Minggu, 6 April 2025
spot_img

Polres Inhil Gagalkan Upaya Penyelundupan Benih Lobster

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengekspos pengungkapan kasus percobaan penyelundupan benih lobster sebanyak 12 kotak styrofoam, Kamis (12/8/2021) petang.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, melalui Paur Humas Ipda Esra, mengungkapkan, percobaan penyeludupan benih Lobster itu terjadi di Jalan Lintas Pelabuhan Samudra, Tanah Merah, ada Ahad (1/8/2021) lalu.

Petugas juga berhasil mengamankan tiga pelaku, yakni AL (36) warga Tembilahan Hulu berperan sebagai penerima benih lobster; kemudian ES (36) dan BY (37) warga Jambi, berperan sebagai pembawa benih lobster.

"Benih lobster ini akan dibawa ke Kota Jambi," kata  Ipda Esra.

Dari 12 kotak styrofoam, 11 kotak  berisikan masing-masing 27 bungkus plastik yang di dalamnya berisikan benih Lobster. Satu kotak lagi berisikan 31 bungkus plastik bening yang di dalamnya juga berisikan benih lobster.

Baca Juga:  Tangkap Sendiri Pelaku Pencabul Anaknya, Lelaki Ini Kecewa dengan Kinerja Polisi

Para pelaku dikenakan pasal 88 Undang-Undang (UU) RI No 31 tahun 2004  tentang Perikanan, Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.

Dijelaskan Paur Humas lagi, pengungkapan bermula saat anggota Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) mendapat informasi dari masyarakat akan ada transaksi ilegal benih lobster di Pelabuhan Samudera.

Saat dilakukan penyelidikan, dini hari itu tim melihat sebuah mobil yang dicurigai melintas di Jalan Lintas Pelabuhan Samudra Tanah Merah.  Saat itu juga tim yang dipimpin Kapolsek Tanah Merah langsung memberhentikan kendaraan tersebut.

"Ketika dilakukan pemeriksaan, tim menemukan barang bukti  sebagai mana keterangan di atas tadi," ujarnya mengakhiri.

Baca Juga:  Pelaku Diduga Bongkar Rumah di Jalan Lintas Pekanbaru-Pinggir Diciduk

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengekspos pengungkapan kasus percobaan penyelundupan benih lobster sebanyak 12 kotak styrofoam, Kamis (12/8/2021) petang.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, melalui Paur Humas Ipda Esra, mengungkapkan, percobaan penyeludupan benih Lobster itu terjadi di Jalan Lintas Pelabuhan Samudra, Tanah Merah, ada Ahad (1/8/2021) lalu.

Petugas juga berhasil mengamankan tiga pelaku, yakni AL (36) warga Tembilahan Hulu berperan sebagai penerima benih lobster; kemudian ES (36) dan BY (37) warga Jambi, berperan sebagai pembawa benih lobster.

"Benih lobster ini akan dibawa ke Kota Jambi," kata  Ipda Esra.

Dari 12 kotak styrofoam, 11 kotak  berisikan masing-masing 27 bungkus plastik yang di dalamnya berisikan benih Lobster. Satu kotak lagi berisikan 31 bungkus plastik bening yang di dalamnya juga berisikan benih lobster.

Baca Juga:  2 Orang Diduga Pengedar Sabu Diciduk di Kuok, Ambil Barang dari Sukajadi

Para pelaku dikenakan pasal 88 Undang-Undang (UU) RI No 31 tahun 2004  tentang Perikanan, Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.

Dijelaskan Paur Humas lagi, pengungkapan bermula saat anggota Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) mendapat informasi dari masyarakat akan ada transaksi ilegal benih lobster di Pelabuhan Samudera.

Saat dilakukan penyelidikan, dini hari itu tim melihat sebuah mobil yang dicurigai melintas di Jalan Lintas Pelabuhan Samudra Tanah Merah.  Saat itu juga tim yang dipimpin Kapolsek Tanah Merah langsung memberhentikan kendaraan tersebut.

"Ketika dilakukan pemeriksaan, tim menemukan barang bukti  sebagai mana keterangan di atas tadi," ujarnya mengakhiri.

Baca Juga:  Mucikari Jual 10 Anak ke Bule Buron FBI

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Polres Inhil Gagalkan Upaya Penyelundupan Benih Lobster

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengekspos pengungkapan kasus percobaan penyelundupan benih lobster sebanyak 12 kotak styrofoam, Kamis (12/8/2021) petang.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, melalui Paur Humas Ipda Esra, mengungkapkan, percobaan penyeludupan benih Lobster itu terjadi di Jalan Lintas Pelabuhan Samudra, Tanah Merah, ada Ahad (1/8/2021) lalu.

Petugas juga berhasil mengamankan tiga pelaku, yakni AL (36) warga Tembilahan Hulu berperan sebagai penerima benih lobster; kemudian ES (36) dan BY (37) warga Jambi, berperan sebagai pembawa benih lobster.

"Benih lobster ini akan dibawa ke Kota Jambi," kata  Ipda Esra.

Dari 12 kotak styrofoam, 11 kotak  berisikan masing-masing 27 bungkus plastik yang di dalamnya berisikan benih Lobster. Satu kotak lagi berisikan 31 bungkus plastik bening yang di dalamnya juga berisikan benih lobster.

Baca Juga:  Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Sebuah Kos

Para pelaku dikenakan pasal 88 Undang-Undang (UU) RI No 31 tahun 2004  tentang Perikanan, Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.

Dijelaskan Paur Humas lagi, pengungkapan bermula saat anggota Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) mendapat informasi dari masyarakat akan ada transaksi ilegal benih lobster di Pelabuhan Samudera.

Saat dilakukan penyelidikan, dini hari itu tim melihat sebuah mobil yang dicurigai melintas di Jalan Lintas Pelabuhan Samudra Tanah Merah.  Saat itu juga tim yang dipimpin Kapolsek Tanah Merah langsung memberhentikan kendaraan tersebut.

"Ketika dilakukan pemeriksaan, tim menemukan barang bukti  sebagai mana keterangan di atas tadi," ujarnya mengakhiri.

Baca Juga:  Mucikari Jual 10 Anak ke Bule Buron FBI

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengekspos pengungkapan kasus percobaan penyelundupan benih lobster sebanyak 12 kotak styrofoam, Kamis (12/8/2021) petang.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, melalui Paur Humas Ipda Esra, mengungkapkan, percobaan penyeludupan benih Lobster itu terjadi di Jalan Lintas Pelabuhan Samudra, Tanah Merah, ada Ahad (1/8/2021) lalu.

Petugas juga berhasil mengamankan tiga pelaku, yakni AL (36) warga Tembilahan Hulu berperan sebagai penerima benih lobster; kemudian ES (36) dan BY (37) warga Jambi, berperan sebagai pembawa benih lobster.

"Benih lobster ini akan dibawa ke Kota Jambi," kata  Ipda Esra.

Dari 12 kotak styrofoam, 11 kotak  berisikan masing-masing 27 bungkus plastik yang di dalamnya berisikan benih Lobster. Satu kotak lagi berisikan 31 bungkus plastik bening yang di dalamnya juga berisikan benih lobster.

Baca Juga:  Kata Ulama Benten Ini, Pelaku Teror Tak Utuh Pahami Islam

Para pelaku dikenakan pasal 88 Undang-Undang (UU) RI No 31 tahun 2004  tentang Perikanan, Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.

Dijelaskan Paur Humas lagi, pengungkapan bermula saat anggota Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) mendapat informasi dari masyarakat akan ada transaksi ilegal benih lobster di Pelabuhan Samudera.

Saat dilakukan penyelidikan, dini hari itu tim melihat sebuah mobil yang dicurigai melintas di Jalan Lintas Pelabuhan Samudra Tanah Merah.  Saat itu juga tim yang dipimpin Kapolsek Tanah Merah langsung memberhentikan kendaraan tersebut.

"Ketika dilakukan pemeriksaan, tim menemukan barang bukti  sebagai mana keterangan di atas tadi," ujarnya mengakhiri.

Baca Juga:  Mucikari Jual 10 Anak ke Bule Buron FBI

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari