Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Kampung Teluk Lanus Siak Kembali Mencekam, Harimau Mangsa Ternak Warga

SIAK (RIAUPOS.CO) – Kampung Teluk Lanus, Sungai Apit, Siak pada Rabu (14/7/2021) siang mendapat kunjungan dari Bupati Siak H Alfedri untuk meninjau vaksinasi Covid-19, lalu malamnya harimau kembali keluar dan memangsa ternak warga.

Dikatakan Kaur Pemerintahan, Kampung Teluk Lanus, Kenang, seekor kambing warga berwarna putih ditarik dari dalam kandang dengan cara merusak dinding kandang.

Suara kambing mengundang perhatian warga yang sejak tiga pekan lalu bersiaga. Warga langsung mendatangi asal suara, ternyata kambing dari kandang milik Salimin.

“Kejadiannya sekitar pukul 22.14 WIB. Setelah kejadian itu, suasana menjadi mencekam, karena warga khawatir harimau bisa keluar sewaktu waktu dan masih berkeliaran,” jelas Kenang, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga:  Pagi Ini, 60 Hotspot Terdeteksi di Riau

Menurutnya, warga menjadi khawatir atas keselamatan, terutama para orangtua terhadap anak-anaknya.

Harimau yang datang ini, berada tidak jauh dari lokasi yang sepekan lalu. Artinya, harimau masih berada di lokasi yang sama.

“Kami sangat berharap ada solusi dari situasi ini. Kami tidak ingin sampai ada korban dan terjadi konflik antara kami dengan harimau,” kata Kenang.

Karena warga bisa saja khilaf menjerat dan menghabisi harimau itu. Tapi semua tentu tahu bahwa harimau itu merupakan hewan yang dilindungi. Tentunya ini menjadi dilema bagi warga Teluk Lanus.

Sementara beberapa hari sebelumnya, warga Serapung, Teluk Meranti, Pelalawan, juga diserang harimau di wilayah Teluk Lanus, tepatnya di sekitar Tasik Belat, atau Danau Belat, ketika mencari kayu.

Baca Juga:  Grogi Belajar di Polsek

Laporan: Monang (Siak)

Editor: Eka G Putra

SIAK (RIAUPOS.CO) – Kampung Teluk Lanus, Sungai Apit, Siak pada Rabu (14/7/2021) siang mendapat kunjungan dari Bupati Siak H Alfedri untuk meninjau vaksinasi Covid-19, lalu malamnya harimau kembali keluar dan memangsa ternak warga.

Dikatakan Kaur Pemerintahan, Kampung Teluk Lanus, Kenang, seekor kambing warga berwarna putih ditarik dari dalam kandang dengan cara merusak dinding kandang.

Suara kambing mengundang perhatian warga yang sejak tiga pekan lalu bersiaga. Warga langsung mendatangi asal suara, ternyata kambing dari kandang milik Salimin.

“Kejadiannya sekitar pukul 22.14 WIB. Setelah kejadian itu, suasana menjadi mencekam, karena warga khawatir harimau bisa keluar sewaktu waktu dan masih berkeliaran,” jelas Kenang, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga:  Warga ODP Corona Diisolasi di Rumah, Dijaga Satpol PP

Menurutnya, warga menjadi khawatir atas keselamatan, terutama para orangtua terhadap anak-anaknya.

Harimau yang datang ini, berada tidak jauh dari lokasi yang sepekan lalu. Artinya, harimau masih berada di lokasi yang sama.

“Kami sangat berharap ada solusi dari situasi ini. Kami tidak ingin sampai ada korban dan terjadi konflik antara kami dengan harimau,” kata Kenang.

Karena warga bisa saja khilaf menjerat dan menghabisi harimau itu. Tapi semua tentu tahu bahwa harimau itu merupakan hewan yang dilindungi. Tentunya ini menjadi dilema bagi warga Teluk Lanus.

Sementara beberapa hari sebelumnya, warga Serapung, Teluk Meranti, Pelalawan, juga diserang harimau di wilayah Teluk Lanus, tepatnya di sekitar Tasik Belat, atau Danau Belat, ketika mencari kayu.

Baca Juga:  Grogi Belajar di Polsek

Laporan: Monang (Siak)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Kampung Teluk Lanus Siak Kembali Mencekam, Harimau Mangsa Ternak Warga

SIAK (RIAUPOS.CO) – Kampung Teluk Lanus, Sungai Apit, Siak pada Rabu (14/7/2021) siang mendapat kunjungan dari Bupati Siak H Alfedri untuk meninjau vaksinasi Covid-19, lalu malamnya harimau kembali keluar dan memangsa ternak warga.

Dikatakan Kaur Pemerintahan, Kampung Teluk Lanus, Kenang, seekor kambing warga berwarna putih ditarik dari dalam kandang dengan cara merusak dinding kandang.

Suara kambing mengundang perhatian warga yang sejak tiga pekan lalu bersiaga. Warga langsung mendatangi asal suara, ternyata kambing dari kandang milik Salimin.

“Kejadiannya sekitar pukul 22.14 WIB. Setelah kejadian itu, suasana menjadi mencekam, karena warga khawatir harimau bisa keluar sewaktu waktu dan masih berkeliaran,” jelas Kenang, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga:  Ada Moral Hazard Secara Sistematis di Jiwasraya

Menurutnya, warga menjadi khawatir atas keselamatan, terutama para orangtua terhadap anak-anaknya.

Harimau yang datang ini, berada tidak jauh dari lokasi yang sepekan lalu. Artinya, harimau masih berada di lokasi yang sama.

“Kami sangat berharap ada solusi dari situasi ini. Kami tidak ingin sampai ada korban dan terjadi konflik antara kami dengan harimau,” kata Kenang.

Karena warga bisa saja khilaf menjerat dan menghabisi harimau itu. Tapi semua tentu tahu bahwa harimau itu merupakan hewan yang dilindungi. Tentunya ini menjadi dilema bagi warga Teluk Lanus.

Sementara beberapa hari sebelumnya, warga Serapung, Teluk Meranti, Pelalawan, juga diserang harimau di wilayah Teluk Lanus, tepatnya di sekitar Tasik Belat, atau Danau Belat, ketika mencari kayu.

Baca Juga:  Nakes Mesum dengan Pasien Covid, Hasil Swabnya Negatif

Laporan: Monang (Siak)

Editor: Eka G Putra

SIAK (RIAUPOS.CO) – Kampung Teluk Lanus, Sungai Apit, Siak pada Rabu (14/7/2021) siang mendapat kunjungan dari Bupati Siak H Alfedri untuk meninjau vaksinasi Covid-19, lalu malamnya harimau kembali keluar dan memangsa ternak warga.

Dikatakan Kaur Pemerintahan, Kampung Teluk Lanus, Kenang, seekor kambing warga berwarna putih ditarik dari dalam kandang dengan cara merusak dinding kandang.

Suara kambing mengundang perhatian warga yang sejak tiga pekan lalu bersiaga. Warga langsung mendatangi asal suara, ternyata kambing dari kandang milik Salimin.

“Kejadiannya sekitar pukul 22.14 WIB. Setelah kejadian itu, suasana menjadi mencekam, karena warga khawatir harimau bisa keluar sewaktu waktu dan masih berkeliaran,” jelas Kenang, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga:  Pasang Badan Siapkan Stadion Utama Venue Piala Dunia

Menurutnya, warga menjadi khawatir atas keselamatan, terutama para orangtua terhadap anak-anaknya.

Harimau yang datang ini, berada tidak jauh dari lokasi yang sepekan lalu. Artinya, harimau masih berada di lokasi yang sama.

“Kami sangat berharap ada solusi dari situasi ini. Kami tidak ingin sampai ada korban dan terjadi konflik antara kami dengan harimau,” kata Kenang.

Karena warga bisa saja khilaf menjerat dan menghabisi harimau itu. Tapi semua tentu tahu bahwa harimau itu merupakan hewan yang dilindungi. Tentunya ini menjadi dilema bagi warga Teluk Lanus.

Sementara beberapa hari sebelumnya, warga Serapung, Teluk Meranti, Pelalawan, juga diserang harimau di wilayah Teluk Lanus, tepatnya di sekitar Tasik Belat, atau Danau Belat, ketika mencari kayu.

Baca Juga:  Seniman Desak Pemerintah Segerakan Implementasi Aturan Royalti

Laporan: Monang (Siak)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari