TETTY NURDIANTI. (JPG)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau kembali menggelar operasi pasar murah di sejumlah kabupaten dan kota. Program ini dilakukan secara rutin sebagai upaya menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau Taufiq OH melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Tetty Nurdianti, mengatakan pada pekan pertama Juni ini pasar murah akan dilaksanakan di empat lokasi berbeda.
Menurut Tetty, kegiatan pasar murah pekan ini dimulai pada Selasa (2/6) karena sebelumnya bertepatan dengan Libur Nasional Hari Lahir Pancasila.
“Untuk pekan ini, kita gelar sebanyak empat kali. Karena bertepatan dengan Libur Nasional Hari Lahir Pancasila, operasi pasar murah dimulai pada Selasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pasar murah pada Selasa (2/6) digelar di halaman Kantor Lurah Minas Timur, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Selanjutnya pada Rabu (3/6), kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Industri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Kemudian pada Kamis (4/6), pasar murah digelar di Jalan Limbungan, Gang Gajus, RT 01 RW 10, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur. Sedangkan pada Jumat (5/6), kegiatan dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Tetty menyebutkan seluruh kegiatan pasar murah dimulai pukul 09.00 WIB. Masyarakat yang datang diharapkan dapat mengantre dengan tertib selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, masyarakat juga diimbau membawa kantong belanja sendiri dari rumah sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan penggunaan kantong plastik sekali pakai.
Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga yang lebih terjangkau. Beras SPHP ditawarkan seharga Rp60 ribu per kemasan 5 kilogram. Sementara beras Anak Daro dan beras Sokan dijual Rp165 ribu per kemasan 10 kilogram serta Rp83 ribu untuk kemasan 5 kilogram.
Untuk komoditas lainnya, gula pasir dijual Rp18 ribu per kilogram dan minyak goreng kemasan Minyakita dibanderol Rp15.500 per bungkus.
Selain itu tersedia garam Krista seharga Rp2 ribu per kemasan 200 gram, garam Nusantara Rp2 ribu per kemasan 250 gram, serta telur ayam Rp49 ribu per papan.
Adapun harga cabai merah, bawang merah, dan bawang putih menyesuaikan dengan harga yang berlaku di tingkat petani saat pelaksanaan pasar murah.(sol)
Pengembalian dana kelebihan bayar seragam SMA negeri di Pekanbaru masih berlangsung. Sekolah juga menolak seragam…
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memerintahkan pengembalian dana seragam siswa usai temuan mark-up dan melarang…
Kebakaran di permukiman padat Seberang Tembilahan menghanguskan satu rumah dan merusak satu rumah lainnya. Kerugian…
Maha Vihara Maitreya Pekanbaru mengenalkan makanan vegetarian melalui bazar Waisak dengan 47 stan kuliner dan…
DPRD Bengkalis menyampaikan berbagai keluhan masyarakat terkait listrik kepada PLN, mulai dari pemadaman hingga desa…
PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…