Jumat, 4 April 2025
spot_img

OJK Ajak Nakes RS Awal Bros Group Waspadai Investasi Bodong

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau menggelar sosialisasi mengenai waspada investasi bodong. Ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terdiri dari dokter, suster dan profesi lainya dari RS Awal Bros Group pun menjadi peserta dari sosialisasi tersebut.

Kepala OJK Riau Endang Nuryadin menjelaskan, Nakes banyak berhubungan dengan pasien dan keluarga pasein, bisa bisa menjadi TOT saat memberikan layanan kesehatan.

‘’Kalau sudah mengikuti sosialisasi ini, maka dapat membantu OJK sebagai duta literasi OJK kepada pasien dan keluarga pasien, jadi kita harapkan menjadi perpanjangan tangan untuk meningkatkan literasi keuangan, terutama untuk mencegah invetasi bodong dan pinjaman online ilegal,’’ ungkapnya di Ballroom OJK Riau, Rabu (6/3).

Baca Juga:  Skema Aturan PPnBM di 16 Oktober 2021 Berubah Mobil LCGC Lebih Mahal

Endang mengatatakan, dengan edukasi itu, maka para Nakes akan mendapatkan edukasi tentang cara berinvestasi dengan baik, melakukan kegiatan yang berhubungan dengan industri jasa keuangan dengan baik.

Sementara itu, perwakilan dari RS Awal Bros Group dr Fani Farhansyah menyampaikan ucapan terima skasih karena Satgas PASTI Provinsi Riau memberikan sosialisasi Waspada Investasi Bodong Pinjaman Online Ilegal, kepada karyawan. ‘’Di tengah kemajuan sekarang ini, banyak sekali godaan, apalagi karyawan kami cukup banyak, maka edukasi ini perlu dan penting,’’ ujarnya.

Dikatakan, dengan jumlah karyawan yang mencapai 4.000 maka tidak tertutup kemungkinan akan ada yang tergiur dengan penawaran yang sangat menggiurkan. ‘’Maka acara ini bermanfaat, kaerna kita bisa tergiur, jadi harus waspada, melalui kegiatan ini, bisa mencegah sehingga tidak tergiur dengan tawaran yang sangat menggiurkan itu,’’ jelasnya.(azr)

Baca Juga:  AXIS Dorong Kreativitas Anak Muda di Masa Pandemi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau menggelar sosialisasi mengenai waspada investasi bodong. Ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terdiri dari dokter, suster dan profesi lainya dari RS Awal Bros Group pun menjadi peserta dari sosialisasi tersebut.

Kepala OJK Riau Endang Nuryadin menjelaskan, Nakes banyak berhubungan dengan pasien dan keluarga pasein, bisa bisa menjadi TOT saat memberikan layanan kesehatan.

‘’Kalau sudah mengikuti sosialisasi ini, maka dapat membantu OJK sebagai duta literasi OJK kepada pasien dan keluarga pasien, jadi kita harapkan menjadi perpanjangan tangan untuk meningkatkan literasi keuangan, terutama untuk mencegah invetasi bodong dan pinjaman online ilegal,’’ ungkapnya di Ballroom OJK Riau, Rabu (6/3).

Baca Juga:  BRK Syariah Berperan Tingkatkan Inklusi dan Literasi Keuangan

Endang mengatatakan, dengan edukasi itu, maka para Nakes akan mendapatkan edukasi tentang cara berinvestasi dengan baik, melakukan kegiatan yang berhubungan dengan industri jasa keuangan dengan baik.

Sementara itu, perwakilan dari RS Awal Bros Group dr Fani Farhansyah menyampaikan ucapan terima skasih karena Satgas PASTI Provinsi Riau memberikan sosialisasi Waspada Investasi Bodong Pinjaman Online Ilegal, kepada karyawan. ‘’Di tengah kemajuan sekarang ini, banyak sekali godaan, apalagi karyawan kami cukup banyak, maka edukasi ini perlu dan penting,’’ ujarnya.

Dikatakan, dengan jumlah karyawan yang mencapai 4.000 maka tidak tertutup kemungkinan akan ada yang tergiur dengan penawaran yang sangat menggiurkan. ‘’Maka acara ini bermanfaat, kaerna kita bisa tergiur, jadi harus waspada, melalui kegiatan ini, bisa mencegah sehingga tidak tergiur dengan tawaran yang sangat menggiurkan itu,’’ jelasnya.(azr)

Baca Juga:  Marak Fenomena Pinpri, OJK Imbau Pilih Pinjol yang Diawasi OJK
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

OJK Ajak Nakes RS Awal Bros Group Waspadai Investasi Bodong

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau menggelar sosialisasi mengenai waspada investasi bodong. Ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terdiri dari dokter, suster dan profesi lainya dari RS Awal Bros Group pun menjadi peserta dari sosialisasi tersebut.

Kepala OJK Riau Endang Nuryadin menjelaskan, Nakes banyak berhubungan dengan pasien dan keluarga pasein, bisa bisa menjadi TOT saat memberikan layanan kesehatan.

‘’Kalau sudah mengikuti sosialisasi ini, maka dapat membantu OJK sebagai duta literasi OJK kepada pasien dan keluarga pasien, jadi kita harapkan menjadi perpanjangan tangan untuk meningkatkan literasi keuangan, terutama untuk mencegah invetasi bodong dan pinjaman online ilegal,’’ ungkapnya di Ballroom OJK Riau, Rabu (6/3).

Baca Juga:  Salurkan KUR, Utamakan Sektor Produktif Unggulan

Endang mengatatakan, dengan edukasi itu, maka para Nakes akan mendapatkan edukasi tentang cara berinvestasi dengan baik, melakukan kegiatan yang berhubungan dengan industri jasa keuangan dengan baik.

Sementara itu, perwakilan dari RS Awal Bros Group dr Fani Farhansyah menyampaikan ucapan terima skasih karena Satgas PASTI Provinsi Riau memberikan sosialisasi Waspada Investasi Bodong Pinjaman Online Ilegal, kepada karyawan. ‘’Di tengah kemajuan sekarang ini, banyak sekali godaan, apalagi karyawan kami cukup banyak, maka edukasi ini perlu dan penting,’’ ujarnya.

Dikatakan, dengan jumlah karyawan yang mencapai 4.000 maka tidak tertutup kemungkinan akan ada yang tergiur dengan penawaran yang sangat menggiurkan. ‘’Maka acara ini bermanfaat, kaerna kita bisa tergiur, jadi harus waspada, melalui kegiatan ini, bisa mencegah sehingga tidak tergiur dengan tawaran yang sangat menggiurkan itu,’’ jelasnya.(azr)

Baca Juga:  AXIS Dorong Kreativitas Anak Muda di Masa Pandemi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau menggelar sosialisasi mengenai waspada investasi bodong. Ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terdiri dari dokter, suster dan profesi lainya dari RS Awal Bros Group pun menjadi peserta dari sosialisasi tersebut.

Kepala OJK Riau Endang Nuryadin menjelaskan, Nakes banyak berhubungan dengan pasien dan keluarga pasein, bisa bisa menjadi TOT saat memberikan layanan kesehatan.

‘’Kalau sudah mengikuti sosialisasi ini, maka dapat membantu OJK sebagai duta literasi OJK kepada pasien dan keluarga pasien, jadi kita harapkan menjadi perpanjangan tangan untuk meningkatkan literasi keuangan, terutama untuk mencegah invetasi bodong dan pinjaman online ilegal,’’ ungkapnya di Ballroom OJK Riau, Rabu (6/3).

Baca Juga:  Selama Lebaran, PT PLN UIW Riau dan Kepri Gelar Pastikan Tidak Ada Pemadaman

Endang mengatatakan, dengan edukasi itu, maka para Nakes akan mendapatkan edukasi tentang cara berinvestasi dengan baik, melakukan kegiatan yang berhubungan dengan industri jasa keuangan dengan baik.

Sementara itu, perwakilan dari RS Awal Bros Group dr Fani Farhansyah menyampaikan ucapan terima skasih karena Satgas PASTI Provinsi Riau memberikan sosialisasi Waspada Investasi Bodong Pinjaman Online Ilegal, kepada karyawan. ‘’Di tengah kemajuan sekarang ini, banyak sekali godaan, apalagi karyawan kami cukup banyak, maka edukasi ini perlu dan penting,’’ ujarnya.

Dikatakan, dengan jumlah karyawan yang mencapai 4.000 maka tidak tertutup kemungkinan akan ada yang tergiur dengan penawaran yang sangat menggiurkan. ‘’Maka acara ini bermanfaat, kaerna kita bisa tergiur, jadi harus waspada, melalui kegiatan ini, bisa mencegah sehingga tidak tergiur dengan tawaran yang sangat menggiurkan itu,’’ jelasnya.(azr)

Baca Juga:  BRK Syariah Berperan Tingkatkan Inklusi dan Literasi Keuangan
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari