Rabu, 5 Agustus 2026
- Advertisement -

Jokowi Tegaskan Bom Makassar Tak Terkait dengan Agama Apa pun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutuk aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Ahad (28/3/2021). Jokowi menegaskan, aksi terorisme tak ada kaitannya dengan agama apa pun. 

“Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apapun. Semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasannya,” katanya melalui video yang disiarkan channel Youtube Sekretariat Presiden, Ahad (28/3/2021). 

Dia mengatakan aparat negara tidak akan membiarkan adanya aksi terorisme. Dia juga telah minta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas aktor di balik bom bunuh diri tersebut. 

“Saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengsusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya,” ucapnya. 

Baca Juga:  HK Ganti Rugi Mobil Kena Lemparan Batu di Tol Terpeka

Selanjutnya, Jokowi mengajak seluruh anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi aksi terorisme dan radikalisme. Dia pun kembali menegaskan aksi terorisme bertentangan dengan nilai-nilai agama manapun. 

“Saya mengajak smeua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme, memerangi radikalisme yang bertentangan dengann nilai-nilai agama, nilai-nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan dan menjnung tinggi nilai kebhinekaan,” tuturnya. 

Sumber: JPNN/Fajar/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutuk aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Ahad (28/3/2021). Jokowi menegaskan, aksi terorisme tak ada kaitannya dengan agama apa pun. 

“Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apapun. Semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasannya,” katanya melalui video yang disiarkan channel Youtube Sekretariat Presiden, Ahad (28/3/2021). 

Dia mengatakan aparat negara tidak akan membiarkan adanya aksi terorisme. Dia juga telah minta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas aktor di balik bom bunuh diri tersebut. 

“Saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengsusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya,” ucapnya. 

Baca Juga:  Hakim Vonis IRT Bersalah Usai Hina Dokter Spesialis, Dijatuhi Denda Rp5 Juta

Selanjutnya, Jokowi mengajak seluruh anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi aksi terorisme dan radikalisme. Dia pun kembali menegaskan aksi terorisme bertentangan dengan nilai-nilai agama manapun. 

- Advertisement -

“Saya mengajak smeua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme, memerangi radikalisme yang bertentangan dengann nilai-nilai agama, nilai-nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan dan menjnung tinggi nilai kebhinekaan,” tuturnya. 

Sumber: JPNN/Fajar/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutuk aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Ahad (28/3/2021). Jokowi menegaskan, aksi terorisme tak ada kaitannya dengan agama apa pun. 

“Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apapun. Semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasannya,” katanya melalui video yang disiarkan channel Youtube Sekretariat Presiden, Ahad (28/3/2021). 

Dia mengatakan aparat negara tidak akan membiarkan adanya aksi terorisme. Dia juga telah minta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas aktor di balik bom bunuh diri tersebut. 

“Saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengsusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya,” ucapnya. 

Baca Juga:  10 Bulan Kabur, Maling Diringkus

Selanjutnya, Jokowi mengajak seluruh anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi aksi terorisme dan radikalisme. Dia pun kembali menegaskan aksi terorisme bertentangan dengan nilai-nilai agama manapun. 

“Saya mengajak smeua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme, memerangi radikalisme yang bertentangan dengann nilai-nilai agama, nilai-nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan dan menjnung tinggi nilai kebhinekaan,” tuturnya. 

Sumber: JPNN/Fajar/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari