Senin, 12 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Syauqi Ma’aruf Amin Bersilaturahmi dengan LAM Riau

PEKANBARU (RIAU POS.CO)- Salah serang anak Wakil Presiden Ma’aruf Amin yakni Syauqi Ma’aruf Amin, bersilaturahim ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Senin (23/11/2020) malam. 

Gus Syauqi mengaku, ia baru pertama kali ke Riau. Meskipun demikian, telah banyak cerita mengenai daerah ini didengarnya termasuk soal keberadaan LAMR yang mampu memberi inspirasi ke berbagai kalangan. 

Menurutnya, secara umum , ia menilai bahwa Riau sangat berpotensi dalam pengembangan ekonomi syariah. Potensi tersebut, kata dia, wujud dari struktur masyarakatnya sendiri yang menjadikan Islam sebagai dasar nilai. 

Apalagi, Pemerintah Provinsi Riau sendiri juga bertekad menjadikan ekonomi syariah menjadi tuan, terlihat melalui upaya menjadikan Bank Riau Kepri sebagai bank syariah. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, LAMR bisa menjadi dirijennya.

Baca Juga:  Setengah Tahun Selesai, ICS Masih Menganggur

 "Sebab LAMR punya kedekatan dengan basis masyarakat dan komunitas,"ujar Gus Syauqi.

Gus Syauqi mengatakan, salah satu Langkah yang dapat dibuat adalah pemberdayaan potensi wisata halal untuk menggairahkan UMKM sebagai kekuatan mikro yang dapat menjadi kekuatan makro. “Dengan begitu, UMKM di Riau akan mendapat kesempatan memperluas pasar,” tuturnya.

Gus Syauqi juga mengaku tengah berusaha membantu pemerintah dalam menggairahkan UMKM melalui beberapa lembaga. Salah satunya Koperasi Mitra Santri Nasional (KMNS). Programnya disebut macrobranding produk. Ada tiga kunci yang dimiliki KMSN, yakni community, inovasi, best quality.

Sementara, Ketum DPH LAMR, Datuk Seri Syahril Abubakar mengatakan, pihaknya siap bergandeng tangan dalam program semacam KMNS tersebut. Hal ini sejalan dengan tujuan LAMR yang juga membantu pemerintah untuk mensejahterakan pendukung kebudayaan Melayu itu sendiri.

Baca Juga:  BPJamsostek Rengat Serahkan Santunan Jaminan Kematian dan Beasiswa

Sekum MKA Taufik Ikram Jamil menambahkan, seyogianya LAMR berterima kasih kepada Syauqi Ma’ruf Amin. Bukan hanya karena telah bersilaturahim, tetapi juga telah berusaha menanamkan kesebatian dengan Riau.

Misalnya, salah satu lagu dari enam lagu dalam album mini lagu relijius Gus Syauqi bertajuk “Mengingat-Mu” yang diluncurkan tahun lalu, berirama Melayu. Sedangkan selebihnya berirama dari berbagai genre musik barat seperti pop dan rock.

Selain itu, dititipkan rasa terima kasih kepada Wapres Ma’aruf Amin karena telah memakai baju Melayu dalam upacara hari kemerdekaan RI tahun 2020. Tak selalu Riau mendapat kesempatan seperti itu, apalagi dari seorang Wapres.

 

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAU POS.CO)- Salah serang anak Wakil Presiden Ma’aruf Amin yakni Syauqi Ma’aruf Amin, bersilaturahim ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Senin (23/11/2020) malam. 

Gus Syauqi mengaku, ia baru pertama kali ke Riau. Meskipun demikian, telah banyak cerita mengenai daerah ini didengarnya termasuk soal keberadaan LAMR yang mampu memberi inspirasi ke berbagai kalangan. 

Menurutnya, secara umum , ia menilai bahwa Riau sangat berpotensi dalam pengembangan ekonomi syariah. Potensi tersebut, kata dia, wujud dari struktur masyarakatnya sendiri yang menjadikan Islam sebagai dasar nilai. 

Apalagi, Pemerintah Provinsi Riau sendiri juga bertekad menjadikan ekonomi syariah menjadi tuan, terlihat melalui upaya menjadikan Bank Riau Kepri sebagai bank syariah. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, LAMR bisa menjadi dirijennya.

Baca Juga:  Dinas Lingkungan Hidup Rutin Lakukan Pemantauan dan Verifikasi

 "Sebab LAMR punya kedekatan dengan basis masyarakat dan komunitas,"ujar Gus Syauqi.

- Advertisement -

Gus Syauqi mengatakan, salah satu Langkah yang dapat dibuat adalah pemberdayaan potensi wisata halal untuk menggairahkan UMKM sebagai kekuatan mikro yang dapat menjadi kekuatan makro. “Dengan begitu, UMKM di Riau akan mendapat kesempatan memperluas pasar,” tuturnya.

Gus Syauqi juga mengaku tengah berusaha membantu pemerintah dalam menggairahkan UMKM melalui beberapa lembaga. Salah satunya Koperasi Mitra Santri Nasional (KMNS). Programnya disebut macrobranding produk. Ada tiga kunci yang dimiliki KMSN, yakni community, inovasi, best quality.

- Advertisement -

Sementara, Ketum DPH LAMR, Datuk Seri Syahril Abubakar mengatakan, pihaknya siap bergandeng tangan dalam program semacam KMNS tersebut. Hal ini sejalan dengan tujuan LAMR yang juga membantu pemerintah untuk mensejahterakan pendukung kebudayaan Melayu itu sendiri.

Baca Juga:  DPRD Bentuk Pansus Bahas LKPj Bupati Rohul Tahun Anggaran 2023

Sekum MKA Taufik Ikram Jamil menambahkan, seyogianya LAMR berterima kasih kepada Syauqi Ma’ruf Amin. Bukan hanya karena telah bersilaturahim, tetapi juga telah berusaha menanamkan kesebatian dengan Riau.

Misalnya, salah satu lagu dari enam lagu dalam album mini lagu relijius Gus Syauqi bertajuk “Mengingat-Mu” yang diluncurkan tahun lalu, berirama Melayu. Sedangkan selebihnya berirama dari berbagai genre musik barat seperti pop dan rock.

Selain itu, dititipkan rasa terima kasih kepada Wapres Ma’aruf Amin karena telah memakai baju Melayu dalam upacara hari kemerdekaan RI tahun 2020. Tak selalu Riau mendapat kesempatan seperti itu, apalagi dari seorang Wapres.

 

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAU POS.CO)- Salah serang anak Wakil Presiden Ma’aruf Amin yakni Syauqi Ma’aruf Amin, bersilaturahim ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Senin (23/11/2020) malam. 

Gus Syauqi mengaku, ia baru pertama kali ke Riau. Meskipun demikian, telah banyak cerita mengenai daerah ini didengarnya termasuk soal keberadaan LAMR yang mampu memberi inspirasi ke berbagai kalangan. 

Menurutnya, secara umum , ia menilai bahwa Riau sangat berpotensi dalam pengembangan ekonomi syariah. Potensi tersebut, kata dia, wujud dari struktur masyarakatnya sendiri yang menjadikan Islam sebagai dasar nilai. 

Apalagi, Pemerintah Provinsi Riau sendiri juga bertekad menjadikan ekonomi syariah menjadi tuan, terlihat melalui upaya menjadikan Bank Riau Kepri sebagai bank syariah. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, LAMR bisa menjadi dirijennya.

Baca Juga:  Tol Pekanbaru-Padang Seksi Sicincin-Bukittinggi Dibahas

 "Sebab LAMR punya kedekatan dengan basis masyarakat dan komunitas,"ujar Gus Syauqi.

Gus Syauqi mengatakan, salah satu Langkah yang dapat dibuat adalah pemberdayaan potensi wisata halal untuk menggairahkan UMKM sebagai kekuatan mikro yang dapat menjadi kekuatan makro. “Dengan begitu, UMKM di Riau akan mendapat kesempatan memperluas pasar,” tuturnya.

Gus Syauqi juga mengaku tengah berusaha membantu pemerintah dalam menggairahkan UMKM melalui beberapa lembaga. Salah satunya Koperasi Mitra Santri Nasional (KMNS). Programnya disebut macrobranding produk. Ada tiga kunci yang dimiliki KMSN, yakni community, inovasi, best quality.

Sementara, Ketum DPH LAMR, Datuk Seri Syahril Abubakar mengatakan, pihaknya siap bergandeng tangan dalam program semacam KMNS tersebut. Hal ini sejalan dengan tujuan LAMR yang juga membantu pemerintah untuk mensejahterakan pendukung kebudayaan Melayu itu sendiri.

Baca Juga:  Sambut Baik Inisiatif Kantor Staf Presiden Terkait Alih Kelola di Blok Rokan

Sekum MKA Taufik Ikram Jamil menambahkan, seyogianya LAMR berterima kasih kepada Syauqi Ma’ruf Amin. Bukan hanya karena telah bersilaturahim, tetapi juga telah berusaha menanamkan kesebatian dengan Riau.

Misalnya, salah satu lagu dari enam lagu dalam album mini lagu relijius Gus Syauqi bertajuk “Mengingat-Mu” yang diluncurkan tahun lalu, berirama Melayu. Sedangkan selebihnya berirama dari berbagai genre musik barat seperti pop dan rock.

Selain itu, dititipkan rasa terima kasih kepada Wapres Ma’aruf Amin karena telah memakai baju Melayu dalam upacara hari kemerdekaan RI tahun 2020. Tak selalu Riau mendapat kesempatan seperti itu, apalagi dari seorang Wapres.

 

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari