Jumat, 5 Juni 2026
- Advertisement -

Kampus Merdeka dan Profesi Akuntan Masa Depan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Riau melalui Program Kerja IAI Wilayah Riau Goes To Campus menggelar seminar nasional mengenai kampus merdeka MBKM Series.

Seminar virtual ini diikuti oleh 424 peserta yang berasal dari Riau dan luar Riau, terdiri dari mahasiswa, dosen, praktisi, dan masyarakat umum. Ketua Pelaksana Dr Neneng Salmiah menyampaikan, acara Seminar MBKM ini terselenggara melalui kerja sama dengan enam perguruan tinggi di Riau sebagai co host yaitu Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Universitas Lancang Kuning (Unilak), Politeknik Negeri Bengkalis, STIE Darmaputra, STIE Mahaputra, dan Universitas Pasir Pangaraian, serta Inspire Media dan Global Konsultan Indonesia.

Ketua IAI Wilayah Riau, Dr H M Rasuli SE MSi AK CA ACPA menyampaikan, saat ini peran perguruan tinggi diharapkan dapat menghadapi perubahan lingkungan ekonomi yang sangat cepat. Untuk itu melalui kegiatan ini IAI Wilayah Riau mendukung seluruh dosen, mahasiswa dan dunia industri dalam menjalankan program kampus merdeka untuk menghadapi kondisi VUCA saat ini.

Baca Juga:  Akan Dilantik Jadi Komut Pertamina, Harta Ahok Rp25 M

"Akuntan adalah garda terdepan dalam menjaga akuntabilitas publik. Tujuan diadakannya seminar ini adalah untuk memberikan pencerahan dan solusi atas gap yang terjadi antara mahasiswa dan IDUKA (dunia usaha dan dunia kerja) yang harus dijembatani oleh kampus," katanya,  Senin (30/8).

Agenda ini menghadirkan narasumber seminar dari Lembaga Akreditasi sekaligus ketua Forum Dosen Akuntan Publik Dr Harnovinsyah SE MSi AK CA CIPSAS CMA CSRS CSRA. Ia menyampaikan ada 10 gap yang terjadi antara mahasiswa dan industri yaitu mahasiswa kurang mendapatkan supervisi dari kampus dan industri.

Narasumber Praktisi Desy Lesmana SE MSi AK BKP/ CA CPA Asean CPA menyebutkan, akuntan professional hendaknya memiliki kualifikasi sebagai professional values, ethics, attitudes.

Baca Juga:  MTXL Axiata Santuni Ratusan Yatim dan Piatu Serentak di 4 Kota

Koordinator acara Dr Nur Azlina menambahkan, seminar juga disiarkan di kanal youtube IAI Wilayah Riau.  "Panitia acara yang terdiri dari pengurus IAI Wilayah Riau dan mahasiswa yang terlibat, akan terus mengadakan seminar sejenis sebagai komitmen untuk menciptakan akuntan unggul," tutupnya.(anf/c)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Riau melalui Program Kerja IAI Wilayah Riau Goes To Campus menggelar seminar nasional mengenai kampus merdeka MBKM Series.

Seminar virtual ini diikuti oleh 424 peserta yang berasal dari Riau dan luar Riau, terdiri dari mahasiswa, dosen, praktisi, dan masyarakat umum. Ketua Pelaksana Dr Neneng Salmiah menyampaikan, acara Seminar MBKM ini terselenggara melalui kerja sama dengan enam perguruan tinggi di Riau sebagai co host yaitu Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Universitas Lancang Kuning (Unilak), Politeknik Negeri Bengkalis, STIE Darmaputra, STIE Mahaputra, dan Universitas Pasir Pangaraian, serta Inspire Media dan Global Konsultan Indonesia.

Ketua IAI Wilayah Riau, Dr H M Rasuli SE MSi AK CA ACPA menyampaikan, saat ini peran perguruan tinggi diharapkan dapat menghadapi perubahan lingkungan ekonomi yang sangat cepat. Untuk itu melalui kegiatan ini IAI Wilayah Riau mendukung seluruh dosen, mahasiswa dan dunia industri dalam menjalankan program kampus merdeka untuk menghadapi kondisi VUCA saat ini.

Baca Juga:  Toyota Siapkan Mobil 4Active

"Akuntan adalah garda terdepan dalam menjaga akuntabilitas publik. Tujuan diadakannya seminar ini adalah untuk memberikan pencerahan dan solusi atas gap yang terjadi antara mahasiswa dan IDUKA (dunia usaha dan dunia kerja) yang harus dijembatani oleh kampus," katanya,  Senin (30/8).

Agenda ini menghadirkan narasumber seminar dari Lembaga Akreditasi sekaligus ketua Forum Dosen Akuntan Publik Dr Harnovinsyah SE MSi AK CA CIPSAS CMA CSRS CSRA. Ia menyampaikan ada 10 gap yang terjadi antara mahasiswa dan industri yaitu mahasiswa kurang mendapatkan supervisi dari kampus dan industri.

- Advertisement -

Narasumber Praktisi Desy Lesmana SE MSi AK BKP/ CA CPA Asean CPA menyebutkan, akuntan professional hendaknya memiliki kualifikasi sebagai professional values, ethics, attitudes.

Baca Juga:  Ahmad Ingatkan Pemegang Saham BRK Jangan Salah Pilih Orang

Koordinator acara Dr Nur Azlina menambahkan, seminar juga disiarkan di kanal youtube IAI Wilayah Riau.  "Panitia acara yang terdiri dari pengurus IAI Wilayah Riau dan mahasiswa yang terlibat, akan terus mengadakan seminar sejenis sebagai komitmen untuk menciptakan akuntan unggul," tutupnya.(anf/c)

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Riau melalui Program Kerja IAI Wilayah Riau Goes To Campus menggelar seminar nasional mengenai kampus merdeka MBKM Series.

Seminar virtual ini diikuti oleh 424 peserta yang berasal dari Riau dan luar Riau, terdiri dari mahasiswa, dosen, praktisi, dan masyarakat umum. Ketua Pelaksana Dr Neneng Salmiah menyampaikan, acara Seminar MBKM ini terselenggara melalui kerja sama dengan enam perguruan tinggi di Riau sebagai co host yaitu Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Universitas Lancang Kuning (Unilak), Politeknik Negeri Bengkalis, STIE Darmaputra, STIE Mahaputra, dan Universitas Pasir Pangaraian, serta Inspire Media dan Global Konsultan Indonesia.

Ketua IAI Wilayah Riau, Dr H M Rasuli SE MSi AK CA ACPA menyampaikan, saat ini peran perguruan tinggi diharapkan dapat menghadapi perubahan lingkungan ekonomi yang sangat cepat. Untuk itu melalui kegiatan ini IAI Wilayah Riau mendukung seluruh dosen, mahasiswa dan dunia industri dalam menjalankan program kampus merdeka untuk menghadapi kondisi VUCA saat ini.

Baca Juga:  PT Alfa Scorpii Jadi Sponsorship HUT SMAN 8 Pekanbaru

"Akuntan adalah garda terdepan dalam menjaga akuntabilitas publik. Tujuan diadakannya seminar ini adalah untuk memberikan pencerahan dan solusi atas gap yang terjadi antara mahasiswa dan IDUKA (dunia usaha dan dunia kerja) yang harus dijembatani oleh kampus," katanya,  Senin (30/8).

Agenda ini menghadirkan narasumber seminar dari Lembaga Akreditasi sekaligus ketua Forum Dosen Akuntan Publik Dr Harnovinsyah SE MSi AK CA CIPSAS CMA CSRS CSRA. Ia menyampaikan ada 10 gap yang terjadi antara mahasiswa dan industri yaitu mahasiswa kurang mendapatkan supervisi dari kampus dan industri.

Narasumber Praktisi Desy Lesmana SE MSi AK BKP/ CA CPA Asean CPA menyebutkan, akuntan professional hendaknya memiliki kualifikasi sebagai professional values, ethics, attitudes.

Baca Juga:  SUV Premium Mitsubishi All-New Destinator, Kombinasi Gaya dan Ketangguhan Keluarga Modern

Koordinator acara Dr Nur Azlina menambahkan, seminar juga disiarkan di kanal youtube IAI Wilayah Riau.  "Panitia acara yang terdiri dari pengurus IAI Wilayah Riau dan mahasiswa yang terlibat, akan terus mengadakan seminar sejenis sebagai komitmen untuk menciptakan akuntan unggul," tutupnya.(anf/c)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari