Jumat, 17 Mei 2024

Pengunjung Sepi, Omzet Turun 50 Persen

Dampak wabah Coronavirus Disease (Covid-19) yang terjadi sejak dua bulan terakhir ini membuat sejumlah pengusaha kebingungan. Karena selain sepi pengunjung, juga berdampak kepada pendapatan mereka. Seperti yang dialami pedagang bakso yang mengalami kerugian hingga 50 persen.

DENI, salah seorang pengelola Bakso Mataram di Jalan Kaharuddin Nasution mengusap keringat yang mengucur di keningnya. Dia juga menghela nafasnya panjang-panjang, karena harus merumahkan sebagian karyawannya.

Yamaha

"Karyawan saya itu sebelumnya sekitar 30 orang, sementara yang di rumahkan itu sekitar 25 orang," ungkap Deni, kepada Riau Pos, Rabu (1/4).

Ia mengatakan, hingga saat ini masih tetap berjualan meski sepi pelanggang. Tetapi dengan menerapkan sistem social distancing bagi pelanggang yang makan di tempat. Dan juga menerapkan sistem antar alamat dengan ongkos kirim gratis.

Baca Juga:  Plaza The Central Pekanbaru Hadirkan Beragam Diskon

"Kalau dibilang rugi, ya kami mengalami kerugian hingga 50 persen," ucapnya.

- Advertisement -

Tidak hanya itu saja, saat ini Deni  juga telah menutup beberapa cabang usaha Bakso Mataramnya di beberapa tempat. Seperti di daerah Rumbai, Jalan Rambutan dan Jalan Garuda, Panam.

"Yang buka itu sekarang hanya di Jalan Kaharuddin Nasution saja. Cabang lain, di beberapa tempat sudah saya tutup semua," kata Deni.

- Advertisement -

Dirinya berharap agar ada solusi dan perhatian dari pemerintah dalam menghadapi persoalan yang dihadapinya saat ini.

"Kami berharap agar ada perhatian dan solusi dari pemerintah. Akibat dari adanya imbauan agar mengurangi aktivitas di luar rumah dan social distancing sangat berdampak kepada pendapatan kami. Dan juga kami berharap agar virus corona ini cepat selesai dan normal kembali," harapnya. (ksm)

Baca Juga:  Miliki 5 Hotel, Denny JA Gandeng Zen Rooms

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)

Dampak wabah Coronavirus Disease (Covid-19) yang terjadi sejak dua bulan terakhir ini membuat sejumlah pengusaha kebingungan. Karena selain sepi pengunjung, juga berdampak kepada pendapatan mereka. Seperti yang dialami pedagang bakso yang mengalami kerugian hingga 50 persen.

DENI, salah seorang pengelola Bakso Mataram di Jalan Kaharuddin Nasution mengusap keringat yang mengucur di keningnya. Dia juga menghela nafasnya panjang-panjang, karena harus merumahkan sebagian karyawannya.

"Karyawan saya itu sebelumnya sekitar 30 orang, sementara yang di rumahkan itu sekitar 25 orang," ungkap Deni, kepada Riau Pos, Rabu (1/4).

Ia mengatakan, hingga saat ini masih tetap berjualan meski sepi pelanggang. Tetapi dengan menerapkan sistem social distancing bagi pelanggang yang makan di tempat. Dan juga menerapkan sistem antar alamat dengan ongkos kirim gratis.

Baca Juga:  Naik Tipis, Harga TBS Kelapa Sawit Rp3.866 per Kg

"Kalau dibilang rugi, ya kami mengalami kerugian hingga 50 persen," ucapnya.

Tidak hanya itu saja, saat ini Deni  juga telah menutup beberapa cabang usaha Bakso Mataramnya di beberapa tempat. Seperti di daerah Rumbai, Jalan Rambutan dan Jalan Garuda, Panam.

"Yang buka itu sekarang hanya di Jalan Kaharuddin Nasution saja. Cabang lain, di beberapa tempat sudah saya tutup semua," kata Deni.

Dirinya berharap agar ada solusi dan perhatian dari pemerintah dalam menghadapi persoalan yang dihadapinya saat ini.

"Kami berharap agar ada perhatian dan solusi dari pemerintah. Akibat dari adanya imbauan agar mengurangi aktivitas di luar rumah dan social distancing sangat berdampak kepada pendapatan kami. Dan juga kami berharap agar virus corona ini cepat selesai dan normal kembali," harapnya. (ksm)

Baca Juga:  Miliki 5 Hotel, Denny JA Gandeng Zen Rooms

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari