Minggu, 6 April 2025
spot_img

Rasanya seperti Terlahir Kembali

Bintang bola voli tanah air yang sempat istirahat sekitar 6 bulan ini kembali menghiasi dunia pervolian Indonesia. Ia adalah Aprilia Santini Manganang.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wanita kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara pada 27 April 1992 tersebut, kembali tampil kala Bandung BJB Tandamata menghadapi Jakarta BNI 46 pada putaran pertama Proliga di GOR Gelanggang Remaja, Pekanbaru, Sabtu (25/1).

April, sapaannya, sebelumnya sempat mengalami cedera di bagian lututnya. Cedera tersebut terjadi ketika membela Indonesia pada Juli 2019 dalam pertandingan persahabatan melawan Thailand.

"Ini merupakan tekanan hidup yang berat sekali selama tidak bermain. Pertandingan tadi itu rasanya seperti Manganang lahir kembali setelah sempat vakum. Berusaha bermain maksimal meski kondisi kesehatan masih dalam pemulihan pascacedera," ujarnya.

Baca Juga:  Masuki Purnabakti, Kakan Kemenag Ingatkan ASN Tetap Disiplin

Kala itu, dia tidak hanya harus fokus memulihkan cedera. Ia juga harus rela menurunkan berat badan. "Berat badan saya dulu 83 kilogram, sekarang turun menjadi 69 kilo. Itu juga berpengaruh ke bagian tubuh lainnya seperti lutut  karena beratnya kurang ideal," terangnya.

Wanita bertubuh kekar dan acapkali diduga pria ini, juga menuturkan, cedera yang didapatinya tersebut menjadi yang paling parah dalam karirnya.

"Trauma pasti ada. Malah sebelum Proliga mulai mental sempat turun sehingga harus meminta semangat dari keluarga, teman hingga orang yang tersayang lainnya," tukas April.

Usai bertanding menghadapi Jakarta BNI 46, April sudah ditunggu para fansnya, baik dari kaum hawa maupun adam. Bahkan dia tak henti-hentinya harus melayani permintaan berfoto fansnya.(zed)

Baca Juga:  Keluarga Bisa Jemput Jamaah di Kantor Kemenag

Laporan Dofi Iskandar, Pekanbaru

Bintang bola voli tanah air yang sempat istirahat sekitar 6 bulan ini kembali menghiasi dunia pervolian Indonesia. Ia adalah Aprilia Santini Manganang.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wanita kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara pada 27 April 1992 tersebut, kembali tampil kala Bandung BJB Tandamata menghadapi Jakarta BNI 46 pada putaran pertama Proliga di GOR Gelanggang Remaja, Pekanbaru, Sabtu (25/1).

April, sapaannya, sebelumnya sempat mengalami cedera di bagian lututnya. Cedera tersebut terjadi ketika membela Indonesia pada Juli 2019 dalam pertandingan persahabatan melawan Thailand.

"Ini merupakan tekanan hidup yang berat sekali selama tidak bermain. Pertandingan tadi itu rasanya seperti Manganang lahir kembali setelah sempat vakum. Berusaha bermain maksimal meski kondisi kesehatan masih dalam pemulihan pascacedera," ujarnya.

Baca Juga:  Pansel Segera Terima Hasil Rekam Jejak

Kala itu, dia tidak hanya harus fokus memulihkan cedera. Ia juga harus rela menurunkan berat badan. "Berat badan saya dulu 83 kilogram, sekarang turun menjadi 69 kilo. Itu juga berpengaruh ke bagian tubuh lainnya seperti lutut  karena beratnya kurang ideal," terangnya.

Wanita bertubuh kekar dan acapkali diduga pria ini, juga menuturkan, cedera yang didapatinya tersebut menjadi yang paling parah dalam karirnya.

"Trauma pasti ada. Malah sebelum Proliga mulai mental sempat turun sehingga harus meminta semangat dari keluarga, teman hingga orang yang tersayang lainnya," tukas April.

Usai bertanding menghadapi Jakarta BNI 46, April sudah ditunggu para fansnya, baik dari kaum hawa maupun adam. Bahkan dia tak henti-hentinya harus melayani permintaan berfoto fansnya.(zed)

Baca Juga:  Wako Tetapkan Rute Truk Tonase Besar

Laporan Dofi Iskandar, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Rasanya seperti Terlahir Kembali

Bintang bola voli tanah air yang sempat istirahat sekitar 6 bulan ini kembali menghiasi dunia pervolian Indonesia. Ia adalah Aprilia Santini Manganang.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wanita kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara pada 27 April 1992 tersebut, kembali tampil kala Bandung BJB Tandamata menghadapi Jakarta BNI 46 pada putaran pertama Proliga di GOR Gelanggang Remaja, Pekanbaru, Sabtu (25/1).

April, sapaannya, sebelumnya sempat mengalami cedera di bagian lututnya. Cedera tersebut terjadi ketika membela Indonesia pada Juli 2019 dalam pertandingan persahabatan melawan Thailand.

"Ini merupakan tekanan hidup yang berat sekali selama tidak bermain. Pertandingan tadi itu rasanya seperti Manganang lahir kembali setelah sempat vakum. Berusaha bermain maksimal meski kondisi kesehatan masih dalam pemulihan pascacedera," ujarnya.

Baca Juga:  Tergerus Air, Jembatan Longsor

Kala itu, dia tidak hanya harus fokus memulihkan cedera. Ia juga harus rela menurunkan berat badan. "Berat badan saya dulu 83 kilogram, sekarang turun menjadi 69 kilo. Itu juga berpengaruh ke bagian tubuh lainnya seperti lutut  karena beratnya kurang ideal," terangnya.

Wanita bertubuh kekar dan acapkali diduga pria ini, juga menuturkan, cedera yang didapatinya tersebut menjadi yang paling parah dalam karirnya.

"Trauma pasti ada. Malah sebelum Proliga mulai mental sempat turun sehingga harus meminta semangat dari keluarga, teman hingga orang yang tersayang lainnya," tukas April.

Usai bertanding menghadapi Jakarta BNI 46, April sudah ditunggu para fansnya, baik dari kaum hawa maupun adam. Bahkan dia tak henti-hentinya harus melayani permintaan berfoto fansnya.(zed)

Baca Juga:  Penanggulangan banjir, Drainase Tertutup Jadi Kendala Pengerukan

Laporan Dofi Iskandar, Pekanbaru

Bintang bola voli tanah air yang sempat istirahat sekitar 6 bulan ini kembali menghiasi dunia pervolian Indonesia. Ia adalah Aprilia Santini Manganang.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wanita kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara pada 27 April 1992 tersebut, kembali tampil kala Bandung BJB Tandamata menghadapi Jakarta BNI 46 pada putaran pertama Proliga di GOR Gelanggang Remaja, Pekanbaru, Sabtu (25/1).

April, sapaannya, sebelumnya sempat mengalami cedera di bagian lututnya. Cedera tersebut terjadi ketika membela Indonesia pada Juli 2019 dalam pertandingan persahabatan melawan Thailand.

"Ini merupakan tekanan hidup yang berat sekali selama tidak bermain. Pertandingan tadi itu rasanya seperti Manganang lahir kembali setelah sempat vakum. Berusaha bermain maksimal meski kondisi kesehatan masih dalam pemulihan pascacedera," ujarnya.

Baca Juga:  Jangan Terulang Lagi Kasus Bongku

Kala itu, dia tidak hanya harus fokus memulihkan cedera. Ia juga harus rela menurunkan berat badan. "Berat badan saya dulu 83 kilogram, sekarang turun menjadi 69 kilo. Itu juga berpengaruh ke bagian tubuh lainnya seperti lutut  karena beratnya kurang ideal," terangnya.

Wanita bertubuh kekar dan acapkali diduga pria ini, juga menuturkan, cedera yang didapatinya tersebut menjadi yang paling parah dalam karirnya.

"Trauma pasti ada. Malah sebelum Proliga mulai mental sempat turun sehingga harus meminta semangat dari keluarga, teman hingga orang yang tersayang lainnya," tukas April.

Usai bertanding menghadapi Jakarta BNI 46, April sudah ditunggu para fansnya, baik dari kaum hawa maupun adam. Bahkan dia tak henti-hentinya harus melayani permintaan berfoto fansnya.(zed)

Baca Juga:  Penyidik Agendakan Pemeriksaan Dirut PT PER

Laporan Dofi Iskandar, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari