Senin, 9 Maret 2026
- Advertisement -

Doktor Suparmi, Lulusan ke-57 PPs Unri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Doktor Suparmi berhasil meraih gelar doktor kedua di Program Studi Doktor Ilmu Kelautan, Kekhususan Bioteknologi Kelautan. Ia menjadi lulusan terbaik ke-57 Program Pascasarjana Universitas Riau (PPs Unri) dengan predikat cumlaude, Kamis (18/6).

Adapun judul disertasinya ialah Potensi Udang Rebon sebagai Bahan Baku Flavor Fungsional Alami.

Ujian dipimpin oleh Rektor Universitas Riau Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA dan Sekretaris Sidang Prof Dr Ir Thamrin MSc beserta para promotor dan penguji diantaranya Prof Dr Ir Dewita MS, Prof Dr Ir Irwan Effendi MSc, Dr Ir Nursyirwani MSc, Prof Dr Ir H Feliatra, DEA, Prof Dr Ir Rifardi MSc, Dr Rahman Karmila SPi MSi, serta penguji tamu dari IPB Prof Dr Ir Nurjannah MS dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Rongsokan Puluhan Truk DLHK Akan Dilelang

Suparmi menjelaskan, produksi udang rebon yang melimpah pada musimnya dan saat ini pemanfaatannya belum  maksimal. Baru sebatas sebagai bahan baku pengolahan secara konvensional. Sedangkan sebagai olahan non konvensional belum dilakukan yaitu dalam bentuk hidrolisat protein, konsentrat ptotein dan isolat protein yang dapat digunakan sebagai bahan baku flavor fungsional.

Penelitian mengenai udang rebon sebagai bahan baku flavor fungsional alami ini penting dilakukan. Karena adanya kecenderungan masyarakat yang pada masa sekarang sering mengegunakan bahan tambahan sintetik pada makanan.

"Dari hasil penelitian didapatkan bahwa hidrolisat ptotein udang rebon secara mendasar kaya kandungan asam amino  dapat dipakai sebagai bahan baku flavor fungsional alami yang memberikan cita rasa dan berfungsi sebagai antioksidan.

Baca Juga:  IKA 4968 Ajak Alumni Kumpul di Reuni Akbar Virtual 2021

Istri dari Prof Dr H Syafrani MSi ini berharap, dari hasil penelitiannya ini masyarakat dapat mengetahui informasi ilmiah tentang potensi udang rebon sebagai sumber flavor fungsional dan dapat memberikan pengkayaan flavor fungsional alami dari hasil laut yang bersifat antioksidan. Selain itu juga dapat memberikan peluang bagi pengembangan produk pangan dan dapat menjadikan acuan bagi pemerintah Provinsi Riau untuk mengembangkan usaha produk perikanan yang berbasis udang rebon.(ayi/c)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Doktor Suparmi berhasil meraih gelar doktor kedua di Program Studi Doktor Ilmu Kelautan, Kekhususan Bioteknologi Kelautan. Ia menjadi lulusan terbaik ke-57 Program Pascasarjana Universitas Riau (PPs Unri) dengan predikat cumlaude, Kamis (18/6).

Adapun judul disertasinya ialah Potensi Udang Rebon sebagai Bahan Baku Flavor Fungsional Alami.

Ujian dipimpin oleh Rektor Universitas Riau Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA dan Sekretaris Sidang Prof Dr Ir Thamrin MSc beserta para promotor dan penguji diantaranya Prof Dr Ir Dewita MS, Prof Dr Ir Irwan Effendi MSc, Dr Ir Nursyirwani MSc, Prof Dr Ir H Feliatra, DEA, Prof Dr Ir Rifardi MSc, Dr Rahman Karmila SPi MSi, serta penguji tamu dari IPB Prof Dr Ir Nurjannah MS dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Selamat Mengemban Amanah Rakyat

Suparmi menjelaskan, produksi udang rebon yang melimpah pada musimnya dan saat ini pemanfaatannya belum  maksimal. Baru sebatas sebagai bahan baku pengolahan secara konvensional. Sedangkan sebagai olahan non konvensional belum dilakukan yaitu dalam bentuk hidrolisat protein, konsentrat ptotein dan isolat protein yang dapat digunakan sebagai bahan baku flavor fungsional.

Penelitian mengenai udang rebon sebagai bahan baku flavor fungsional alami ini penting dilakukan. Karena adanya kecenderungan masyarakat yang pada masa sekarang sering mengegunakan bahan tambahan sintetik pada makanan.

- Advertisement -

"Dari hasil penelitian didapatkan bahwa hidrolisat ptotein udang rebon secara mendasar kaya kandungan asam amino  dapat dipakai sebagai bahan baku flavor fungsional alami yang memberikan cita rasa dan berfungsi sebagai antioksidan.

Baca Juga:  Fraksi di DPRD Berbeda Pandangan

Istri dari Prof Dr H Syafrani MSi ini berharap, dari hasil penelitiannya ini masyarakat dapat mengetahui informasi ilmiah tentang potensi udang rebon sebagai sumber flavor fungsional dan dapat memberikan pengkayaan flavor fungsional alami dari hasil laut yang bersifat antioksidan. Selain itu juga dapat memberikan peluang bagi pengembangan produk pangan dan dapat menjadikan acuan bagi pemerintah Provinsi Riau untuk mengembangkan usaha produk perikanan yang berbasis udang rebon.(ayi/c)

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Doktor Suparmi berhasil meraih gelar doktor kedua di Program Studi Doktor Ilmu Kelautan, Kekhususan Bioteknologi Kelautan. Ia menjadi lulusan terbaik ke-57 Program Pascasarjana Universitas Riau (PPs Unri) dengan predikat cumlaude, Kamis (18/6).

Adapun judul disertasinya ialah Potensi Udang Rebon sebagai Bahan Baku Flavor Fungsional Alami.

Ujian dipimpin oleh Rektor Universitas Riau Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA dan Sekretaris Sidang Prof Dr Ir Thamrin MSc beserta para promotor dan penguji diantaranya Prof Dr Ir Dewita MS, Prof Dr Ir Irwan Effendi MSc, Dr Ir Nursyirwani MSc, Prof Dr Ir H Feliatra, DEA, Prof Dr Ir Rifardi MSc, Dr Rahman Karmila SPi MSi, serta penguji tamu dari IPB Prof Dr Ir Nurjannah MS dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Permata Ummat Gelar Tablig Akbar dan Maulid Bersama Disabilitas

Suparmi menjelaskan, produksi udang rebon yang melimpah pada musimnya dan saat ini pemanfaatannya belum  maksimal. Baru sebatas sebagai bahan baku pengolahan secara konvensional. Sedangkan sebagai olahan non konvensional belum dilakukan yaitu dalam bentuk hidrolisat protein, konsentrat ptotein dan isolat protein yang dapat digunakan sebagai bahan baku flavor fungsional.

Penelitian mengenai udang rebon sebagai bahan baku flavor fungsional alami ini penting dilakukan. Karena adanya kecenderungan masyarakat yang pada masa sekarang sering mengegunakan bahan tambahan sintetik pada makanan.

"Dari hasil penelitian didapatkan bahwa hidrolisat ptotein udang rebon secara mendasar kaya kandungan asam amino  dapat dipakai sebagai bahan baku flavor fungsional alami yang memberikan cita rasa dan berfungsi sebagai antioksidan.

Baca Juga:  Selamat Mengemban Amanah Rakyat

Istri dari Prof Dr H Syafrani MSi ini berharap, dari hasil penelitiannya ini masyarakat dapat mengetahui informasi ilmiah tentang potensi udang rebon sebagai sumber flavor fungsional dan dapat memberikan pengkayaan flavor fungsional alami dari hasil laut yang bersifat antioksidan. Selain itu juga dapat memberikan peluang bagi pengembangan produk pangan dan dapat menjadikan acuan bagi pemerintah Provinsi Riau untuk mengembangkan usaha produk perikanan yang berbasis udang rebon.(ayi/c)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari