Sabtu, 24 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Cuaca Buruk, Dua Nelayan Bagansiapiapi Dilaporkan Hilang Saat Melaut

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO)Belum lama setelah sejumlah nelayan hilang kontak di perairan Rokan Hilir (Rohil) dan berhasil dievakuasi, kejadian serupa kembali terulang. Dua nelayan kembali dilaporkan hilang saat melaut di perairan Bagansiapiapi.

Kepala Unit SAR Rohil, Doni, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari dua warga pada Ahad (30/11). “Ya, kemarin kami sudah melakukan pencarian begitu menerima informasi hilangnya kedua nelayan itu,” ujarnya.

Laporan tersebut disampaikan oleh Misrawati (29), warga Kampung Baru Kepenghuluan Bagan Hulu, Bangko, serta Mariati (29), warga Jalan Pasir Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir, Bangko. Dua nelayan yang dimaksud adalah Rozianto (31) asal Kampung Baru dan Kantan (18) dari Jalan Kilang Ilyas, Bagan Hulu.

Baca Juga:  Mesin Kapal Mati, 90 Santri Terombang-ambing di Sungai Tohor Kepulauan Meranti

Keduanya diduga melaut di sekitar perairan Bagansiapiapi–Sinaboi. Tim SAR menyisir rute yang diperkirakan menjadi lokasi menjaring, termasuk pinggiran laut hingga tepian bakau di wilayah Kepenghuluan Sungai Nyamuk, Sinaboi.

Memasuki pencarian hari kedua, Doni menyebut keberadaan keduanya masih belum ditemukan. “Untuk pencarian hari ini masih nihil,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca belakangan ini memang sangat berisiko untuk aktivitas melaut. BMKG telah mengeluarkan peringatan tentang potensi siklon tropis, dan Pemerintah Daerah Rohil juga sudah mengimbau para nelayan untuk sementara waktu tidak melaut.

Doni menambahkan, sebelumnya juga terjadi kasus tiga nelayan hilang kontak di perairan Pasir Limau Kapas (Palika), yang akhirnya berhasil ditemukan dengan selamat.(fad)

Baca Juga:  KUA dan PPAS Tahap Pembahasan Tingkat Komisi

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO)Belum lama setelah sejumlah nelayan hilang kontak di perairan Rokan Hilir (Rohil) dan berhasil dievakuasi, kejadian serupa kembali terulang. Dua nelayan kembali dilaporkan hilang saat melaut di perairan Bagansiapiapi.

Kepala Unit SAR Rohil, Doni, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari dua warga pada Ahad (30/11). “Ya, kemarin kami sudah melakukan pencarian begitu menerima informasi hilangnya kedua nelayan itu,” ujarnya.

Laporan tersebut disampaikan oleh Misrawati (29), warga Kampung Baru Kepenghuluan Bagan Hulu, Bangko, serta Mariati (29), warga Jalan Pasir Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir, Bangko. Dua nelayan yang dimaksud adalah Rozianto (31) asal Kampung Baru dan Kantan (18) dari Jalan Kilang Ilyas, Bagan Hulu.

Baca Juga:  13 RKB SMPN 1 Rambah Terbakar

Keduanya diduga melaut di sekitar perairan Bagansiapiapi–Sinaboi. Tim SAR menyisir rute yang diperkirakan menjadi lokasi menjaring, termasuk pinggiran laut hingga tepian bakau di wilayah Kepenghuluan Sungai Nyamuk, Sinaboi.

Memasuki pencarian hari kedua, Doni menyebut keberadaan keduanya masih belum ditemukan. “Untuk pencarian hari ini masih nihil,” katanya.

- Advertisement -

Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca belakangan ini memang sangat berisiko untuk aktivitas melaut. BMKG telah mengeluarkan peringatan tentang potensi siklon tropis, dan Pemerintah Daerah Rohil juga sudah mengimbau para nelayan untuk sementara waktu tidak melaut.

Doni menambahkan, sebelumnya juga terjadi kasus tiga nelayan hilang kontak di perairan Pasir Limau Kapas (Palika), yang akhirnya berhasil ditemukan dengan selamat.(fad)

Baca Juga:  Pemkab Diminta Berikan Perhatian Maksimal pada Bencana Banjir
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO)Belum lama setelah sejumlah nelayan hilang kontak di perairan Rokan Hilir (Rohil) dan berhasil dievakuasi, kejadian serupa kembali terulang. Dua nelayan kembali dilaporkan hilang saat melaut di perairan Bagansiapiapi.

Kepala Unit SAR Rohil, Doni, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari dua warga pada Ahad (30/11). “Ya, kemarin kami sudah melakukan pencarian begitu menerima informasi hilangnya kedua nelayan itu,” ujarnya.

Laporan tersebut disampaikan oleh Misrawati (29), warga Kampung Baru Kepenghuluan Bagan Hulu, Bangko, serta Mariati (29), warga Jalan Pasir Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir, Bangko. Dua nelayan yang dimaksud adalah Rozianto (31) asal Kampung Baru dan Kantan (18) dari Jalan Kilang Ilyas, Bagan Hulu.

Baca Juga:  KUA dan PPAS Tahap Pembahasan Tingkat Komisi

Keduanya diduga melaut di sekitar perairan Bagansiapiapi–Sinaboi. Tim SAR menyisir rute yang diperkirakan menjadi lokasi menjaring, termasuk pinggiran laut hingga tepian bakau di wilayah Kepenghuluan Sungai Nyamuk, Sinaboi.

Memasuki pencarian hari kedua, Doni menyebut keberadaan keduanya masih belum ditemukan. “Untuk pencarian hari ini masih nihil,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca belakangan ini memang sangat berisiko untuk aktivitas melaut. BMKG telah mengeluarkan peringatan tentang potensi siklon tropis, dan Pemerintah Daerah Rohil juga sudah mengimbau para nelayan untuk sementara waktu tidak melaut.

Doni menambahkan, sebelumnya juga terjadi kasus tiga nelayan hilang kontak di perairan Pasir Limau Kapas (Palika), yang akhirnya berhasil ditemukan dengan selamat.(fad)

Baca Juga:  1.156 PPPK 2024 Terima SK

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari