Senin, 22 April 2024

Film Biopik Marilyn Moroe Segera Tayang

(RIAUPOS.CO) – Netflix merilis teaser perdana Blonde, biopik Marilyn Monroe yang dibintangi Ana de Armas. Tim produksi mengunggah video semenit dengan latar hit Monroe Diamonds Are a Girl’s Best Friend. Cuplikan hitam putih itu menampilkan beberapa momen kunci ikon era 50-an tersebut. Di antaranya, kilasan ketika gaun Monroe terangkat, ketika sang aktris dikerubungi media, hingga saat dia kesepian di belakang panggung.

Film besutan Andrew Dominik itu, sejak awal diumumkan, bakal ditayangkan dengan rating sensor tertinggi. Yakni, NC-17 atau dilarang disaksikan anak di bawah 17 tahun. Proyek yang merupakan adaptasi biografi karya Joyce Carol Oates itu menceritakan seseorang yang mengalami trauma berat.

- Advertisement -

Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter, dia mengungkapkan, Monroe memberikan batasan tegas antara kehidupan pribadi dan kehidupan sebagai selebriti. ’’Sebagai sosok ternama, menjalankan peran itu di depan publik bisa memantik trauma,’’ ungkap Dominik.

Baca Juga:  Menyesal Bercerai

Sutradara asal Selandia Baru tersebut menjelaskan, Blonde akan mengulas hubungan Norma Jeane –nama lahir Monroe– dengan personanya, Marilyn. ’’Persona itu adalah tameng sekaligus senjata yang mengancam jati dirinya,’’ lanjutnya.

Sementara itu, Ana de Armas sebagai pemeran Monroe mengatakan, visi Dominik sejak awal sangat jelas. Yakni, menggambarkan kehidupan Monroe dari sudut pandang orang pertama.

- Advertisement -

’’Dia (Dominik) ingin dunia tidak hanya mengalami bagaimana rasanya menjadi Marilyn, tapi juga sebagai Norma Jeane. Bagiku, cerita itu adalah pendekatan Marilyn yang paling berani, tegas, dan sangat feminis,’’ ucap de Armas.

Selama 47 hari syuting, bintang James Bond: No Time to Die itu mendapat pengalaman sensoris dan emosional yang intens. Ketika duduk di kursi tata rias dan rambut, dia tak cuma membaca novel Oates. Aktris berdarah Kuba-Spanyol itu juga mempelajari foto, video, rekaman suara, dan film.
’’Ada momen ketika aku me­rasa ada di dalam tubuh dan pikirannya. Kurasa, hal ini akan memberikan kesempatan bagi penonton untuk mengalami ra­sa­nya menjadi Norma dan Marilyn,’’ lanjut de Armas.Dominik berharap penonton tidak hanya memandang Blonde karena rating sensor NC-17. ’’Aku sadar, orang memandangku sebagai seseorang yang provokatif. Tapi, itu bukan tujuanku. Aku akan mengatakannya dengan jelas: ambisiku adalah membuat kalian jatuh cinta pada Marilyn,’’ tuturnya.

Baca Juga:  Sempat Ragu Pacaran dengan Azriel

Blonde dijadwalkan tayang pada 23 September mendatang. Ia menjadi film produksi Netflix pertama yang mendapat rating NC-17. Selain de Armas, biopik itu juga dibintangi Adrien Brody, Bobby Cannavale, dan Evan Williams. Brad Pitt ikut tergabung di jajaran tim produser.(net/jpg)

 

(RIAUPOS.CO) – Netflix merilis teaser perdana Blonde, biopik Marilyn Monroe yang dibintangi Ana de Armas. Tim produksi mengunggah video semenit dengan latar hit Monroe Diamonds Are a Girl’s Best Friend. Cuplikan hitam putih itu menampilkan beberapa momen kunci ikon era 50-an tersebut. Di antaranya, kilasan ketika gaun Monroe terangkat, ketika sang aktris dikerubungi media, hingga saat dia kesepian di belakang panggung.

Film besutan Andrew Dominik itu, sejak awal diumumkan, bakal ditayangkan dengan rating sensor tertinggi. Yakni, NC-17 atau dilarang disaksikan anak di bawah 17 tahun. Proyek yang merupakan adaptasi biografi karya Joyce Carol Oates itu menceritakan seseorang yang mengalami trauma berat.

Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter, dia mengungkapkan, Monroe memberikan batasan tegas antara kehidupan pribadi dan kehidupan sebagai selebriti. ’’Sebagai sosok ternama, menjalankan peran itu di depan publik bisa memantik trauma,’’ ungkap Dominik.

Baca Juga:  Menteri Kebudayaan Korsel Usulkan BTS Tak Perlu Ikut Wajib Militer

Sutradara asal Selandia Baru tersebut menjelaskan, Blonde akan mengulas hubungan Norma Jeane –nama lahir Monroe– dengan personanya, Marilyn. ’’Persona itu adalah tameng sekaligus senjata yang mengancam jati dirinya,’’ lanjutnya.

Sementara itu, Ana de Armas sebagai pemeran Monroe mengatakan, visi Dominik sejak awal sangat jelas. Yakni, menggambarkan kehidupan Monroe dari sudut pandang orang pertama.

’’Dia (Dominik) ingin dunia tidak hanya mengalami bagaimana rasanya menjadi Marilyn, tapi juga sebagai Norma Jeane. Bagiku, cerita itu adalah pendekatan Marilyn yang paling berani, tegas, dan sangat feminis,’’ ucap de Armas.

Selama 47 hari syuting, bintang James Bond: No Time to Die itu mendapat pengalaman sensoris dan emosional yang intens. Ketika duduk di kursi tata rias dan rambut, dia tak cuma membaca novel Oates. Aktris berdarah Kuba-Spanyol itu juga mempelajari foto, video, rekaman suara, dan film.
’’Ada momen ketika aku me­rasa ada di dalam tubuh dan pikirannya. Kurasa, hal ini akan memberikan kesempatan bagi penonton untuk mengalami ra­sa­nya menjadi Norma dan Marilyn,’’ lanjut de Armas.Dominik berharap penonton tidak hanya memandang Blonde karena rating sensor NC-17. ’’Aku sadar, orang memandangku sebagai seseorang yang provokatif. Tapi, itu bukan tujuanku. Aku akan mengatakannya dengan jelas: ambisiku adalah membuat kalian jatuh cinta pada Marilyn,’’ tuturnya.

Baca Juga:  Dijodohkan dengan Bisma

Blonde dijadwalkan tayang pada 23 September mendatang. Ia menjadi film produksi Netflix pertama yang mendapat rating NC-17. Selain de Armas, biopik itu juga dibintangi Adrien Brody, Bobby Cannavale, dan Evan Williams. Brad Pitt ikut tergabung di jajaran tim produser.(net/jpg)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img
spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari