Sabtu, 11 April 2026
- Advertisement -

Pastikan Pasokan Daging Sapi Kembali Normal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau bersama Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP) Kota Pekanbaru melakukan pertemuan dengan para distributor sapi dan berkoordinasi dengan Provinsi Lampung, Senin (28/3). Hasil pertemuan ini telah memastikan kelangkaan daging sapi tidak terjadi lagi di Riau, khususnya Pekanbaru.

Bahkan, mulai Senin (28/3) malam sudah ada penyembelihan sapi di RPH Pekanbaru.

"In sya Allah malam ini (malam tadi, red) sapi mulai disembelih lagi untuk keperluan Pekanbaru. Sebab sapi sudah mulai bisa dikirim dari Lampung," ujar Kepala Dinas PKH Provinsi Riau, Herman, Senin (28/3).

Herman mengatakan, bahwa pihaknya tidak ada mengeluarkan kebijakan melarang sapi luar provinsi masuk Riau, hanya saja ada penambahan syarat yakni dokumen kesehatan sapi.

Baca Juga:  Samakan Persepsi Pembangunan 2020-2024

"Jadi kelangkaan yang terjadi beberapa hari ini hanya masalah salah komunikasi saja. Bahwa kita tidak melarang sapi dari luar masuk ke Provinsi Riau, hanya saja menambahkan syarat," katanya.

Terkait hal tersebut, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan Lampung. Selanjutnya pihak Dinas Peternakan Lampung juga sudah mengeluarkan surat izin membolehkan sapi ternak dari Lampung boleh dikirim ke Riau.

"Alhamdulillah, Dinas Perternakan Lampung sudah mengeluarkan surat yang isinya memperbolehkan lagi mengirim sapi ke Riau," ujarnya.

Meski sapi tidak dilarang masuk ke Riau, lanjut Herman, namun pihaknya minta ke distributor sapi agar sapi yang masuk ke Riau harus sesuai SOP yang berlaku dan syarat itu sudah disetujui oleh distributor sapi di Riau.

Baca Juga:  Gangguan Tidur saat Malam Bisa Picu Diabetes

"Jadi sapi yang masuk Riau ini wajib harus dikeluarkan surat kesehatan hewan oleh daerah asal ternak. Misalnya sapi asal Lampung, jadi sapi yang akan dikirim ke Riau harus diperiksa terlebih dahulu kesehatannya," sebutnya.

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau bersama Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP) Kota Pekanbaru melakukan pertemuan dengan para distributor sapi dan berkoordinasi dengan Provinsi Lampung, Senin (28/3). Hasil pertemuan ini telah memastikan kelangkaan daging sapi tidak terjadi lagi di Riau, khususnya Pekanbaru.

Bahkan, mulai Senin (28/3) malam sudah ada penyembelihan sapi di RPH Pekanbaru.

"In sya Allah malam ini (malam tadi, red) sapi mulai disembelih lagi untuk keperluan Pekanbaru. Sebab sapi sudah mulai bisa dikirim dari Lampung," ujar Kepala Dinas PKH Provinsi Riau, Herman, Senin (28/3).

Herman mengatakan, bahwa pihaknya tidak ada mengeluarkan kebijakan melarang sapi luar provinsi masuk Riau, hanya saja ada penambahan syarat yakni dokumen kesehatan sapi.

Baca Juga:  Lewat Tol Pekanbaru-Dumai Masih Gratis, Tetap Utamakan Keselamatan

"Jadi kelangkaan yang terjadi beberapa hari ini hanya masalah salah komunikasi saja. Bahwa kita tidak melarang sapi dari luar masuk ke Provinsi Riau, hanya saja menambahkan syarat," katanya.

- Advertisement -

Terkait hal tersebut, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan Lampung. Selanjutnya pihak Dinas Peternakan Lampung juga sudah mengeluarkan surat izin membolehkan sapi ternak dari Lampung boleh dikirim ke Riau.

"Alhamdulillah, Dinas Perternakan Lampung sudah mengeluarkan surat yang isinya memperbolehkan lagi mengirim sapi ke Riau," ujarnya.

- Advertisement -

Meski sapi tidak dilarang masuk ke Riau, lanjut Herman, namun pihaknya minta ke distributor sapi agar sapi yang masuk ke Riau harus sesuai SOP yang berlaku dan syarat itu sudah disetujui oleh distributor sapi di Riau.

Baca Juga:  Bulan Alquran

"Jadi sapi yang masuk Riau ini wajib harus dikeluarkan surat kesehatan hewan oleh daerah asal ternak. Misalnya sapi asal Lampung, jadi sapi yang akan dikirim ke Riau harus diperiksa terlebih dahulu kesehatannya," sebutnya.

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau bersama Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP) Kota Pekanbaru melakukan pertemuan dengan para distributor sapi dan berkoordinasi dengan Provinsi Lampung, Senin (28/3). Hasil pertemuan ini telah memastikan kelangkaan daging sapi tidak terjadi lagi di Riau, khususnya Pekanbaru.

Bahkan, mulai Senin (28/3) malam sudah ada penyembelihan sapi di RPH Pekanbaru.

"In sya Allah malam ini (malam tadi, red) sapi mulai disembelih lagi untuk keperluan Pekanbaru. Sebab sapi sudah mulai bisa dikirim dari Lampung," ujar Kepala Dinas PKH Provinsi Riau, Herman, Senin (28/3).

Herman mengatakan, bahwa pihaknya tidak ada mengeluarkan kebijakan melarang sapi luar provinsi masuk Riau, hanya saja ada penambahan syarat yakni dokumen kesehatan sapi.

Baca Juga:  Payakumbuh Banjir, 1 KK Ngungsi, 2 Rumah Terancam Ambruk

"Jadi kelangkaan yang terjadi beberapa hari ini hanya masalah salah komunikasi saja. Bahwa kita tidak melarang sapi dari luar masuk ke Provinsi Riau, hanya saja menambahkan syarat," katanya.

Terkait hal tersebut, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan Lampung. Selanjutnya pihak Dinas Peternakan Lampung juga sudah mengeluarkan surat izin membolehkan sapi ternak dari Lampung boleh dikirim ke Riau.

"Alhamdulillah, Dinas Perternakan Lampung sudah mengeluarkan surat yang isinya memperbolehkan lagi mengirim sapi ke Riau," ujarnya.

Meski sapi tidak dilarang masuk ke Riau, lanjut Herman, namun pihaknya minta ke distributor sapi agar sapi yang masuk ke Riau harus sesuai SOP yang berlaku dan syarat itu sudah disetujui oleh distributor sapi di Riau.

Baca Juga:  Tragis, Tenggak Alkohol Demi Sembuhkan Covid-19, 600 Orang Iran Tewas

"Jadi sapi yang masuk Riau ini wajib harus dikeluarkan surat kesehatan hewan oleh daerah asal ternak. Misalnya sapi asal Lampung, jadi sapi yang akan dikirim ke Riau harus diperiksa terlebih dahulu kesehatannya," sebutnya.

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari