PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Flyover Pasar Pagi Arengka, Jalan Soekarno Hatta, menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru. Pemerintah kota berencana melakukan evaluasi menyeluruh guna meningkatkan aspek keselamatan di lokasi tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi flyover tersebut, terutama pengendara roda dua. Imbauan ini disampaikan menyusul beberapa insiden kecelakaan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kejadian terbaru.
Menurutnya, pengendara diminta menjaga kecepatan dan tidak memacu kendaraan secara berlebihan ketika melintas di atas flyover.
Dishub Pekanbaru, lanjutnya, akan meninjau kembali kondisi infrastruktur dan kelengkapan keselamatan di lokasi itu. Jika hasil evaluasi menunjukkan kebutuhan tambahan fasilitas, pihaknya akan memasang rambu lalu lintas maupun penanda tikungan untuk memperjelas jalur bagi pengguna jalan.
Sebelumnya, pada Jumat (27/2), seorang pengendara sepeda motor perempuan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal dan terjatuh dari flyover tersebut.
Peristiwa serupa juga tercatat pada 1 Desember 2021. Seorang pengendara motor diduga mengantuk, menabrak pembatas jalan, lalu terjatuh hingga meninggal dunia.
Kemudian pada April 2025, seorang pengendara motor pria kembali dilaporkan terjatuh setelah kehilangan kendali. Korban selamat dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Data yang dihimpun sejak flyover itu beroperasi pada 2019 hingga 2026 mencatat sedikitnya tiga kecelakaan serius melibatkan sepeda motor, dengan korban meninggal dunia maupun luka berat.
Rangkaian kejadian tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memperkuat langkah-langkah keselamatan, sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat melintasi Flyover Pasar Pagi Arengka. (dof)

