Tim sidak dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter Sat Reskrim Polresta Pekanbaru, IPDA Hasby Chefrianto, didampingi IPDA Halim Saputra beserta anggota lainnya. Mereka melakukan pengecekan
Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho mengunjungi Pasar Cik Puan di Jalan Tuanku Tambusai, Rabu (12/3). Dalam kunjungan tersebut, Wako menemukan masih ada pedagang yang menjual minyak goreng kemasan merek Minyakita di atas harga eceran tertinggi (HET).
Satreskrim Polresta Pekanbaru Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) melakukan pengecekan takaran atau volume pada minyak goreng kemasan merk Minyakita di gudang distributor Minyakita di Jalan Soekarno-Hatta, Selasa (11/3). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penyimpangan atau pengurangan volume takaran minyak goreng kemasan Minyakita yang akan dijual kepada masyarakat.
Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus memberi peringatan keras terhadap pengecer maupun distributor Minyakita. Pasalnya, baru-baru ini petugas menemukan minyak goreng bersubsidi itu dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Tiga produsen Minyakita dikenai sanksi berat setelah terbukti mengurangi volume minyak dalam kemasan 1 liter. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, perusahaan tersebut harus ditutup dan disegel.
Mahalnya harga minyak goreng subsidi Minyakita di Kota Pekanbaru menjadi perhatian serius Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru. Tim diturunkan untuk mencari penyebab mahalnya harga Minyakita tersebut yang bisa mencapai Rp17.000 per liter.
Naiknya harga minyak subsidi merk minyakita di pasaran turut menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Distributor resmi wilayah Pekanbaru diminta tidak melakukan penimbunan minyakita.
Dinas Perdagangan Kota Dumai menjamin stok minyak goreng khususnya Minyakita aman dan masih tersedia di pasaran. Sedangkan harga Minyakita di pasaran hingga kemarin masih bertahan di Rp16 ribu per liter.
Tak hanya pembeli, para pedagang mulai mengeluhkan stok minyak goreng bersubsidi Minyakita yang terbatas. Selain itu, harga Minyakita juga masih mahal berkisar Rp16.000 sampai Rp17.000 per liter.