Kamis, 12 Maret 2026
- Advertisement -

Menyamar Jadi Diplomat, Enam Mata-Mata Rusia Diusir dari Prancis

PARIS (RIAUPOS.CO) – Kementerian Luar Negeri Prancis pada Senin (11/4) mengusir enam agen rahasia Rusia yang menyamar sebagai diplomat setelah investigasi badan intelijen menyimpulkan bahwa mereka bekerja melawan kepentingan Prancis.

“Menyusul investigasi yang sangat panjang, Direktorat Jenderal Keamanan Dalam Negeri (DGSI) pada Minggu 10 April mengungkap operasi rahasia yang dijalani badan intelijen Rusia di wilayah kami,” kata kementerian dalam pernyataan tanpa menjelaskan lebih lanjut.

“Enam agen Rusia yang beroperasi di balik topeng diplomatik dan yang aktivitasnya terbukti bertentangan dengan kepentingan negara kami telah dinyatakan sebagai persona non grata,” lanjutnya.

Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin lewat Twitter berterima kasih kepada staf DGSI karena menggagalkan operasi tersebut dan ia tidak menjelaskan sifat misi tersebut. Dengan tidak adanya duta besar Rusia di Paris, wakil duta besarnya dipanggil untuk diberi tahu alasan pengusiran tersebut, terang Kemenlu Prancis.

Baca Juga:  Arab Saudi Stop Salat Berjamaah di Masjid

“Rusia akan merespons secara pantas,” kata kantor berita TASS mengutip juru bicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova.

Prancis awal April ini telah mengusir 35 diplomat Rusia sebagai bagian dari tindakan balasan Eropa yang lebih luas atas invasi Rusia di Ukraina. Meski dikritik, Presiden Emmanuel Macron berupaya untuk tetap melakukan dialog dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Secara berkala ia berbicara dengan Putin sebagai upaya untuk mencapai gencatan senjata di Ukraina dan untuk memulai perundingan yang kredibel antara Kiev dan Moskow.

Akan tetapi, ketegangan meningkat dalam beberapa pekan terakhir dengan pemanggilan duta besar Rusia sebanyak tiga kali, dua di antaranya dipicu oleh cuitan kedutaan Rusia yang dianggap Prancis tak dapat diterima.

Baca Juga:  DPR Kecam Pengusul Pendidikan Agama Tidak Diajarkan di Sekolah

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

PARIS (RIAUPOS.CO) – Kementerian Luar Negeri Prancis pada Senin (11/4) mengusir enam agen rahasia Rusia yang menyamar sebagai diplomat setelah investigasi badan intelijen menyimpulkan bahwa mereka bekerja melawan kepentingan Prancis.

“Menyusul investigasi yang sangat panjang, Direktorat Jenderal Keamanan Dalam Negeri (DGSI) pada Minggu 10 April mengungkap operasi rahasia yang dijalani badan intelijen Rusia di wilayah kami,” kata kementerian dalam pernyataan tanpa menjelaskan lebih lanjut.

“Enam agen Rusia yang beroperasi di balik topeng diplomatik dan yang aktivitasnya terbukti bertentangan dengan kepentingan negara kami telah dinyatakan sebagai persona non grata,” lanjutnya.

Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin lewat Twitter berterima kasih kepada staf DGSI karena menggagalkan operasi tersebut dan ia tidak menjelaskan sifat misi tersebut. Dengan tidak adanya duta besar Rusia di Paris, wakil duta besarnya dipanggil untuk diberi tahu alasan pengusiran tersebut, terang Kemenlu Prancis.

Baca Juga:  Arab Saudi Stop Salat Berjamaah di Masjid

“Rusia akan merespons secara pantas,” kata kantor berita TASS mengutip juru bicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova.

- Advertisement -

Prancis awal April ini telah mengusir 35 diplomat Rusia sebagai bagian dari tindakan balasan Eropa yang lebih luas atas invasi Rusia di Ukraina. Meski dikritik, Presiden Emmanuel Macron berupaya untuk tetap melakukan dialog dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Secara berkala ia berbicara dengan Putin sebagai upaya untuk mencapai gencatan senjata di Ukraina dan untuk memulai perundingan yang kredibel antara Kiev dan Moskow.

Akan tetapi, ketegangan meningkat dalam beberapa pekan terakhir dengan pemanggilan duta besar Rusia sebanyak tiga kali, dua di antaranya dipicu oleh cuitan kedutaan Rusia yang dianggap Prancis tak dapat diterima.

- Advertisement -
Baca Juga:  Ribuan KPPS Rohul Jalani Rapid Test

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PARIS (RIAUPOS.CO) – Kementerian Luar Negeri Prancis pada Senin (11/4) mengusir enam agen rahasia Rusia yang menyamar sebagai diplomat setelah investigasi badan intelijen menyimpulkan bahwa mereka bekerja melawan kepentingan Prancis.

“Menyusul investigasi yang sangat panjang, Direktorat Jenderal Keamanan Dalam Negeri (DGSI) pada Minggu 10 April mengungkap operasi rahasia yang dijalani badan intelijen Rusia di wilayah kami,” kata kementerian dalam pernyataan tanpa menjelaskan lebih lanjut.

“Enam agen Rusia yang beroperasi di balik topeng diplomatik dan yang aktivitasnya terbukti bertentangan dengan kepentingan negara kami telah dinyatakan sebagai persona non grata,” lanjutnya.

Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin lewat Twitter berterima kasih kepada staf DGSI karena menggagalkan operasi tersebut dan ia tidak menjelaskan sifat misi tersebut. Dengan tidak adanya duta besar Rusia di Paris, wakil duta besarnya dipanggil untuk diberi tahu alasan pengusiran tersebut, terang Kemenlu Prancis.

Baca Juga:  Wako Pekanbaru Diminta Tegas kepada Anak Buah

“Rusia akan merespons secara pantas,” kata kantor berita TASS mengutip juru bicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova.

Prancis awal April ini telah mengusir 35 diplomat Rusia sebagai bagian dari tindakan balasan Eropa yang lebih luas atas invasi Rusia di Ukraina. Meski dikritik, Presiden Emmanuel Macron berupaya untuk tetap melakukan dialog dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Secara berkala ia berbicara dengan Putin sebagai upaya untuk mencapai gencatan senjata di Ukraina dan untuk memulai perundingan yang kredibel antara Kiev dan Moskow.

Akan tetapi, ketegangan meningkat dalam beberapa pekan terakhir dengan pemanggilan duta besar Rusia sebanyak tiga kali, dua di antaranya dipicu oleh cuitan kedutaan Rusia yang dianggap Prancis tak dapat diterima.

Baca Juga:  Ribuan KPPS Rohul Jalani Rapid Test

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari