PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru terbuka lebar bagi seluruh masyarakat yang ingin bersilaturahmi maupun menyampaikan aspirasi.
Penegasan tersebut disampaikan Agung di hadapan warga saat menggelar kegiatan Sosialisasi Produk Hukum Pemerintah Kota Pekanbaru pada Senin (21/9/2026).
“Rumah ini terbuka kapan saja, kalau lebaran harus datang ke sini,” ujar Agung.
Agung menilai komunikasi tatap muka dengan warga sangat krusial agar pemerintah kota mengetahui secara detail kondisi dan persoalan yang terjadi di tingkat tapak.
Ia menjelaskan bahwa Pemko Pekanbaru saat ini tengah membenahi berbagai persoalan utama perkotaan, seperti perbaikan infrastruktur jalan, pengelolaan sampah, serta penanganan banjir.
Selain persoalan fisik dan lingkungan, Pemko Pekanbaru juga berfokus pada penguatan sektor sosial lewat agenda zero anak putus sekolah dan penuntasan stunting.
“Kita berupaya agar tidak ada anak putus sekolah lewat program zero anak putus sekolah dan zero stunting,” tegasnya.
Agung menambahkan, percepatan program dan pembenahan kota tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja tanpa adanya sinergi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
“Tapi kolaborasi semua pihak, percepatan program pemerintah tidak bakal terlihat. Satu per satu persoalan bisa kita tuntaskan,” lanjutnya.
Dalam agenda sosialisasi yang diselingi jamuan makan malam bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar tersebut, hadir warga dari Kecamatan Tuah Madani, Senapelan, dan Payung Sekaki.
Program sosialisasi ini dijadwalkan menyasar warga dari 15 kecamatan secara bertahap di mana setiap sesi menghadirkan perwakilan dari tiga kecamatan secara bergiliran.
Melalui forum ini, setiap masukan dan persoalan yang disampaikan masyarakat dapat langsung dicatat dan ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.(ali)

