Minggu, 21 April 2024

AFPI Edukasi Fintech Pendanaan untuk Mahasiswa Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) kembali menggelar AFPI Goes to Campus, Senin (28/6). Kali ini AFPI menyasar mahasiswa di Universitas Riau (Unri). Kegiatan berkelanjutan ini merupakan komitmen AFPI bersama penyelenggara Fintech Peer to Peer Lending (Fintech Pendanaan) untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi mahasiswa akan edukasi Fintech Pendanaan.

Ketua Bidang Edukasi, Literasi dan Riset AFPI Entjik S Djafar menilai generasi muda merupakan  bagian dari ekosistem digital keuangan saat ini untuk mendorong akses pemerataan layanan keuangan di Indonesia, khususnya masyarakat yang belum terlayani akses perbankan.

- Advertisement -

"AFPI terus ambil bagian untuk menekankan pemahaman generasi muda khususnya civitas akademika untuk terlibat aktif dalam meningkatkan ekonomi digital melalui pemanfaatan Fintech Pendanaan. Edukasi Fintech Pendanaan secara konsisten akan terus dijalankan agar masyarakat semakin memahami bagaimana memanfaatkan Fintech Pendanaan sebagai solusi keuangan produktif mereka," kata Entjik dalam acara yang diadakan secara virtual ini.

Baca Juga:  IMA Pekanbaru Upacara di Rimbang Baling

Entjik menuturkan, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per April 2021, mayoritas penerima pinjaman (borrower) adalah kaum milenial yang berusia 19-34 tahun dengan nilai outstanding pinjaman mencapai Rp11,32 triliun atau 65 persen dari total oustanding pinjaman milenial yang mencapai Rp17,36 triliun.

Dari sisi penyaluran pinjaman sendiri, Riau mencatatkan 142.285 rekening penerima pinjaman aktif dengan nilai oustanding pinjaman mencapai Rp205 miliar. Adapun total akumulasi dana yang disalurkan untuk Riau mencapai Rp460 miliar setara 0,25 persen dari total akumulasi dana keseluruhan yang mencapai Rp182,6 triliun, sedangkan akumulasi penyaluran dana di luar Pulau Jawa mencapai 6 persen.(anf)

- Advertisement -

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) kembali menggelar AFPI Goes to Campus, Senin (28/6). Kali ini AFPI menyasar mahasiswa di Universitas Riau (Unri). Kegiatan berkelanjutan ini merupakan komitmen AFPI bersama penyelenggara Fintech Peer to Peer Lending (Fintech Pendanaan) untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi mahasiswa akan edukasi Fintech Pendanaan.

Ketua Bidang Edukasi, Literasi dan Riset AFPI Entjik S Djafar menilai generasi muda merupakan  bagian dari ekosistem digital keuangan saat ini untuk mendorong akses pemerataan layanan keuangan di Indonesia, khususnya masyarakat yang belum terlayani akses perbankan.

"AFPI terus ambil bagian untuk menekankan pemahaman generasi muda khususnya civitas akademika untuk terlibat aktif dalam meningkatkan ekonomi digital melalui pemanfaatan Fintech Pendanaan. Edukasi Fintech Pendanaan secara konsisten akan terus dijalankan agar masyarakat semakin memahami bagaimana memanfaatkan Fintech Pendanaan sebagai solusi keuangan produktif mereka," kata Entjik dalam acara yang diadakan secara virtual ini.

Baca Juga:  IMA Pekanbaru Upacara di Rimbang Baling

Entjik menuturkan, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per April 2021, mayoritas penerima pinjaman (borrower) adalah kaum milenial yang berusia 19-34 tahun dengan nilai outstanding pinjaman mencapai Rp11,32 triliun atau 65 persen dari total oustanding pinjaman milenial yang mencapai Rp17,36 triliun.

Dari sisi penyaluran pinjaman sendiri, Riau mencatatkan 142.285 rekening penerima pinjaman aktif dengan nilai oustanding pinjaman mencapai Rp205 miliar. Adapun total akumulasi dana yang disalurkan untuk Riau mencapai Rp460 miliar setara 0,25 persen dari total akumulasi dana keseluruhan yang mencapai Rp182,6 triliun, sedangkan akumulasi penyaluran dana di luar Pulau Jawa mencapai 6 persen.(anf)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img
spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari