Minggu, 6 September 2026
- Advertisement -

Kecemasan Investor Mereda, Kilau Emas Meredup

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Harga emas di pasar spot tergelincir 1,5 persen dan menjauh dari posisi 1.700 dolar AS per ounce seiring dengan meredanya kecemasan investor terhadap ketidakpastian perekonomian global akibat virus corona.

Mengutip laman Reuters, harga logam mulia di pasar spot merosot 1,6 persen menjadi 1.653,33 dolar AS per ounce pada pukul 01.37 waktu setempat. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,9 persen menjadi 1.660,30 dolar AS per ounce.

Kepala Trader US Global Investors Michael Matousek mengatakan, perburuan emas berkurang sesuai dengan rasa optimisme investor di pasar modal. “Ketika kita mencoba untuk mempertahankan alokasi yang tepat di seluruh investasi, kita perlu menjual sedikit emas dan membeli sedikit (saham) S&P 500 dan itulah yang kita lihat sekarang. Orang-orang menyeimbangkan kembali portofolionya,” ujarnya Rabu (11/3).

Baca Juga:  Capella Honda Gandeng Kominfo

Saat ini harga minyak dan pasar modal mulai pulih kembali ketika tanda-tanda pelonggaran kebijakan pemerintah di negara maju terkoordinasi untuk mencegah resesi global. Ini sedikit menenangkan para pelaku pasar.

Sementara logam mulia lainnya, palladium anjlok 3 persen menjadi 2.414,82 dolar AS per ounce, perak turun 0,3 persen menjadi 16,92 dolar AS per ounce dan platinum naik 0,8 persen menjadi  869,34 dolar AS per ounce.

Harga emas batangan milik Antam, Rabu ini (11/3), turun Rp3.000 dan berada di level Rp 839.000 per gram. Sedangkan harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini turun Rp3.000 menjadi Rp764.000 per gram.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Baca Juga:  Diikuti Ribuan Peserta, Gowes Merdeka Jadi Iven Tahunan yang Selalu Ditunggu

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Harga emas di pasar spot tergelincir 1,5 persen dan menjauh dari posisi 1.700 dolar AS per ounce seiring dengan meredanya kecemasan investor terhadap ketidakpastian perekonomian global akibat virus corona.

Mengutip laman Reuters, harga logam mulia di pasar spot merosot 1,6 persen menjadi 1.653,33 dolar AS per ounce pada pukul 01.37 waktu setempat. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,9 persen menjadi 1.660,30 dolar AS per ounce.

Kepala Trader US Global Investors Michael Matousek mengatakan, perburuan emas berkurang sesuai dengan rasa optimisme investor di pasar modal. “Ketika kita mencoba untuk mempertahankan alokasi yang tepat di seluruh investasi, kita perlu menjual sedikit emas dan membeli sedikit (saham) S&P 500 dan itulah yang kita lihat sekarang. Orang-orang menyeimbangkan kembali portofolionya,” ujarnya Rabu (11/3).

Baca Juga:  Kawasaki Ninja 250SL Turun Harga

Saat ini harga minyak dan pasar modal mulai pulih kembali ketika tanda-tanda pelonggaran kebijakan pemerintah di negara maju terkoordinasi untuk mencegah resesi global. Ini sedikit menenangkan para pelaku pasar.

Sementara logam mulia lainnya, palladium anjlok 3 persen menjadi 2.414,82 dolar AS per ounce, perak turun 0,3 persen menjadi 16,92 dolar AS per ounce dan platinum naik 0,8 persen menjadi  869,34 dolar AS per ounce.

- Advertisement -

Harga emas batangan milik Antam, Rabu ini (11/3), turun Rp3.000 dan berada di level Rp 839.000 per gram. Sedangkan harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini turun Rp3.000 menjadi Rp764.000 per gram.

 

- Advertisement -

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Baca Juga:  Makin Mudah, Pesan Taksi Bluebird Bisa Pakai WhatsApp
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Harga emas di pasar spot tergelincir 1,5 persen dan menjauh dari posisi 1.700 dolar AS per ounce seiring dengan meredanya kecemasan investor terhadap ketidakpastian perekonomian global akibat virus corona.

Mengutip laman Reuters, harga logam mulia di pasar spot merosot 1,6 persen menjadi 1.653,33 dolar AS per ounce pada pukul 01.37 waktu setempat. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,9 persen menjadi 1.660,30 dolar AS per ounce.

Kepala Trader US Global Investors Michael Matousek mengatakan, perburuan emas berkurang sesuai dengan rasa optimisme investor di pasar modal. “Ketika kita mencoba untuk mempertahankan alokasi yang tepat di seluruh investasi, kita perlu menjual sedikit emas dan membeli sedikit (saham) S&P 500 dan itulah yang kita lihat sekarang. Orang-orang menyeimbangkan kembali portofolionya,” ujarnya Rabu (11/3).

Baca Juga:  BI Sebut Uang Beredar Tetap Tumbuh

Saat ini harga minyak dan pasar modal mulai pulih kembali ketika tanda-tanda pelonggaran kebijakan pemerintah di negara maju terkoordinasi untuk mencegah resesi global. Ini sedikit menenangkan para pelaku pasar.

Sementara logam mulia lainnya, palladium anjlok 3 persen menjadi 2.414,82 dolar AS per ounce, perak turun 0,3 persen menjadi 16,92 dolar AS per ounce dan platinum naik 0,8 persen menjadi  869,34 dolar AS per ounce.

Harga emas batangan milik Antam, Rabu ini (11/3), turun Rp3.000 dan berada di level Rp 839.000 per gram. Sedangkan harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini turun Rp3.000 menjadi Rp764.000 per gram.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Baca Juga:  Makin Mudah, Pesan Taksi Bluebird Bisa Pakai WhatsApp

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari