Jumat, 9 Oktober 2026
- Advertisement -

Lapas Ujung Tanjung Segera Dibangun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Wilayah Riau segera melakukan pengembangan terhadap Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi yang sudah kelebihan kapasitas parah. Hal ini setelah Kemenkum HAM Riau menerima secara resmi sertifikat tanah hibah untuk keperluan pembangunan tersebut.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum HAM Riau Muhammad Jahari Sitepu menyebutkan, pembangunan lapas baru tersebut akan dibangun pada tahun ini. Sesuai lokasi tanah, lapas tersebut akan dibangun di Ujung Tanjung, masih di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

"Untuk mengatasi kelebihan kapasitas tersebut pada tahun 2022 ini akan dibangun Lapas baru yang berlokasi di Ujung Tanjung. Pembangunannya akan dimulai dari kantor teknis, tembok keliling, masjid, dapur dan sebagian blok hunian. Sampai tahun lalu, kita sudah melakukan pematangan lahan, pembuatan drainase, serta pembuatan jalan lingkungan ke lokasi,"jelasnya, Selasa (15/3).

Baca Juga:  Kunjungi Puskesmas, Kapolda Pastikan Vaksinasi Berjalan Baik

Lapas Bagansiapiapi sampai saat ini menjadi lapas terpadat se-Indonesia.  Seperti disebut Jahari penghuni lapas tersebut mencapai 963 orang. Padahal, daya tampungnya hanya untuk 98 orang saja. Hal itu membuat Lapas Bagansiapiapi kelebihan kapasitas hampir 1.000 persen.

Pembangunan lapas di Ujung Tanjung ini tidak lepas dari campur tangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil yang menghibahkan tanah seluas 14,2 hektare. Penyerahan sertifikat tanah tersebut baru saja diserahkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohil pada Senin (14/3) lalu. 

Pembangunan lapas baru di Ujung Tanjung ini diharapkan dapat meringankan beban Lapas Bagansiapiapi. Sekedar informasi, lebih dari 60 persen penghuni lapas itu merupakan narapidana kasus penyalahgunaan narkotika.(end)

Baca Juga:  KPK-HP Serahkan Bantuan 600 Paket APD ke RS di Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Wilayah Riau segera melakukan pengembangan terhadap Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi yang sudah kelebihan kapasitas parah. Hal ini setelah Kemenkum HAM Riau menerima secara resmi sertifikat tanah hibah untuk keperluan pembangunan tersebut.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum HAM Riau Muhammad Jahari Sitepu menyebutkan, pembangunan lapas baru tersebut akan dibangun pada tahun ini. Sesuai lokasi tanah, lapas tersebut akan dibangun di Ujung Tanjung, masih di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

"Untuk mengatasi kelebihan kapasitas tersebut pada tahun 2022 ini akan dibangun Lapas baru yang berlokasi di Ujung Tanjung. Pembangunannya akan dimulai dari kantor teknis, tembok keliling, masjid, dapur dan sebagian blok hunian. Sampai tahun lalu, kita sudah melakukan pematangan lahan, pembuatan drainase, serta pembuatan jalan lingkungan ke lokasi,"jelasnya, Selasa (15/3).

Baca Juga:  Anies Temui Warga Terdampak Banjir di Sumbar

Lapas Bagansiapiapi sampai saat ini menjadi lapas terpadat se-Indonesia.  Seperti disebut Jahari penghuni lapas tersebut mencapai 963 orang. Padahal, daya tampungnya hanya untuk 98 orang saja. Hal itu membuat Lapas Bagansiapiapi kelebihan kapasitas hampir 1.000 persen.

Pembangunan lapas di Ujung Tanjung ini tidak lepas dari campur tangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil yang menghibahkan tanah seluas 14,2 hektare. Penyerahan sertifikat tanah tersebut baru saja diserahkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohil pada Senin (14/3) lalu. 

- Advertisement -

Pembangunan lapas baru di Ujung Tanjung ini diharapkan dapat meringankan beban Lapas Bagansiapiapi. Sekedar informasi, lebih dari 60 persen penghuni lapas itu merupakan narapidana kasus penyalahgunaan narkotika.(end)

Baca Juga:  Ingatkan Kadishub dan Kabapenda
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Wilayah Riau segera melakukan pengembangan terhadap Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi yang sudah kelebihan kapasitas parah. Hal ini setelah Kemenkum HAM Riau menerima secara resmi sertifikat tanah hibah untuk keperluan pembangunan tersebut.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum HAM Riau Muhammad Jahari Sitepu menyebutkan, pembangunan lapas baru tersebut akan dibangun pada tahun ini. Sesuai lokasi tanah, lapas tersebut akan dibangun di Ujung Tanjung, masih di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

"Untuk mengatasi kelebihan kapasitas tersebut pada tahun 2022 ini akan dibangun Lapas baru yang berlokasi di Ujung Tanjung. Pembangunannya akan dimulai dari kantor teknis, tembok keliling, masjid, dapur dan sebagian blok hunian. Sampai tahun lalu, kita sudah melakukan pematangan lahan, pembuatan drainase, serta pembuatan jalan lingkungan ke lokasi,"jelasnya, Selasa (15/3).

Baca Juga:  Popda Riau Memperebutkan 39 Medali Emas

Lapas Bagansiapiapi sampai saat ini menjadi lapas terpadat se-Indonesia.  Seperti disebut Jahari penghuni lapas tersebut mencapai 963 orang. Padahal, daya tampungnya hanya untuk 98 orang saja. Hal itu membuat Lapas Bagansiapiapi kelebihan kapasitas hampir 1.000 persen.

Pembangunan lapas di Ujung Tanjung ini tidak lepas dari campur tangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil yang menghibahkan tanah seluas 14,2 hektare. Penyerahan sertifikat tanah tersebut baru saja diserahkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohil pada Senin (14/3) lalu. 

Pembangunan lapas baru di Ujung Tanjung ini diharapkan dapat meringankan beban Lapas Bagansiapiapi. Sekedar informasi, lebih dari 60 persen penghuni lapas itu merupakan narapidana kasus penyalahgunaan narkotika.(end)

Baca Juga:  Kunjungi Puskesmas, Kapolda Pastikan Vaksinasi Berjalan Baik

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari