Sabtu, 5 April 2025
spot_img

KONI Pekanbaru Sharing ke KONI Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dari tiga edisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau, gelar juara umum selalu lepas dari genggaman Kontingen Pekanbaru. Di Porprov Riau di Inhil dan Inhu, Pekanbaru berada menjadi runner-up. Terakhir, pada Porprov Riau di Kampar, Pekanbaru justru berada di posisi 3. Target umum pun dipatok menghadapi Porprov Riau di Kuantan Singingi tahun depan.

Beberapa strategi pun disiapkan, salah satunya adalah sharing ke KONI Riau. Ya, Rabu (22/1) rombongan pengurus KONI Pekanbaru dipimpin Ketua Umum Anis Murzil mendatangi KONI Riau. Mereka disambut langsung Ketua Umum KONI Riau Emrizal Pakis didampingi jajaran pengurus lainnya. "Kedatangan kami ke KONI Riau adalah untuk sharing dan diskusi terhadap masalah dalam proses pembinaan atlet," ujar Ketua Umum KONI Pekanbaru Anis Murzil, kemarin.

Baca Juga:  Guru Positif Covid-19, PTM di SMP 44 Dihentikan 3 Hari 

Saat kunjungan kemarin, Anis memaparkan prestasi dan program yang disiapkan. Dikatakan Anis, prestasi yang didapatkan Pekanbaru di tiga kali Porprov Riau terakhir berbanding terbalik dengan pembinaan atlet yang telah dilakukan Pekanbaru. "Kuantitas dan kualitas atlet menaik. Tapi, mengapa prestasi menurun. Ini yang kami carikan solusinya dan telah melakukan evaluasi," ujar Anis.

"Tahun 2021 juara umum haris kembali ke Pekanbaru. Kami melakukan program mencapai target tersebut. Tahun ini,  Satlak Siap Juara dibentuk agar kami  punya alat ukur. Tim ini akan bekerja untuk merebut juara umum. Kami juga berkolaborasi dengan cabang olahraga dengan cara melakukan roadshow untuk melihat langsung persiapan atlet dan pelatih cabor," tambahnya.

Baca Juga:  Perluas Pasar, Jatim dan Riau Lakukan Matchmaking

KONI Pekanbaru menjadikan tahun 2018 sebagai tahun. Tahun 2019 dijadikan tahun  seleksi  melalui Porkot dan kejuaraan-kejuaraan. Tahun ini dijadikan tahun sentralisasi di mana  atlet hasil seleksi sebanyak 200 persen dilatih secara terpusat. "2121 tahun prestasi. Tahun 2022 evaluasi dan proyeksi," ujar Anis.(eca)

Laporan DENNI ANDRIAN, Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dari tiga edisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau, gelar juara umum selalu lepas dari genggaman Kontingen Pekanbaru. Di Porprov Riau di Inhil dan Inhu, Pekanbaru berada menjadi runner-up. Terakhir, pada Porprov Riau di Kampar, Pekanbaru justru berada di posisi 3. Target umum pun dipatok menghadapi Porprov Riau di Kuantan Singingi tahun depan.

Beberapa strategi pun disiapkan, salah satunya adalah sharing ke KONI Riau. Ya, Rabu (22/1) rombongan pengurus KONI Pekanbaru dipimpin Ketua Umum Anis Murzil mendatangi KONI Riau. Mereka disambut langsung Ketua Umum KONI Riau Emrizal Pakis didampingi jajaran pengurus lainnya. "Kedatangan kami ke KONI Riau adalah untuk sharing dan diskusi terhadap masalah dalam proses pembinaan atlet," ujar Ketua Umum KONI Pekanbaru Anis Murzil, kemarin.

Baca Juga:  RS Awal Bros Berikan Pelayanan Ekstra

Saat kunjungan kemarin, Anis memaparkan prestasi dan program yang disiapkan. Dikatakan Anis, prestasi yang didapatkan Pekanbaru di tiga kali Porprov Riau terakhir berbanding terbalik dengan pembinaan atlet yang telah dilakukan Pekanbaru. "Kuantitas dan kualitas atlet menaik. Tapi, mengapa prestasi menurun. Ini yang kami carikan solusinya dan telah melakukan evaluasi," ujar Anis.

"Tahun 2021 juara umum haris kembali ke Pekanbaru. Kami melakukan program mencapai target tersebut. Tahun ini,  Satlak Siap Juara dibentuk agar kami  punya alat ukur. Tim ini akan bekerja untuk merebut juara umum. Kami juga berkolaborasi dengan cabang olahraga dengan cara melakukan roadshow untuk melihat langsung persiapan atlet dan pelatih cabor," tambahnya.

Baca Juga:  Tunggakan di RSD Madani Capai Rp18 M 

KONI Pekanbaru menjadikan tahun 2018 sebagai tahun. Tahun 2019 dijadikan tahun  seleksi  melalui Porkot dan kejuaraan-kejuaraan. Tahun ini dijadikan tahun sentralisasi di mana  atlet hasil seleksi sebanyak 200 persen dilatih secara terpusat. "2121 tahun prestasi. Tahun 2022 evaluasi dan proyeksi," ujar Anis.(eca)

Laporan DENNI ANDRIAN, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

KONI Pekanbaru Sharing ke KONI Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dari tiga edisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau, gelar juara umum selalu lepas dari genggaman Kontingen Pekanbaru. Di Porprov Riau di Inhil dan Inhu, Pekanbaru berada menjadi runner-up. Terakhir, pada Porprov Riau di Kampar, Pekanbaru justru berada di posisi 3. Target umum pun dipatok menghadapi Porprov Riau di Kuantan Singingi tahun depan.

Beberapa strategi pun disiapkan, salah satunya adalah sharing ke KONI Riau. Ya, Rabu (22/1) rombongan pengurus KONI Pekanbaru dipimpin Ketua Umum Anis Murzil mendatangi KONI Riau. Mereka disambut langsung Ketua Umum KONI Riau Emrizal Pakis didampingi jajaran pengurus lainnya. "Kedatangan kami ke KONI Riau adalah untuk sharing dan diskusi terhadap masalah dalam proses pembinaan atlet," ujar Ketua Umum KONI Pekanbaru Anis Murzil, kemarin.

Baca Juga:  Guru Positif Covid-19, PTM di SMP 44 Dihentikan 3 Hari 

Saat kunjungan kemarin, Anis memaparkan prestasi dan program yang disiapkan. Dikatakan Anis, prestasi yang didapatkan Pekanbaru di tiga kali Porprov Riau terakhir berbanding terbalik dengan pembinaan atlet yang telah dilakukan Pekanbaru. "Kuantitas dan kualitas atlet menaik. Tapi, mengapa prestasi menurun. Ini yang kami carikan solusinya dan telah melakukan evaluasi," ujar Anis.

"Tahun 2021 juara umum haris kembali ke Pekanbaru. Kami melakukan program mencapai target tersebut. Tahun ini,  Satlak Siap Juara dibentuk agar kami  punya alat ukur. Tim ini akan bekerja untuk merebut juara umum. Kami juga berkolaborasi dengan cabang olahraga dengan cara melakukan roadshow untuk melihat langsung persiapan atlet dan pelatih cabor," tambahnya.

Baca Juga:  Upaya Tangkal Covid-19, DPRD Bakal Rutinkan Senam Pagi

KONI Pekanbaru menjadikan tahun 2018 sebagai tahun. Tahun 2019 dijadikan tahun  seleksi  melalui Porkot dan kejuaraan-kejuaraan. Tahun ini dijadikan tahun sentralisasi di mana  atlet hasil seleksi sebanyak 200 persen dilatih secara terpusat. "2121 tahun prestasi. Tahun 2022 evaluasi dan proyeksi," ujar Anis.(eca)

Laporan DENNI ANDRIAN, Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dari tiga edisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau, gelar juara umum selalu lepas dari genggaman Kontingen Pekanbaru. Di Porprov Riau di Inhil dan Inhu, Pekanbaru berada menjadi runner-up. Terakhir, pada Porprov Riau di Kampar, Pekanbaru justru berada di posisi 3. Target umum pun dipatok menghadapi Porprov Riau di Kuantan Singingi tahun depan.

Beberapa strategi pun disiapkan, salah satunya adalah sharing ke KONI Riau. Ya, Rabu (22/1) rombongan pengurus KONI Pekanbaru dipimpin Ketua Umum Anis Murzil mendatangi KONI Riau. Mereka disambut langsung Ketua Umum KONI Riau Emrizal Pakis didampingi jajaran pengurus lainnya. "Kedatangan kami ke KONI Riau adalah untuk sharing dan diskusi terhadap masalah dalam proses pembinaan atlet," ujar Ketua Umum KONI Pekanbaru Anis Murzil, kemarin.

Baca Juga:  Tetap Kompak Walau Beda Target

Saat kunjungan kemarin, Anis memaparkan prestasi dan program yang disiapkan. Dikatakan Anis, prestasi yang didapatkan Pekanbaru di tiga kali Porprov Riau terakhir berbanding terbalik dengan pembinaan atlet yang telah dilakukan Pekanbaru. "Kuantitas dan kualitas atlet menaik. Tapi, mengapa prestasi menurun. Ini yang kami carikan solusinya dan telah melakukan evaluasi," ujar Anis.

"Tahun 2021 juara umum haris kembali ke Pekanbaru. Kami melakukan program mencapai target tersebut. Tahun ini,  Satlak Siap Juara dibentuk agar kami  punya alat ukur. Tim ini akan bekerja untuk merebut juara umum. Kami juga berkolaborasi dengan cabang olahraga dengan cara melakukan roadshow untuk melihat langsung persiapan atlet dan pelatih cabor," tambahnya.

Baca Juga:  Perbaikan Gorong-Gorong Jalan Soekarno-Hatta Dikeluhkan

KONI Pekanbaru menjadikan tahun 2018 sebagai tahun. Tahun 2019 dijadikan tahun  seleksi  melalui Porkot dan kejuaraan-kejuaraan. Tahun ini dijadikan tahun sentralisasi di mana  atlet hasil seleksi sebanyak 200 persen dilatih secara terpusat. "2121 tahun prestasi. Tahun 2022 evaluasi dan proyeksi," ujar Anis.(eca)

Laporan DENNI ANDRIAN, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari