Sabtu, 4 April 2026
- Advertisement -

Polisi Edukasi Anak-Anak untuk Tertib Lalu Lintas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Guna menyadarkan generasi bangsa patuh dan tertib berlalu lintas, sejumlah polisi lalu lintas yang bertugas di Polresta Pekanbaru melakukan kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) yang berlangsung, Senin (2/3) di Taman Bermain RSDC, Rumbai Pesisir.

Kegiatan tersebut merupakan sebuah program pembinaan, yang dilakukan oleh anggota Polri. Ini bertujuan untuk mengenalkan dan mendekatkan sosok Polri dalam rangka membentuk karakter anak yang disiplin dan memiliki etika berlalu lintas sejak dini.

Kasubnit I Unit Dikyasa Satlantas Polresta Pekanbaru, Ipda Ratna Wilis kepada Riau Pos mengatakan, materi dan pengenalan langsung terkait rambu rambu lalulintas dan warna dan makna dari traffic light.

"Mulanya anak-anak dibawa ke ruangan untuk diberi materi, lalu diajak keluar ruangan untuk praktek. Karena saat berada di luar ruangan anak-anak dapat merasakan langsung bagaimana tertib berlalu lintas. Selain itu diajak sambil bermain mengenalkan rambu-rambu," sebutnya.

Baca Juga:  Gelanggang Remaja Kembali Direhabilitasi

Lebih jauh, dengan mengenalkan kepada anak tentang berlalu lintas, secara tidak langsung dapat mengajarkan ke orang tuanya. "Jadi kalau anak sudah belajar lalu lintas dan orang tuanya tidak patuh atau tidak memakai helm, secara tidak langsung anak akan memberi tahu kalau itu tidak melanggar aturan. Pastinya orang tua akan malu. Berbeda dengan istri yang menegur atau sebaliknya," ungkapnya.

Masih kata Ratna, kegiatan Polsanak sudah menjadi agenda rutin. Minimal satu kali dalam sepekan, bahkan bisa mencapai tiga kali.

"Tergantung permintaan sekolah. Kalau dulu jemput bola sekarang sekolah yang meminta kami untuk mengajari anak didiknya tentang tertib lalu lintas. Seringnya minta di RSDC langsung, namun masih ada beberapa yang minta datang ke sekolah," tuturnya.

Baca Juga:  Puluhan Alat Bantu Dengar Dibagikan

Disebutkannya, saat ini masih banyak sekolah yang mengantre. Bahkan Ratna mengaku, ada sekolah dari Teratak Buluh dan Perawang yang menginginkan untuk didatangi sekolahnya. Meski demikian, pihaknya berkoordinasi dengan Ditlantas, karena itu sudah di luar wilayah.(s)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Guna menyadarkan generasi bangsa patuh dan tertib berlalu lintas, sejumlah polisi lalu lintas yang bertugas di Polresta Pekanbaru melakukan kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) yang berlangsung, Senin (2/3) di Taman Bermain RSDC, Rumbai Pesisir.

Kegiatan tersebut merupakan sebuah program pembinaan, yang dilakukan oleh anggota Polri. Ini bertujuan untuk mengenalkan dan mendekatkan sosok Polri dalam rangka membentuk karakter anak yang disiplin dan memiliki etika berlalu lintas sejak dini.

Kasubnit I Unit Dikyasa Satlantas Polresta Pekanbaru, Ipda Ratna Wilis kepada Riau Pos mengatakan, materi dan pengenalan langsung terkait rambu rambu lalulintas dan warna dan makna dari traffic light.

"Mulanya anak-anak dibawa ke ruangan untuk diberi materi, lalu diajak keluar ruangan untuk praktek. Karena saat berada di luar ruangan anak-anak dapat merasakan langsung bagaimana tertib berlalu lintas. Selain itu diajak sambil bermain mengenalkan rambu-rambu," sebutnya.

Baca Juga:  Puluhan Alat Bantu Dengar Dibagikan

Lebih jauh, dengan mengenalkan kepada anak tentang berlalu lintas, secara tidak langsung dapat mengajarkan ke orang tuanya. "Jadi kalau anak sudah belajar lalu lintas dan orang tuanya tidak patuh atau tidak memakai helm, secara tidak langsung anak akan memberi tahu kalau itu tidak melanggar aturan. Pastinya orang tua akan malu. Berbeda dengan istri yang menegur atau sebaliknya," ungkapnya.

- Advertisement -

Masih kata Ratna, kegiatan Polsanak sudah menjadi agenda rutin. Minimal satu kali dalam sepekan, bahkan bisa mencapai tiga kali.

"Tergantung permintaan sekolah. Kalau dulu jemput bola sekarang sekolah yang meminta kami untuk mengajari anak didiknya tentang tertib lalu lintas. Seringnya minta di RSDC langsung, namun masih ada beberapa yang minta datang ke sekolah," tuturnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Bidpropam Gelar Rapat Terbatas

Disebutkannya, saat ini masih banyak sekolah yang mengantre. Bahkan Ratna mengaku, ada sekolah dari Teratak Buluh dan Perawang yang menginginkan untuk didatangi sekolahnya. Meski demikian, pihaknya berkoordinasi dengan Ditlantas, karena itu sudah di luar wilayah.(s)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Guna menyadarkan generasi bangsa patuh dan tertib berlalu lintas, sejumlah polisi lalu lintas yang bertugas di Polresta Pekanbaru melakukan kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) yang berlangsung, Senin (2/3) di Taman Bermain RSDC, Rumbai Pesisir.

Kegiatan tersebut merupakan sebuah program pembinaan, yang dilakukan oleh anggota Polri. Ini bertujuan untuk mengenalkan dan mendekatkan sosok Polri dalam rangka membentuk karakter anak yang disiplin dan memiliki etika berlalu lintas sejak dini.

Kasubnit I Unit Dikyasa Satlantas Polresta Pekanbaru, Ipda Ratna Wilis kepada Riau Pos mengatakan, materi dan pengenalan langsung terkait rambu rambu lalulintas dan warna dan makna dari traffic light.

"Mulanya anak-anak dibawa ke ruangan untuk diberi materi, lalu diajak keluar ruangan untuk praktek. Karena saat berada di luar ruangan anak-anak dapat merasakan langsung bagaimana tertib berlalu lintas. Selain itu diajak sambil bermain mengenalkan rambu-rambu," sebutnya.

Baca Juga:  Bupati Saksi Nikah Putra Sekda Bengkalis

Lebih jauh, dengan mengenalkan kepada anak tentang berlalu lintas, secara tidak langsung dapat mengajarkan ke orang tuanya. "Jadi kalau anak sudah belajar lalu lintas dan orang tuanya tidak patuh atau tidak memakai helm, secara tidak langsung anak akan memberi tahu kalau itu tidak melanggar aturan. Pastinya orang tua akan malu. Berbeda dengan istri yang menegur atau sebaliknya," ungkapnya.

Masih kata Ratna, kegiatan Polsanak sudah menjadi agenda rutin. Minimal satu kali dalam sepekan, bahkan bisa mencapai tiga kali.

"Tergantung permintaan sekolah. Kalau dulu jemput bola sekarang sekolah yang meminta kami untuk mengajari anak didiknya tentang tertib lalu lintas. Seringnya minta di RSDC langsung, namun masih ada beberapa yang minta datang ke sekolah," tuturnya.

Baca Juga:  Penasihat Pipas Beri Semangat Warga Binaan Lapas Perempuan

Disebutkannya, saat ini masih banyak sekolah yang mengantre. Bahkan Ratna mengaku, ada sekolah dari Teratak Buluh dan Perawang yang menginginkan untuk didatangi sekolahnya. Meski demikian, pihaknya berkoordinasi dengan Ditlantas, karena itu sudah di luar wilayah.(s)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari