya transportasi, penginapan hingga akomodasi selama mengikuti PON.

"Jadi nantinya dunia usaha tidak memberikan bantuan berupa uang tunai, tapi dalam bentuk barang dan fasilitas. Nah, ini yang akan kami rincikan terlebih dahulu," sebutnya.

Untuk itu, setelah pertemuan pihaknya akan membentuk sebuah tim yang akan melakukan perincian keperluan KONI Riau. Tim ini akan terdiri dari pengurus KONI Riau dan juga perwakilan dari dunia usaha.

"Jadi KONI Riau nanti tidak akan pegang uang bantuan dari dunia usaha itu, KONI hanya akan memfasilitasi dan memberikan data berapa keperluan. Tim inilah yang akan merincikan nantinya," jelasnya.(sol)

Baca Juga:  Drainase Jalan Srikandi Ambles

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau mengumpulkan dunia usaha di Riau untuk melaksanakan rapat di kantor KONI Riau, Jalan Gajah Mada, Senin (6/1). Rapat tersebut dilakukan untuk membahas bantuan anggaran dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua, September mendatang.  

Ketua umum KONI Riau Emrizal Pakis mengatakan, beberapa dunia usaha yang hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya yakni SKK Migas, Chevron, PTPN V, RAPP dan beberapa dunia usaha lainnya. Secara umum, pihak dunia usaha mendukung langkah yang dilakukan KONI Riau.

"Dengan adanya bantuan dari dunia usaha nantinya, diharapkan bisa menutupi kekurangan dana untuk kegiatan PON kontingen Riau. Sudah kami sampaikan, bahwa dengan dana dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau, masih kurang sekitar Rp20 miliar lagi," katanya.

Baca Juga:  Target PAD Pajak Jangan Bocor

Pada pertemuan tersebut, lanjut Emrizal, disepakati bahwa KONI Riau harus membuat proposal terlebih dahulu terkait keperluan dana secara rinci. Seperti untuk biaya transportasi, penginapan hingga akomodasi selama mengikuti PON.

"Jadi nantinya dunia usaha tidak memberikan bantuan berupa uang tunai, tapi dalam bentuk barang dan fasilitas. Nah, ini yang akan kami rincikan terlebih dahulu," sebutnya.

Untuk itu, setelah pertemuan pihaknya akan membentuk sebuah tim yang akan melakukan perincian keperluan KONI Riau. Tim ini akan terdiri dari pengurus KONI Riau dan juga perwakilan dari dunia usaha.

"Jadi KONI Riau nanti tidak akan pegang uang bantuan dari dunia usaha itu, KONI hanya akan memfasilitasi dan memberikan data berapa keperluan. Tim inilah yang akan merincikan nantinya," jelasnya.(sol)

Baca Juga:  Aidil Minta Proses Asessment 8 OPD Pekanbaru Patuhi Aturan
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Kekurangan Dana, KONI Riau Minta Bantuan Dunia Usaha

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau mengumpulkan dunia usaha di Riau untuk melaksanakan rapat di kantor KONI Riau, Jalan Gajah Mada, Senin (6/1). Rapat tersebut dilakukan untuk membahas bantuan anggaran dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua, September mendatang.  

Ketua umum KONI Riau Emrizal Pakis mengatakan, beberapa dunia usaha yang hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya yakni SKK Migas, Chevron, PTPN V, RAPP dan beberapa dunia usaha lainnya. Secara umum, pihak dunia usaha mendukung langkah yang dilakukan KONI Riau.

"Dengan adanya bantuan dari dunia usaha nantinya, diharapkan bisa menutupi kekurangan dana untuk kegiatan PON kontingen Riau. Sudah kami sampaikan, bahwa dengan dana dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau, masih kurang sekitar Rp20 miliar lagi," katanya.

Baca Juga:  DPRD Pekanbaru Minta Pemudik Dilayani Maksimal

Pada pertemuan tersebut, lanjut Emrizal, disepakati bahwa KONI Riau harus membuat proposal terlebih dahulu terkait keperluan dana secara rinci. Seperti untuk biaya transportasi, penginapan hingga akomodasi selama mengikuti PON.

"Jadi nantinya dunia usaha tidak memberikan bantuan berupa uang tunai, tapi dalam bentuk barang dan fasilitas. Nah, ini yang akan kami rincikan terlebih dahulu," sebutnya.

Untuk itu, setelah pertemuan pihaknya akan membentuk sebuah tim yang akan melakukan perincian keperluan KONI Riau. Tim ini akan terdiri dari pengurus KONI Riau dan juga perwakilan dari dunia usaha.

"Jadi KONI Riau nanti tidak akan pegang uang bantuan dari dunia usaha itu, KONI hanya akan memfasilitasi dan memberikan data berapa keperluan. Tim inilah yang akan merincikan nantinya," jelasnya.(sol)

Baca Juga:  Target PAD Pajak Jangan Bocor

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau mengumpulkan dunia usaha di Riau untuk melaksanakan rapat di kantor KONI Riau, Jalan Gajah Mada, Senin (6/1). Rapat tersebut dilakukan untuk membahas bantuan anggaran dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua, September mendatang.  

Ketua umum KONI Riau Emrizal Pakis mengatakan, beberapa dunia usaha yang hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya yakni SKK Migas, Chevron, PTPN V, RAPP dan beberapa dunia usaha lainnya. Secara umum, pihak dunia usaha mendukung langkah yang dilakukan KONI Riau.

"Dengan adanya bantuan dari dunia usaha nantinya, diharapkan bisa menutupi kekurangan dana untuk kegiatan PON kontingen Riau. Sudah kami sampaikan, bahwa dengan dana dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau, masih kurang sekitar Rp20 miliar lagi," katanya.

Baca Juga:  Target PAD Pajak Jangan Bocor

Pada pertemuan tersebut, lanjut Emrizal, disepakati bahwa KONI Riau harus membuat proposal terlebih dahulu terkait keperluan dana secara rinci. Seperti untuk biaya transportasi, penginapan hingga akomodasi selama mengikuti PON.

"Jadi nantinya dunia usaha tidak memberikan bantuan berupa uang tunai, tapi dalam bentuk barang dan fasilitas. Nah, ini yang akan kami rincikan terlebih dahulu," sebutnya.

Untuk itu, setelah pertemuan pihaknya akan membentuk sebuah tim yang akan melakukan perincian keperluan KONI Riau. Tim ini akan terdiri dari pengurus KONI Riau dan juga perwakilan dari dunia usaha.

"Jadi KONI Riau nanti tidak akan pegang uang bantuan dari dunia usaha itu, KONI hanya akan memfasilitasi dan memberikan data berapa keperluan. Tim inilah yang akan merincikan nantinya," jelasnya.(sol)

Baca Juga:  Perlu Perbaikan, Drainase Jalan Srikandi Rusak Parah
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari