Untuk memastikan apakah makanan, minuman atau takjil yang dijual di pasar-pasar takjil atau di pasar Ramadan aman untuk dikonsumsi, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru melakukan uji sampling. Hasilnya, tidak ada yang mengandung bahan berbahaya atau dengan kata lain semuanya memenuhi syarat untuk dikonsumsi.
Tahun-tahun sebelumnya pada pelaksanaan Ramadan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru kembali akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah swalayan dan Pasar Ramadan di Kabupaten Pelalawan, khususnya Kecamatan Pangkalan Kerinci.
Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander mengatakan, dalam rangka pengawalan keamanan pangan bagi masyarakat menjelang Hari Raya Natal Tahun 2024 dan Tahun Baru 2025, BBPOM di Pekanbaru telah melakukan intensifikasi pengawasan pangan olahan dengan target pangan Tanpa Izin Edar (TIE).
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru selama Maret 2024 telah melakukan intensifikasi pengawasan terhadap 71 sarana peredaran pangan dengan hasil 50 sarana Memenuhi Ketentuan (MK) dan 21 sarana Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK).Â
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru mengimbau kepada seluruh pedagang di pasar tradisional yang ada di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru, termasuk juga penjual takjil agar tidak menjual makanan yang mengandung formalin. Hal itu ditegaskan Kepala BBPOM Pekanbaru, Alexander, Selasa (12/3).