Rabu, 2 April 2025
spot_img

Yok Belajar Bersihkan Busi Kendaraan Sendiri

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sebagian masyarakat Indonesia kemungkinan akan menjalani work for home (WFH) selama beberapa pekan ke depan. Untuk mengisi waktu, tidak ada salahnya melakukan pengecekan pada kendaraannya.

Salah satu komponen yang bisa diperiksa di rumah ialah melihat kondisi busi di kendaraan baik sepeda motor maupun mobil. Pasalnya, komponen ini memiliki peran penting dalam pengapian kendaraan.

Untuk memeriksa busi kendaraan baik itu pengguna motor dan mobil membutuhkan kunci standar untuk membuka compartment, kunci busi sesuai dengan kendaraan masing-masing, serta tambahan kaca pembesar untuk melihat seberapa kerusakan busi. Namun bagi pengguna sepeda motor tentu relatif lebih mudah karena tidak banyak kompartemen yang harus dibuka dibandingkan dengan mobil yang mengharuskan sedikit usaha lebih untuk mengakses busi di mesin.

Baca Juga:  Tren Kerja Anak Muda Jakarta, Betah Berlama-lama di Coworking Space

Dalam keterangan tertulis dari NGK, Selasa (31/3), busi yang sudah dibuka segera dilakukan pengecekan dengan menggunakan kaca pembesar untuk dilihat gejalanya. Gejala-gejala seperti carbon fouling, overheat, corona stain, flash over bahkan keausan normal pun bisa dilihat secara jelas.

Secara normal pemakaian busi biasanya akan mengalami pengerakan karbon ataupun tingkat keausan tinggi, kalau sudah seperti ini penggantian busi menjadi alternatif pilihan yang terbaik dibandingkan membersihkannya.

Dalam proses membersihkan harus diperhatikan beberapa hal, kalau hanya membersihkan kerak kotoran yang menempel cukup menggunakan penetran pembersih kampas rem saja, kemudian dibersihkan menggunakan kain. Tidak disarankan membersihkan menggunakan amplas ataupun benda tajam seperti sikat kawat.

Baca Juga:  Ini Tiga Syarat Mutlak Agar Rasa Kopi Lebih Enak

Jika karbon sudah memenuhi seluruh permukaan elektroda dan insulator disarankan agar mengganti busi baru untuk mengembalikan performa mobil agar lebih nyaman dan keamanan berkendara menjadi lebih terjamin.

Sumber: JPNN.Com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sebagian masyarakat Indonesia kemungkinan akan menjalani work for home (WFH) selama beberapa pekan ke depan. Untuk mengisi waktu, tidak ada salahnya melakukan pengecekan pada kendaraannya.

Salah satu komponen yang bisa diperiksa di rumah ialah melihat kondisi busi di kendaraan baik sepeda motor maupun mobil. Pasalnya, komponen ini memiliki peran penting dalam pengapian kendaraan.

Untuk memeriksa busi kendaraan baik itu pengguna motor dan mobil membutuhkan kunci standar untuk membuka compartment, kunci busi sesuai dengan kendaraan masing-masing, serta tambahan kaca pembesar untuk melihat seberapa kerusakan busi. Namun bagi pengguna sepeda motor tentu relatif lebih mudah karena tidak banyak kompartemen yang harus dibuka dibandingkan dengan mobil yang mengharuskan sedikit usaha lebih untuk mengakses busi di mesin.

Baca Juga:  4 Zodiak Ini Selama Tahun 2022 Akan Bahagia dan Sukses

Dalam keterangan tertulis dari NGK, Selasa (31/3), busi yang sudah dibuka segera dilakukan pengecekan dengan menggunakan kaca pembesar untuk dilihat gejalanya. Gejala-gejala seperti carbon fouling, overheat, corona stain, flash over bahkan keausan normal pun bisa dilihat secara jelas.

Secara normal pemakaian busi biasanya akan mengalami pengerakan karbon ataupun tingkat keausan tinggi, kalau sudah seperti ini penggantian busi menjadi alternatif pilihan yang terbaik dibandingkan membersihkannya.

Dalam proses membersihkan harus diperhatikan beberapa hal, kalau hanya membersihkan kerak kotoran yang menempel cukup menggunakan penetran pembersih kampas rem saja, kemudian dibersihkan menggunakan kain. Tidak disarankan membersihkan menggunakan amplas ataupun benda tajam seperti sikat kawat.

Baca Juga:  Ingat 3 Zodiak ini Mudah Dendam dan Punya Sifat Jahat

Jika karbon sudah memenuhi seluruh permukaan elektroda dan insulator disarankan agar mengganti busi baru untuk mengembalikan performa mobil agar lebih nyaman dan keamanan berkendara menjadi lebih terjamin.

Sumber: JPNN.Com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Yok Belajar Bersihkan Busi Kendaraan Sendiri

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sebagian masyarakat Indonesia kemungkinan akan menjalani work for home (WFH) selama beberapa pekan ke depan. Untuk mengisi waktu, tidak ada salahnya melakukan pengecekan pada kendaraannya.

Salah satu komponen yang bisa diperiksa di rumah ialah melihat kondisi busi di kendaraan baik sepeda motor maupun mobil. Pasalnya, komponen ini memiliki peran penting dalam pengapian kendaraan.

Untuk memeriksa busi kendaraan baik itu pengguna motor dan mobil membutuhkan kunci standar untuk membuka compartment, kunci busi sesuai dengan kendaraan masing-masing, serta tambahan kaca pembesar untuk melihat seberapa kerusakan busi. Namun bagi pengguna sepeda motor tentu relatif lebih mudah karena tidak banyak kompartemen yang harus dibuka dibandingkan dengan mobil yang mengharuskan sedikit usaha lebih untuk mengakses busi di mesin.

Baca Juga:  Ini Dia 5 Medsos Paling Populer di Dunia

Dalam keterangan tertulis dari NGK, Selasa (31/3), busi yang sudah dibuka segera dilakukan pengecekan dengan menggunakan kaca pembesar untuk dilihat gejalanya. Gejala-gejala seperti carbon fouling, overheat, corona stain, flash over bahkan keausan normal pun bisa dilihat secara jelas.

Secara normal pemakaian busi biasanya akan mengalami pengerakan karbon ataupun tingkat keausan tinggi, kalau sudah seperti ini penggantian busi menjadi alternatif pilihan yang terbaik dibandingkan membersihkannya.

Dalam proses membersihkan harus diperhatikan beberapa hal, kalau hanya membersihkan kerak kotoran yang menempel cukup menggunakan penetran pembersih kampas rem saja, kemudian dibersihkan menggunakan kain. Tidak disarankan membersihkan menggunakan amplas ataupun benda tajam seperti sikat kawat.

Baca Juga:  Waktu yang Tepat Mengganti Ban Agar Aman Berkendara

Jika karbon sudah memenuhi seluruh permukaan elektroda dan insulator disarankan agar mengganti busi baru untuk mengembalikan performa mobil agar lebih nyaman dan keamanan berkendara menjadi lebih terjamin.

Sumber: JPNN.Com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sebagian masyarakat Indonesia kemungkinan akan menjalani work for home (WFH) selama beberapa pekan ke depan. Untuk mengisi waktu, tidak ada salahnya melakukan pengecekan pada kendaraannya.

Salah satu komponen yang bisa diperiksa di rumah ialah melihat kondisi busi di kendaraan baik sepeda motor maupun mobil. Pasalnya, komponen ini memiliki peran penting dalam pengapian kendaraan.

Untuk memeriksa busi kendaraan baik itu pengguna motor dan mobil membutuhkan kunci standar untuk membuka compartment, kunci busi sesuai dengan kendaraan masing-masing, serta tambahan kaca pembesar untuk melihat seberapa kerusakan busi. Namun bagi pengguna sepeda motor tentu relatif lebih mudah karena tidak banyak kompartemen yang harus dibuka dibandingkan dengan mobil yang mengharuskan sedikit usaha lebih untuk mengakses busi di mesin.

Baca Juga:  Tren Kerja Anak Muda Jakarta, Betah Berlama-lama di Coworking Space

Dalam keterangan tertulis dari NGK, Selasa (31/3), busi yang sudah dibuka segera dilakukan pengecekan dengan menggunakan kaca pembesar untuk dilihat gejalanya. Gejala-gejala seperti carbon fouling, overheat, corona stain, flash over bahkan keausan normal pun bisa dilihat secara jelas.

Secara normal pemakaian busi biasanya akan mengalami pengerakan karbon ataupun tingkat keausan tinggi, kalau sudah seperti ini penggantian busi menjadi alternatif pilihan yang terbaik dibandingkan membersihkannya.

Dalam proses membersihkan harus diperhatikan beberapa hal, kalau hanya membersihkan kerak kotoran yang menempel cukup menggunakan penetran pembersih kampas rem saja, kemudian dibersihkan menggunakan kain. Tidak disarankan membersihkan menggunakan amplas ataupun benda tajam seperti sikat kawat.

Baca Juga:  Ingat 3 Zodiak ini Mudah Dendam dan Punya Sifat Jahat

Jika karbon sudah memenuhi seluruh permukaan elektroda dan insulator disarankan agar mengganti busi baru untuk mengembalikan performa mobil agar lebih nyaman dan keamanan berkendara menjadi lebih terjamin.

Sumber: JPNN.Com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari