Senin, 2 Februari 2026
- Advertisement -

Sudah Lama Jebol, Jalan Belum juga Diperbaiki

KOTA (RIAUPOS.CO) — Warga Jalan Inderapuri, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya mengeluhkan kondisi jalan yang sudah lama jebol dan rusak, tapi tak kunjung ada perbaikan dari instansi terkait. Pantauan Riau Pos, di jalanan yang naik turun itu, ada beberapa titik terlihat amblas. Tak hanya amblas, beberapa bagian terlihat berlubang. Pada bagian yang berlubang terlihat tanah liat dan kayu yang diberi plastik sebagai penanda. Lokasinya tak jauh dari tempat pembuangan akhir (TPA).

Jalan yang menurun dan menaik itu tak terlalu lebar. Hanya dapat berselisih dua mobil. Karena adanya beberapa bagian jalan yang rusak, kendaraan roda empat harus berhenti terlebih dahulu agar kendaraan dari arah berlawanan bisa lewat. 

Baca Juga:  Kapolresta Pekanbaru Kembali Tinjau Pospam Pastikan Masyarakat Tidak Mudik 

"Jadi karena jalannya ada yang amblas dan rusak itu membuat tidak nyaman saat berkendara. Apalagi jalan juga minim penerangan. Kami berharap perhatian dari pemerintah untuk segera memperbaiki," sebut Rieke, kemarin.

Tak hanya itu, Rieke yang merupakan ibu rumah tangga itu pun menyebutkan jika pagi-pagi mengantar anak sekolah dengan mobil, jalannya terbilang macet karena kerusakan jalan tak kunjung di perbaiki.

Pengendara lainnya, yang mengenakan sepeda motor tak jauh berbeda pendapatnya. Nara, namanya. Menurutnya, karena jalannya yanh belum diperbaiki itu harus lebih berhati-hati. "Belum lagi kalau hujan, di dekat drainase besar itu air menggenang. Sudahlah jalan menaik menurun yang otomatis kalau hujan kan licin. Jadi sekiranya, pihak terkait agar menyelesaikan masalah ini," terangnya.(*3)

Baca Juga:  Dewan Dorong Pemerintah Maksimalkan PPATS

KOTA (RIAUPOS.CO) — Warga Jalan Inderapuri, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya mengeluhkan kondisi jalan yang sudah lama jebol dan rusak, tapi tak kunjung ada perbaikan dari instansi terkait. Pantauan Riau Pos, di jalanan yang naik turun itu, ada beberapa titik terlihat amblas. Tak hanya amblas, beberapa bagian terlihat berlubang. Pada bagian yang berlubang terlihat tanah liat dan kayu yang diberi plastik sebagai penanda. Lokasinya tak jauh dari tempat pembuangan akhir (TPA).

Jalan yang menurun dan menaik itu tak terlalu lebar. Hanya dapat berselisih dua mobil. Karena adanya beberapa bagian jalan yang rusak, kendaraan roda empat harus berhenti terlebih dahulu agar kendaraan dari arah berlawanan bisa lewat. 

Baca Juga:  Ginda Burnama Minta Jangan Sampai Ada Kluster Baru

"Jadi karena jalannya ada yang amblas dan rusak itu membuat tidak nyaman saat berkendara. Apalagi jalan juga minim penerangan. Kami berharap perhatian dari pemerintah untuk segera memperbaiki," sebut Rieke, kemarin.

Tak hanya itu, Rieke yang merupakan ibu rumah tangga itu pun menyebutkan jika pagi-pagi mengantar anak sekolah dengan mobil, jalannya terbilang macet karena kerusakan jalan tak kunjung di perbaiki.

Pengendara lainnya, yang mengenakan sepeda motor tak jauh berbeda pendapatnya. Nara, namanya. Menurutnya, karena jalannya yanh belum diperbaiki itu harus lebih berhati-hati. "Belum lagi kalau hujan, di dekat drainase besar itu air menggenang. Sudahlah jalan menaik menurun yang otomatis kalau hujan kan licin. Jadi sekiranya, pihak terkait agar menyelesaikan masalah ini," terangnya.(*3)

Baca Juga:  Dewan Dorong Pemerintah Maksimalkan PPATS
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KOTA (RIAUPOS.CO) — Warga Jalan Inderapuri, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya mengeluhkan kondisi jalan yang sudah lama jebol dan rusak, tapi tak kunjung ada perbaikan dari instansi terkait. Pantauan Riau Pos, di jalanan yang naik turun itu, ada beberapa titik terlihat amblas. Tak hanya amblas, beberapa bagian terlihat berlubang. Pada bagian yang berlubang terlihat tanah liat dan kayu yang diberi plastik sebagai penanda. Lokasinya tak jauh dari tempat pembuangan akhir (TPA).

Jalan yang menurun dan menaik itu tak terlalu lebar. Hanya dapat berselisih dua mobil. Karena adanya beberapa bagian jalan yang rusak, kendaraan roda empat harus berhenti terlebih dahulu agar kendaraan dari arah berlawanan bisa lewat. 

Baca Juga:  Pengunjung Kafe di Arifin Ahmad Dibubarkan, Batas Keramaian Jam 10 Malam

"Jadi karena jalannya ada yang amblas dan rusak itu membuat tidak nyaman saat berkendara. Apalagi jalan juga minim penerangan. Kami berharap perhatian dari pemerintah untuk segera memperbaiki," sebut Rieke, kemarin.

Tak hanya itu, Rieke yang merupakan ibu rumah tangga itu pun menyebutkan jika pagi-pagi mengantar anak sekolah dengan mobil, jalannya terbilang macet karena kerusakan jalan tak kunjung di perbaiki.

Pengendara lainnya, yang mengenakan sepeda motor tak jauh berbeda pendapatnya. Nara, namanya. Menurutnya, karena jalannya yanh belum diperbaiki itu harus lebih berhati-hati. "Belum lagi kalau hujan, di dekat drainase besar itu air menggenang. Sudahlah jalan menaik menurun yang otomatis kalau hujan kan licin. Jadi sekiranya, pihak terkait agar menyelesaikan masalah ini," terangnya.(*3)

Baca Juga:  Ginda Burnama Minta Jangan Sampai Ada Kluster Baru

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari