Kamis, 3 April 2025
spot_img

Festival Teater Islam Dunia Ditutup, Tahun 2021 di Malaysia

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Iven Festival Teater Islam Dunia (FTID) I yang di pusatkan di Gedung Susiana Tabrani Convention Hall (STCH), Komplek At Tabrani Islamic Center, Selasa (17/12) tadi malam resmi ditutup. Pertunjukan Sanggar Selembayung berjudul "Suluh Hati" yang disutradai Fedli Aziz menjadi persembahan penutup helat seni teater yang berlangsung 13-17 Desember 2019.

 

Pembina Abdurrab Foundation, Dr dr Susiana Tabrani MPd mengaku senang dan bahagia atas terlaksananya festival internasional ini sesuai dengan yang diharapkan. Ini tidak terlepas dari dukungan Abdurrab Foundation, Pertubuhan Teater Islam Dunia (PTID), Panggung Toktan, para seniman dan seluruh panitia.

"Sebagai tuan rumah kami berbangga. Pertama kali kolaborasi seniman manca negara untuk menyukseskan iven Festival Teater Islam Dunia I. Pertemuan untuk membahas kegiatan ini September lalu, alhamdulillah bisa terwujud," kata Susiana Tabrani.

Baca Juga:  Erajaya Group, Inisiator Pameran Gadget Tahunan Terbesar

Susiana juga mengapresiasi para seniman yang penuh kreativitas namun tetap mau diatur dalam berkreativitas teater sesuai ajaran agama Islam. Baginya kesadaran seniman ini merupakan hal yang sangat luar biasa. "Saya mendoakan semoga kreativitas seniman dalam berteater dimudahkan Allah SWT. Semua usaha dan kegiatan yang kita laksanakan hanya mengharap ridho Allah SWT," ucapnya.

Sesuai dengan kesepakatan seniman, selanjutnya pelaksanaan Festival Teater Islam Dunia II akan dilaksanakan setiap dua tahun. Tuan rumah dipercayakan kepada Malaysia. Putri tokoh Riau, Prof Dr Tabrani Rab ini mendukung pelaksanaan Festival Teater Islam Dunia II yang akan dilaksanakan di negeri seberang tersebut.(mar)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Iven Festival Teater Islam Dunia (FTID) I yang di pusatkan di Gedung Susiana Tabrani Convention Hall (STCH), Komplek At Tabrani Islamic Center, Selasa (17/12) tadi malam resmi ditutup. Pertunjukan Sanggar Selembayung berjudul "Suluh Hati" yang disutradai Fedli Aziz menjadi persembahan penutup helat seni teater yang berlangsung 13-17 Desember 2019.

 

Pembina Abdurrab Foundation, Dr dr Susiana Tabrani MPd mengaku senang dan bahagia atas terlaksananya festival internasional ini sesuai dengan yang diharapkan. Ini tidak terlepas dari dukungan Abdurrab Foundation, Pertubuhan Teater Islam Dunia (PTID), Panggung Toktan, para seniman dan seluruh panitia.

"Sebagai tuan rumah kami berbangga. Pertama kali kolaborasi seniman manca negara untuk menyukseskan iven Festival Teater Islam Dunia I. Pertemuan untuk membahas kegiatan ini September lalu, alhamdulillah bisa terwujud," kata Susiana Tabrani.

Baca Juga:  Menutup 2023, PLN NP UPDK Pekanbaru Gelar Employee Gathering

Susiana juga mengapresiasi para seniman yang penuh kreativitas namun tetap mau diatur dalam berkreativitas teater sesuai ajaran agama Islam. Baginya kesadaran seniman ini merupakan hal yang sangat luar biasa. "Saya mendoakan semoga kreativitas seniman dalam berteater dimudahkan Allah SWT. Semua usaha dan kegiatan yang kita laksanakan hanya mengharap ridho Allah SWT," ucapnya.

