Senin, 7 April 2025
spot_img

Tak Hadir, Wako Diminta Copot Kadiskes

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kalangan DPRD Pekanbaru menyuarakan pencopotan M Noer MBS dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pekanbaru. Pasalnya, M Noer tidak hadir dalam rapat paripurna di DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (5/5). 

Dalam rapat paripurna ke-3 masa sidang III yang diselenggarakan DPRD Kota Pekabaru, Rabu (5/5) itu, anggota dewan kompak meminta Wali Kota melakukan evaluasi terhadap Kadiskes Kota Pekanbaru M Noer.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri dalam paripurna tersebut. Desakan ini muncul karena M Noer tidak hadir, padahal yang disahkan adalah Ranperda Inisiatif Tentang Perlindungan Masyarakat dari Penyebaran dan Dampak Coronavirus Disease (Covid-19). 

"Beliau (M Noer, red) gagal dan tidak serius dalam pelaksanaan pencegahan penyebaran Covid-19. Ini buktinya. Ranperda disahkan, tapi beliau tidak datang," kata Azwendi.

Baca Juga:  Pajak Daerah Pekanbaru Dihimpun Rp583 Miliar

Di DPRD sendiri, yang menjadi sorotan adalah sejak dua pekan lalu Covid-19 di Pekanbaru meningkat drastis dan membuat Pekanbaru kembali ke zona merah.

"Bukan kewenangan saya untuk mengganti, tapi dalam sidang paripurna ini saya minta pemerintah kota untuk mengevaluasi M Noer. Luar biasa, tidak ada aksinya bagaimana bisa mengerem atau menekan Covid-19," kata Azwendi lagi.

Dikonfirmasi Riau Pos, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru M Noer MBS memberikan penjelasan, bahwa dia sudah mengutus salah seorang kepala bidang Diskes Pekanbaru untuk hadir di rapat paripurna tersebut.

"Semua ada kerja. Dewan ada, dinas ada. Kami sekarang ini dinas yang dibebankan kerja berat. Kami sedang bekerja. Saya sudah mengutus anggota, ada Kabid dan Kasi. Di tempat lain ada yang di kegiatan Polda, juga Sekretaris refocussing di Tenayan. Saya pimpin rapat persiapan untuk vaksinasi di kantor dan juga ada paparan dari Litbang," urainya. 

Baca Juga:  Pekanbaru Zona Kuning Risiko Penyebaran Covid-19 Rendah

Di bulan Ramadan ini, M Noer menyebut tidak mau bercerita lebih banyak. Kata dia, mudah-mudahan Tuhan memberikan petunjuk. Pagi tadi, kata dia, ada empat kegiatan, jadi dibagi semua. "Saya menghubungi rumah sakit untuk vaksinasi. Jadi ada beberapa agenda juga yang sangat penting. Dibagi-bagi semua," jelasnya.

Ia sebut, Diskes sedang bekerja menyiapkan vaksinasi, penanganan Covid-19, dan lainnya. "Kami minta jangan berlebihan berkata. Jangan bilang orang tidak berkinerja," ujarnya.(ali)
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kalangan DPRD Pekanbaru menyuarakan pencopotan M Noer MBS dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pekanbaru. Pasalnya, M Noer tidak hadir dalam rapat paripurna di DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (5/5). 

Dalam rapat paripurna ke-3 masa sidang III yang diselenggarakan DPRD Kota Pekabaru, Rabu (5/5) itu, anggota dewan kompak meminta Wali Kota melakukan evaluasi terhadap Kadiskes Kota Pekanbaru M Noer.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri dalam paripurna tersebut. Desakan ini muncul karena M Noer tidak hadir, padahal yang disahkan adalah Ranperda Inisiatif Tentang Perlindungan Masyarakat dari Penyebaran dan Dampak Coronavirus Disease (Covid-19). 

"Beliau (M Noer, red) gagal dan tidak serius dalam pelaksanaan pencegahan penyebaran Covid-19. Ini buktinya. Ranperda disahkan, tapi beliau tidak datang," kata Azwendi.

Baca Juga:  CSR Berkelanjutan, Bantu Masyarakat di Bulan Ramadan

Di DPRD sendiri, yang menjadi sorotan adalah sejak dua pekan lalu Covid-19 di Pekanbaru meningkat drastis dan membuat Pekanbaru kembali ke zona merah.

"Bukan kewenangan saya untuk mengganti, tapi dalam sidang paripurna ini saya minta pemerintah kota untuk mengevaluasi M Noer. Luar biasa, tidak ada aksinya bagaimana bisa mengerem atau menekan Covid-19," kata Azwendi lagi.

Dikonfirmasi Riau Pos, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru M Noer MBS memberikan penjelasan, bahwa dia sudah mengutus salah seorang kepala bidang Diskes Pekanbaru untuk hadir di rapat paripurna tersebut.

"Semua ada kerja. Dewan ada, dinas ada. Kami sekarang ini dinas yang dibebankan kerja berat. Kami sedang bekerja. Saya sudah mengutus anggota, ada Kabid dan Kasi. Di tempat lain ada yang di kegiatan Polda, juga Sekretaris refocussing di Tenayan. Saya pimpin rapat persiapan untuk vaksinasi di kantor dan juga ada paparan dari Litbang," urainya. 

Baca Juga:  Asri Auzar Berang saat Tinjau Proyek Turap

Di bulan Ramadan ini, M Noer menyebut tidak mau bercerita lebih banyak. Kata dia, mudah-mudahan Tuhan memberikan petunjuk. Pagi tadi, kata dia, ada empat kegiatan, jadi dibagi semua. "Saya menghubungi rumah sakit untuk vaksinasi. Jadi ada beberapa agenda juga yang sangat penting. Dibagi-bagi semua," jelasnya.

Ia sebut, Diskes sedang bekerja menyiapkan vaksinasi, penanganan Covid-19, dan lainnya. "Kami minta jangan berlebihan berkata. Jangan bilang orang tidak berkinerja," ujarnya.(ali)
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Tak Hadir, Wako Diminta Copot Kadiskes

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kalangan DPRD Pekanbaru menyuarakan pencopotan M Noer MBS dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pekanbaru. Pasalnya, M Noer tidak hadir dalam rapat paripurna di DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (5/5). 

Dalam rapat paripurna ke-3 masa sidang III yang diselenggarakan DPRD Kota Pekabaru, Rabu (5/5) itu, anggota dewan kompak meminta Wali Kota melakukan evaluasi terhadap Kadiskes Kota Pekanbaru M Noer.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri dalam paripurna tersebut. Desakan ini muncul karena M Noer tidak hadir, padahal yang disahkan adalah Ranperda Inisiatif Tentang Perlindungan Masyarakat dari Penyebaran dan Dampak Coronavirus Disease (Covid-19). 

"Beliau (M Noer, red) gagal dan tidak serius dalam pelaksanaan pencegahan penyebaran Covid-19. Ini buktinya. Ranperda disahkan, tapi beliau tidak datang," kata Azwendi.

Baca Juga:  Pemilik Ruko Diminta Siapkan Bak Sampah

Di DPRD sendiri, yang menjadi sorotan adalah sejak dua pekan lalu Covid-19 di Pekanbaru meningkat drastis dan membuat Pekanbaru kembali ke zona merah.

"Bukan kewenangan saya untuk mengganti, tapi dalam sidang paripurna ini saya minta pemerintah kota untuk mengevaluasi M Noer. Luar biasa, tidak ada aksinya bagaimana bisa mengerem atau menekan Covid-19," kata Azwendi lagi.

Dikonfirmasi Riau Pos, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru M Noer MBS memberikan penjelasan, bahwa dia sudah mengutus salah seorang kepala bidang Diskes Pekanbaru untuk hadir di rapat paripurna tersebut.

"Semua ada kerja. Dewan ada, dinas ada. Kami sekarang ini dinas yang dibebankan kerja berat. Kami sedang bekerja. Saya sudah mengutus anggota, ada Kabid dan Kasi. Di tempat lain ada yang di kegiatan Polda, juga Sekretaris refocussing di Tenayan. Saya pimpin rapat persiapan untuk vaksinasi di kantor dan juga ada paparan dari Litbang," urainya. 

Baca Juga:  Asri Auzar Berang saat Tinjau Proyek Turap

Di bulan Ramadan ini, M Noer menyebut tidak mau bercerita lebih banyak. Kata dia, mudah-mudahan Tuhan memberikan petunjuk. Pagi tadi, kata dia, ada empat kegiatan, jadi dibagi semua. "Saya menghubungi rumah sakit untuk vaksinasi. Jadi ada beberapa agenda juga yang sangat penting. Dibagi-bagi semua," jelasnya.

Ia sebut, Diskes sedang bekerja menyiapkan vaksinasi, penanganan Covid-19, dan lainnya. "Kami minta jangan berlebihan berkata. Jangan bilang orang tidak berkinerja," ujarnya.(ali)
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kalangan DPRD Pekanbaru menyuarakan pencopotan M Noer MBS dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pekanbaru. Pasalnya, M Noer tidak hadir dalam rapat paripurna di DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (5/5). 

Dalam rapat paripurna ke-3 masa sidang III yang diselenggarakan DPRD Kota Pekabaru, Rabu (5/5) itu, anggota dewan kompak meminta Wali Kota melakukan evaluasi terhadap Kadiskes Kota Pekanbaru M Noer.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri dalam paripurna tersebut. Desakan ini muncul karena M Noer tidak hadir, padahal yang disahkan adalah Ranperda Inisiatif Tentang Perlindungan Masyarakat dari Penyebaran dan Dampak Coronavirus Disease (Covid-19). 

"Beliau (M Noer, red) gagal dan tidak serius dalam pelaksanaan pencegahan penyebaran Covid-19. Ini buktinya. Ranperda disahkan, tapi beliau tidak datang," kata Azwendi.

Baca Juga:  T Azwendi: Waspada Gejolak Sosial, Kepolisian Harus Kerja Ekstra

Di DPRD sendiri, yang menjadi sorotan adalah sejak dua pekan lalu Covid-19 di Pekanbaru meningkat drastis dan membuat Pekanbaru kembali ke zona merah.

"Bukan kewenangan saya untuk mengganti, tapi dalam sidang paripurna ini saya minta pemerintah kota untuk mengevaluasi M Noer. Luar biasa, tidak ada aksinya bagaimana bisa mengerem atau menekan Covid-19," kata Azwendi lagi.

Dikonfirmasi Riau Pos, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru M Noer MBS memberikan penjelasan, bahwa dia sudah mengutus salah seorang kepala bidang Diskes Pekanbaru untuk hadir di rapat paripurna tersebut.

"Semua ada kerja. Dewan ada, dinas ada. Kami sekarang ini dinas yang dibebankan kerja berat. Kami sedang bekerja. Saya sudah mengutus anggota, ada Kabid dan Kasi. Di tempat lain ada yang di kegiatan Polda, juga Sekretaris refocussing di Tenayan. Saya pimpin rapat persiapan untuk vaksinasi di kantor dan juga ada paparan dari Litbang," urainya. 

Baca Juga:  Lebih Banyak Kemasan 1 Liter

Di bulan Ramadan ini, M Noer menyebut tidak mau bercerita lebih banyak. Kata dia, mudah-mudahan Tuhan memberikan petunjuk. Pagi tadi, kata dia, ada empat kegiatan, jadi dibagi semua. "Saya menghubungi rumah sakit untuk vaksinasi. Jadi ada beberapa agenda juga yang sangat penting. Dibagi-bagi semua," jelasnya.

Ia sebut, Diskes sedang bekerja menyiapkan vaksinasi, penanganan Covid-19, dan lainnya. "Kami minta jangan berlebihan berkata. Jangan bilang orang tidak berkinerja," ujarnya.(ali)
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari