Jumat, 16 Oktober 2026
- Advertisement -

Linkin Park Rayakan Rilisnya Album Hybrid Theory

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Nama band rock Linkin Park beberapa tahun ini memang jarang terdengar setelah wafatnya sang vokalis, Chester Bennington pada 2017 silam. Meski sepertinya mati suri, rupanya mereka tidak diam saja.

Band yang kini beranggotakan Mike Shinoda (vokal), Joe Hahn (DJ), Brad Delson (gitar), Dave Farrell (bass), dan Rob Bourdon (drum) ini tengah menyusun rencana merayakan 20 tahun rilisnya album perdana mereka, Hybrid Theory.

Hybrid Theory, yang rilis pada 24 Oktober 2000, boleh dibilang merupakan album yang sangat penting untuk Linkin Park dan para penggemar mereka. Lewat deretan hits di album ini, seperti In The End, Crawling, Papercut, dan Points of Authority, Linkin Park berhasil menjelma menjadi raksasa rock yang diperhitungkan dunia.

Baca Juga:  Terima Pasien Korban Kabut Asap, Puskesmas Sipayung Siaga 24 Jam

Dilansir dari Loudwire, Shinoda mengatakan bahwa hingga saat ini ia masih mengumpulkan ide-ide dari beberapa orang terdekat tentang konsep perayaan 20 tahun Hybrid Theory.

“Kami terus menampung saran dan ide tentang apa yang harus kami lakukan dan berikan di hari jadi Hybrid Theory nanti. Untuk konsep yang sudah ada, tentu saja aku tidak bisa bicara lebih banyak karena ini masih sangat rahasia,” kata Shinoda.

Tak cuma dari lingkaran terdekat, Shinoda mengatakan bahwa mereka juga ikut menampung saran dari para penggemar Linkin Park. Shinoda bahkan mengatakan bahwa beberapa ide yang disampaikan para penggemar jauh lebih menarik ketimbang buah pikir mereka sendiri.

Baca Juga:  Ini Bahaya Tak Pakai Masker, Risiko Kena Covid-19 dalam 20 Menit

“Tapi pada akhirnya, kami akan biarkan para penggemar kami menerka-nerka, karena kami ingin perayaan ini menjadi suatu kejutan yang menyenangkan untuk kita semua,” ujar Shinoda.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Nama band rock Linkin Park beberapa tahun ini memang jarang terdengar setelah wafatnya sang vokalis, Chester Bennington pada 2017 silam. Meski sepertinya mati suri, rupanya mereka tidak diam saja.

Band yang kini beranggotakan Mike Shinoda (vokal), Joe Hahn (DJ), Brad Delson (gitar), Dave Farrell (bass), dan Rob Bourdon (drum) ini tengah menyusun rencana merayakan 20 tahun rilisnya album perdana mereka, Hybrid Theory.

Hybrid Theory, yang rilis pada 24 Oktober 2000, boleh dibilang merupakan album yang sangat penting untuk Linkin Park dan para penggemar mereka. Lewat deretan hits di album ini, seperti In The End, Crawling, Papercut, dan Points of Authority, Linkin Park berhasil menjelma menjadi raksasa rock yang diperhitungkan dunia.

Baca Juga:  Ini Bahaya Tak Pakai Masker, Risiko Kena Covid-19 dalam 20 Menit

Dilansir dari Loudwire, Shinoda mengatakan bahwa hingga saat ini ia masih mengumpulkan ide-ide dari beberapa orang terdekat tentang konsep perayaan 20 tahun Hybrid Theory.

“Kami terus menampung saran dan ide tentang apa yang harus kami lakukan dan berikan di hari jadi Hybrid Theory nanti. Untuk konsep yang sudah ada, tentu saja aku tidak bisa bicara lebih banyak karena ini masih sangat rahasia,” kata Shinoda.

- Advertisement -

Tak cuma dari lingkaran terdekat, Shinoda mengatakan bahwa mereka juga ikut menampung saran dari para penggemar Linkin Park. Shinoda bahkan mengatakan bahwa beberapa ide yang disampaikan para penggemar jauh lebih menarik ketimbang buah pikir mereka sendiri.

Baca Juga:  Keberatan Diseret dalam Pemberitaan Investasi Bodong

“Tapi pada akhirnya, kami akan biarkan para penggemar kami menerka-nerka, karena kami ingin perayaan ini menjadi suatu kejutan yang menyenangkan untuk kita semua,” ujar Shinoda.

- Advertisement -

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Nama band rock Linkin Park beberapa tahun ini memang jarang terdengar setelah wafatnya sang vokalis, Chester Bennington pada 2017 silam. Meski sepertinya mati suri, rupanya mereka tidak diam saja.

Band yang kini beranggotakan Mike Shinoda (vokal), Joe Hahn (DJ), Brad Delson (gitar), Dave Farrell (bass), dan Rob Bourdon (drum) ini tengah menyusun rencana merayakan 20 tahun rilisnya album perdana mereka, Hybrid Theory.

Hybrid Theory, yang rilis pada 24 Oktober 2000, boleh dibilang merupakan album yang sangat penting untuk Linkin Park dan para penggemar mereka. Lewat deretan hits di album ini, seperti In The End, Crawling, Papercut, dan Points of Authority, Linkin Park berhasil menjelma menjadi raksasa rock yang diperhitungkan dunia.

Baca Juga:  Teror yang Mengguncang Asia Tenggara

Dilansir dari Loudwire, Shinoda mengatakan bahwa hingga saat ini ia masih mengumpulkan ide-ide dari beberapa orang terdekat tentang konsep perayaan 20 tahun Hybrid Theory.

“Kami terus menampung saran dan ide tentang apa yang harus kami lakukan dan berikan di hari jadi Hybrid Theory nanti. Untuk konsep yang sudah ada, tentu saja aku tidak bisa bicara lebih banyak karena ini masih sangat rahasia,” kata Shinoda.

Tak cuma dari lingkaran terdekat, Shinoda mengatakan bahwa mereka juga ikut menampung saran dari para penggemar Linkin Park. Shinoda bahkan mengatakan bahwa beberapa ide yang disampaikan para penggemar jauh lebih menarik ketimbang buah pikir mereka sendiri.

Baca Juga:  Politisi Tolak Penerbitan Perppu, KPK: Sepenuhnya Tergantung Presiden

“Tapi pada akhirnya, kami akan biarkan para penggemar kami menerka-nerka, karena kami ingin perayaan ini menjadi suatu kejutan yang menyenangkan untuk kita semua,” ujar Shinoda.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari