23.2 C
Pekanbaru
Rabu, 2 April 2025
spot_img

Kadin: Pekanbaru Belum Tepat Diterapkan PSBB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Pekanbaru, saat ini akan memasuki tahap dua yang akan dilaksanakan hingga 14 Mei mendatang. Sebelumnya, PSBB Pekanbaru tahap satu akan berakhir pada 30 April. Penerapan PSBB ini menimbulkan berbagai kontroversi di tengah-tengah masyarakat, bahkan PSBB dianggap belum tepat diterapkan di Kota Pekanbaru.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau Bidang Perdagangan Investasi Logistik H Iva Desman SE MBA. Ia menilai, Kota Pekanbaru belum tepat diterapkan PSBB, pemerintah terkesan tergesa-gesa dalam melaksanakan hal tersebut, sehingga masyarakat juga tidak siap. Menurutnya, pemerintah kota juga belum siap dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama PSBB berlangsung. Terlebih, sebelum PSBB ekonomi masyarakat telah limbung, apalagi setelah diterapkannya PSBB.

"Pekanbaru ini belum perlu PSBB, ini terlalu cepat. Konsekuensinya bisa kita lihat saat ini, ada banyak gejolak di masyarakat, penolakan bantuan oleh RT/RW, dan lain-lain," katanya.

Baca Juga:  Dalami Penyebab Kematian Dimas Fernanda

Iva memaparkan, saat sebuah kota siap melaksanakan PSBB, kota tersebut harus bisa memprediksi kapan wabah berakhir, dan PSBB bisa menekan angka penularan. Ia juga mengatakan, PSBB yang tergesa-gesa berakibat pada munculnya perpanjangan PSBB.

Selain itu, Iva menjelaskan PSBB ini adalah upaya yang baik untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ekonomi yang telah limbung sejak sebelum PSBB diterapkan, serta kebijakan pemerintah setelah menerapkan PSBB, berdampak sangat besar di bidang ekonomi masyarkat. Penutupan berbagai usaha, restoran, dan penyekatan jalan dilihat dari segi ekonomi sangat mengganggu perekonomian masyarakat. Ratusan orang terkena pemutusan hubungan kerja, kurangnya pemasukan, dan masalah-masalah lain. Belum lagi pemerintah belum bisa memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak Covid-19.

"Tidak dapat dipungkiri, nanti ini bisa menimbulkan tindakan kriminal di tengah-tengah pandemi. Keperluan masyarakat yang harus dipenuhi, sementara pemasukan berkurang bahkan ada yang tidak ada, bisa memicu tindak kriminal," ungkapnya.

Baca Juga:  Sempat DPO, Pelaku Pencurian Sepeda Motor Ditangkap

Oleh karena itu, Iva mengungkapkan pemerintah harus bertindak cepat dalam penanganan Covid-19 di bidang kesehatan. Selanjutnya, menurut Iva pemerintah juga harus menyalurkan bantuan tepat sasaran dan mencukupi jumlah masyarakat yang terdapmapak. Selain itu, ia menambahkan PSBB ini perlu dikaji kembali, akankah Covid-19 bisa segera ditangani dengan dua tahap PSBB atau pemerintah hanya akan menambah masa PSBB di Pekanbaru.

"Kalau tidak bisa diatasai kriminalitas bisa jadi muncul karena keterpaksaan. Pemerintah harus bisa mengukur sampai kapan Covid-19 ini akan berlangsung," ujarnya.

- Advertisement -

Iva juga mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat, tak hanya masyarakat miskin yang terkena dampak Covid-19. Para karyawan, industri jasa, transportasi, karyawan, dan lain-lain terkena pukulan hebat di tengah pandemi ini. "Orang yang dulu tidak berkategori tidak miskin, sekarang banyak yang menjadi miskin. Ini juga harus diperhatikan," ujarnya.(a)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

BERITA LAINNYA

Genangan Tak Surut, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton

Selama dua bulan terakhir, Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton di perbatasan Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, dengan Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, masih tergenang air.

Hujan Ringan hingga Sedang Diprediksi Guyur Riau Saat Malam Takbiran

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi hujan ringan hingga sedang akan mengguyur sejumlah wilayah di Riau pada malam Takbiran Idulfitri 1446 H, yang jatuh pada Ahad (30/3/2025).

Bandara SSK II Pekanbaru Buka Rute Baru ke Padang dan Rengat, Mudahkan Akses Mudik

Penerbangan perdana rute Pekanbaru-Padang dilaksanakan pada Rabu, 26 Maret 2025, pukul 07:00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Radityo Ari Purwoko, General Manager Bandara SSK II, Roni Rakhmat SSTP MSi

Gubernur Riau Abdul Wahid Gelar Open House Idulfitri, Ajak Masyarakat Jalin Silaturahmi

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa open house ini terbuka bagi semua kalangan tanpa ada pembatasan. Masyarakat umum dipersilakan untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan dirinya, Wakil Gubernur, kepala OPD, serta warga lainnya.