Sesuai dengan kesepakatan seniman, selanjutnya pelaksanaan Festival Teater Islam Dunia II akan dilaksanakan setiap dua tahun. Tuan rumah dipercayakan kepada Malaysia. Putri tokoh Riau, Prof Dr Tabrani Rab ini mendukung pelaksanaan Festival Teater Islam Dunia II yang akan dilaksanakan di negeri seberang tersebut.(mar)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Festival Teater Islam Dunia Ditutup, Tahun 2021 di Malaysia

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Iven Festival Teater Islam Dunia (FTID) I yang di pusatkan di Gedung Susiana Tabrani Convention Hall (STCH), Komplek At Tabrani Islamic Center, Selasa (17/12) tadi malam resmi ditutup. Pertunjukan Sanggar Selembayung berjudul "Suluh Hati" yang disutradai Fedli Aziz menjadi persembahan penutup helat seni teater yang berlangsung 13-17 Desember 2019.

 

Pembina Abdurrab Foundation, Dr dr Susiana Tabrani MPd mengaku senang dan bahagia atas terlaksananya festival internasional ini sesuai dengan yang diharapkan. Ini tidak terlepas dari dukungan Abdurrab Foundation, Pertubuhan Teater Islam Dunia (PTID), Panggung Toktan, para seniman dan seluruh panitia.

"Sebagai tuan rumah kami berbangga. Pertama kali kolaborasi seniman manca negara untuk menyukseskan iven Festival Teater Islam Dunia I. Pertemuan untuk membahas kegiatan ini September lalu, alhamdulillah bisa terwujud," kata Susiana Tabrani.

Baca Juga:  Menko Perekonomian Dorong Perlindungan Penerima KUR Kecil

Susiana juga mengapresiasi para seniman yang penuh kreativitas namun tetap mau diatur dalam berkreativitas teater sesuai ajaran agama Islam. Baginya kesadaran seniman ini merupakan hal yang sangat luar biasa. "Saya mendoakan semoga kreativitas seniman dalam berteater dimudahkan Allah SWT. Semua usaha dan kegiatan yang kita laksanakan hanya mengharap ridho Allah SWT," ucapnya.

Sesuai dengan kesepakatan seniman, selanjutnya pelaksanaan Festival Teater Islam Dunia II akan dilaksanakan setiap dua tahun. Tuan rumah dipercayakan kepada Malaysia. Putri tokoh Riau, Prof Dr Tabrani Rab ini mendukung pelaksanaan Festival Teater Islam Dunia II yang akan dilaksanakan di negeri seberang tersebut.(mar)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Iven Festival Teater Islam Dunia (FTID) I yang di pusatkan di Gedung Susiana Tabrani Convention Hall (STCH), Komplek At Tabrani Islamic Center, Selasa (17/12) tadi malam resmi ditutup. Pertunjukan Sanggar Selembayung berjudul "Suluh Hati" yang disutradai Fedli Aziz menjadi persembahan penutup helat seni teater yang berlangsung 13-17 Desember 2019.

 

Pembina Abdurrab Foundation, Dr dr Susiana Tabrani MPd mengaku senang dan bahagia atas terlaksananya festival internasional ini sesuai dengan yang diharapkan. Ini tidak terlepas dari dukungan Abdurrab Foundation, Pertubuhan Teater Islam Dunia (PTID), Panggung Toktan, para seniman dan seluruh panitia.

"Sebagai tuan rumah kami berbangga. Pertama kali kolaborasi seniman manca negara untuk menyukseskan iven Festival Teater Islam Dunia I. Pertemuan untuk membahas kegiatan ini September lalu, alhamdulillah bisa terwujud," kata Susiana Tabrani.

Baca Juga:  Bagi Vitamin dan Suplemen ke Pedagang Pasar Pagi Arengka dan Cik Puan

Susiana juga mengapresiasi para seniman yang penuh kreativitas namun tetap mau diatur dalam berkreativitas teater sesuai ajaran agama Islam. Baginya kesadaran seniman ini merupakan hal yang sangat luar biasa. "Saya mendoakan semoga kreativitas seniman dalam berteater dimudahkan Allah SWT. Semua usaha dan kegiatan yang kita laksanakan hanya mengharap ridho Allah SWT," ucapnya.

Sesuai dengan kesepakatan seniman, selanjutnya pelaksanaan Festival Teater Islam Dunia II akan dilaksanakan setiap dua tahun. Tuan rumah dipercayakan kepada Malaysia. Putri tokoh Riau, Prof Dr Tabrani Rab ini mendukung pelaksanaan Festival Teater Islam Dunia II yang akan dilaksanakan di negeri seberang tersebut.(mar)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari