Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Perangi Narkoba, BNNP Riau Adakan Bimtek

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Masih maraknya peredaran gelap narkoba di Bumi Lancang Kuning, membuat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau menggelar bimbingan teknis (bimtek) pelatihan penggiat anti narkoba. Acara yang berlangsung pada 15-16 Desember 2020 ini menggandeng BUMN Hutama Karya (HK).

Diadakannya bimtek itu untuk menjabarkan atau melaksanakan Inpres nomor 2 tahun 2020 masalah Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Para peserta yang hadir itu diberi beragam materi untuk dirinya yang kemudian dapat disalurkan ke keluarga maupun masyarakat sekitar.

Disampaikan Kepala BNNP Riau Brigjenpol Kenedy yang didampingi Kabid P2M Kompol Khodirin, giat yang dilakukan untuk mencegah masyarakat terkait peredaran gelap narkoba.

Baca Juga:  Tabur Bunga di Makam Pahlawan

"Selain masyarakat, dalam hal ini BUMN pun dilibatkan yaitu HK. Kemudian, menjabarkan atau melaksanakan Inpres nomor 2 tahun 2020 masalah P4GN," sebutnya.

Ada 30 orang yang hadir dalam giat itu. Nantinya, dalam pelatihan itu, Kenedy sebut, peserta bisa memproteksi diri dari narkoba dan lingkungan sekitarnya.

"Tentunya yang mengikuti ini menjadi relawan anti narkoba. Dengan demikian dapat mengerti tentang bahaya narkoba," katanya. 

Kemudian, Manajer CSR Hutama Karya Agus Kosasih mengatakan, akan mensuport segala kegiatan BNN untuk masyarakat Indonesia. 

"Nanti akan kami lakukan kembali kegiatan di Riau, lalu sepanjang Sumatera," ujarnya.

Di waktu yang sama, Kabid P2M BNNP Riau Kompol Khodirin menyebut, di UU nomor 35/2009 juga melibatkan masyarakat. Saat ini menurutnya, masyarakat belum cukup andil membantu.

Baca Juga:  Tiga Kantor Samsat Baru Resmi Beroperasi

"Masyarakat harus berani dan menginfokan jika terjadi atau ada indikasi peredaran gelap narkoba di lingkungan sekitarnya," ujar dia.(sof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Masih maraknya peredaran gelap narkoba di Bumi Lancang Kuning, membuat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau menggelar bimbingan teknis (bimtek) pelatihan penggiat anti narkoba. Acara yang berlangsung pada 15-16 Desember 2020 ini menggandeng BUMN Hutama Karya (HK).

Diadakannya bimtek itu untuk menjabarkan atau melaksanakan Inpres nomor 2 tahun 2020 masalah Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Para peserta yang hadir itu diberi beragam materi untuk dirinya yang kemudian dapat disalurkan ke keluarga maupun masyarakat sekitar.

Disampaikan Kepala BNNP Riau Brigjenpol Kenedy yang didampingi Kabid P2M Kompol Khodirin, giat yang dilakukan untuk mencegah masyarakat terkait peredaran gelap narkoba.

Baca Juga:  Tertibkan Angkutan dan Retribusi Sampah Ilegal

"Selain masyarakat, dalam hal ini BUMN pun dilibatkan yaitu HK. Kemudian, menjabarkan atau melaksanakan Inpres nomor 2 tahun 2020 masalah P4GN," sebutnya.

Ada 30 orang yang hadir dalam giat itu. Nantinya, dalam pelatihan itu, Kenedy sebut, peserta bisa memproteksi diri dari narkoba dan lingkungan sekitarnya.

"Tentunya yang mengikuti ini menjadi relawan anti narkoba. Dengan demikian dapat mengerti tentang bahaya narkoba," katanya. 

Kemudian, Manajer CSR Hutama Karya Agus Kosasih mengatakan, akan mensuport segala kegiatan BNN untuk masyarakat Indonesia. 

"Nanti akan kami lakukan kembali kegiatan di Riau, lalu sepanjang Sumatera," ujarnya.

Di waktu yang sama, Kabid P2M BNNP Riau Kompol Khodirin menyebut, di UU nomor 35/2009 juga melibatkan masyarakat. Saat ini menurutnya, masyarakat belum cukup andil membantu.

Baca Juga:  Jalan Garuda Sakti dan Simpang Tiga Perlu Flyover

"Masyarakat harus berani dan menginfokan jika terjadi atau ada indikasi peredaran gelap narkoba di lingkungan sekitarnya," ujar dia.(sof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Perangi Narkoba, BNNP Riau Adakan Bimtek

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Masih maraknya peredaran gelap narkoba di Bumi Lancang Kuning, membuat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau menggelar bimbingan teknis (bimtek) pelatihan penggiat anti narkoba. Acara yang berlangsung pada 15-16 Desember 2020 ini menggandeng BUMN Hutama Karya (HK).

Diadakannya bimtek itu untuk menjabarkan atau melaksanakan Inpres nomor 2 tahun 2020 masalah Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Para peserta yang hadir itu diberi beragam materi untuk dirinya yang kemudian dapat disalurkan ke keluarga maupun masyarakat sekitar.

Disampaikan Kepala BNNP Riau Brigjenpol Kenedy yang didampingi Kabid P2M Kompol Khodirin, giat yang dilakukan untuk mencegah masyarakat terkait peredaran gelap narkoba.

Baca Juga:  Pelanggan Bisnis dan Industri Bersyukur Tak Terdampak Penyesuaian Tarif Listrik

"Selain masyarakat, dalam hal ini BUMN pun dilibatkan yaitu HK. Kemudian, menjabarkan atau melaksanakan Inpres nomor 2 tahun 2020 masalah P4GN," sebutnya.

Ada 30 orang yang hadir dalam giat itu. Nantinya, dalam pelatihan itu, Kenedy sebut, peserta bisa memproteksi diri dari narkoba dan lingkungan sekitarnya.

"Tentunya yang mengikuti ini menjadi relawan anti narkoba. Dengan demikian dapat mengerti tentang bahaya narkoba," katanya. 

Kemudian, Manajer CSR Hutama Karya Agus Kosasih mengatakan, akan mensuport segala kegiatan BNN untuk masyarakat Indonesia. 

"Nanti akan kami lakukan kembali kegiatan di Riau, lalu sepanjang Sumatera," ujarnya.

Di waktu yang sama, Kabid P2M BNNP Riau Kompol Khodirin menyebut, di UU nomor 35/2009 juga melibatkan masyarakat. Saat ini menurutnya, masyarakat belum cukup andil membantu.

Baca Juga:  Kasus Positif di Pekanbaru Tembus 3 Ribu

"Masyarakat harus berani dan menginfokan jika terjadi atau ada indikasi peredaran gelap narkoba di lingkungan sekitarnya," ujar dia.(sof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Masih maraknya peredaran gelap narkoba di Bumi Lancang Kuning, membuat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau menggelar bimbingan teknis (bimtek) pelatihan penggiat anti narkoba. Acara yang berlangsung pada 15-16 Desember 2020 ini menggandeng BUMN Hutama Karya (HK).

Diadakannya bimtek itu untuk menjabarkan atau melaksanakan Inpres nomor 2 tahun 2020 masalah Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Para peserta yang hadir itu diberi beragam materi untuk dirinya yang kemudian dapat disalurkan ke keluarga maupun masyarakat sekitar.

Disampaikan Kepala BNNP Riau Brigjenpol Kenedy yang didampingi Kabid P2M Kompol Khodirin, giat yang dilakukan untuk mencegah masyarakat terkait peredaran gelap narkoba.

Baca Juga:  Jalan Garuda Sakti dan Simpang Tiga Perlu Flyover

"Selain masyarakat, dalam hal ini BUMN pun dilibatkan yaitu HK. Kemudian, menjabarkan atau melaksanakan Inpres nomor 2 tahun 2020 masalah P4GN," sebutnya.

Ada 30 orang yang hadir dalam giat itu. Nantinya, dalam pelatihan itu, Kenedy sebut, peserta bisa memproteksi diri dari narkoba dan lingkungan sekitarnya.

"Tentunya yang mengikuti ini menjadi relawan anti narkoba. Dengan demikian dapat mengerti tentang bahaya narkoba," katanya. 

Kemudian, Manajer CSR Hutama Karya Agus Kosasih mengatakan, akan mensuport segala kegiatan BNN untuk masyarakat Indonesia. 

"Nanti akan kami lakukan kembali kegiatan di Riau, lalu sepanjang Sumatera," ujarnya.

Di waktu yang sama, Kabid P2M BNNP Riau Kompol Khodirin menyebut, di UU nomor 35/2009 juga melibatkan masyarakat. Saat ini menurutnya, masyarakat belum cukup andil membantu.

Baca Juga:  Komisi IV Segera Agendakan Hearing Dishub Pekanbaru

"Masyarakat harus berani dan menginfokan jika terjadi atau ada indikasi peredaran gelap narkoba di lingkungan sekitarnya," ujar dia.(sof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari