Rabu, 21 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

BNNK: Pandemi Covid-19 Bandar Bukannya Lockdown tapi Tetap Bergerilya

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru menaja Pengembangan Kapasitas dan Pembinaan Masyarakat Anti Narkoba Melalui Workshop di Dunia Usaha/Swasta, pada Rabu (23/9/2020).

Dalam sambutannya Kepala BNNK Pekanbaru AKBP Sukito mengatakan, kegiatan tetap dijalankan dengan protokol kesehatan. Sebab, tidak tau kapan Covid-19 akan berakhir.

"Nilai positif yang dapat diambil dari Covid-19, para bandar itu lockdown atau pun PSBB. Ini malah bergerilya. Biasanya orang yang melakukan kejahatan berani menyerempet yang bahaya," jelasnya yang didampingi Kasi P2M Fitriani Harahap.

Terbukti, dari hasil penangkapan atau kegiatan lapangan BNN secara kualitas atau kuantitas naik. Dengan begitu, tentunya tidak boleh ketinggalan aksi dari penjahat.

Baca Juga:  Ditemukan 1.008 Titik Lubang di Jalan Pekanbaru

"Sasaran narkoba adalah masyarakat. Sehingga, acara ini perlu melibatkan seluruh elemen. Kejahatan narkoba adalah penyakit masyarakat. Selagi masih ada masyarakat tidak akan hilang. Sehingga, kami mencoba mencegah," ungkapnya.

Laporan: Sofiah (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru menaja Pengembangan Kapasitas dan Pembinaan Masyarakat Anti Narkoba Melalui Workshop di Dunia Usaha/Swasta, pada Rabu (23/9/2020).

Dalam sambutannya Kepala BNNK Pekanbaru AKBP Sukito mengatakan, kegiatan tetap dijalankan dengan protokol kesehatan. Sebab, tidak tau kapan Covid-19 akan berakhir.

"Nilai positif yang dapat diambil dari Covid-19, para bandar itu lockdown atau pun PSBB. Ini malah bergerilya. Biasanya orang yang melakukan kejahatan berani menyerempet yang bahaya," jelasnya yang didampingi Kasi P2M Fitriani Harahap.

Terbukti, dari hasil penangkapan atau kegiatan lapangan BNN secara kualitas atau kuantitas naik. Dengan begitu, tentunya tidak boleh ketinggalan aksi dari penjahat.

Baca Juga:  Belum Ada Perusahaan Keberatan UMK 2020

"Sasaran narkoba adalah masyarakat. Sehingga, acara ini perlu melibatkan seluruh elemen. Kejahatan narkoba adalah penyakit masyarakat. Selagi masih ada masyarakat tidak akan hilang. Sehingga, kami mencoba mencegah," ungkapnya.

- Advertisement -

Laporan: Sofiah (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru menaja Pengembangan Kapasitas dan Pembinaan Masyarakat Anti Narkoba Melalui Workshop di Dunia Usaha/Swasta, pada Rabu (23/9/2020).

Dalam sambutannya Kepala BNNK Pekanbaru AKBP Sukito mengatakan, kegiatan tetap dijalankan dengan protokol kesehatan. Sebab, tidak tau kapan Covid-19 akan berakhir.

"Nilai positif yang dapat diambil dari Covid-19, para bandar itu lockdown atau pun PSBB. Ini malah bergerilya. Biasanya orang yang melakukan kejahatan berani menyerempet yang bahaya," jelasnya yang didampingi Kasi P2M Fitriani Harahap.

Terbukti, dari hasil penangkapan atau kegiatan lapangan BNN secara kualitas atau kuantitas naik. Dengan begitu, tentunya tidak boleh ketinggalan aksi dari penjahat.

Baca Juga:  Bentuk Kepedulian, PLN UP3 Khitankan 70 Anak Yatim dan Dhuafa Secara Gratis

"Sasaran narkoba adalah masyarakat. Sehingga, acara ini perlu melibatkan seluruh elemen. Kejahatan narkoba adalah penyakit masyarakat. Selagi masih ada masyarakat tidak akan hilang. Sehingga, kami mencoba mencegah," ungkapnya.

Laporan: Sofiah (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari