Minggu, 6 April 2025
spot_img

Kunjungan Wisata ke Siak Meningkat

SIAK (RIAUPOS.CO) – Pemkab Siak bersama Satgas Penanggulangan Covid-19 kembali membuka destinasi wisata. Hal itu dilakukan setelah angka terkonfirmasi positif Covid-19 terus menurun. Bahkan, Selasa (21/9) hanya dua positif dengan delapan kesembuhan.

Sejak Sabtu (18/9) pagi, Istana Asserayah Alhasyimiah resmi dibuka untuk umum dan tingkat kunjungan mulai menggeliat. Meski dibuka untuk umum, ada sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi pengunjung untuk bisa masuk ke istana dan objek wisata lainnya.

Di depan loket karcis istana, ada spanduk bertuliskan, poin-poin yang harus dipatuhi pengunjung, di antaranya memperlihatkan sertifikat vaksin atau swab antigen negatif, memperlihatkan aplikasi peduli lindungi mobile atau browser menggunakan ponsel. Mematuhi prokes, mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi bepergian. Satu lagi, suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius.

Baca Juga:  88 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Siak Dilantik

Seorang pengunjung bernama Ratri mengatakan, ia tidak ada masalah dengan persyaratan itu, tapi hal itu membuat beberapa temannya tidak dapat ikut, sebab mereka belum divaksin dan takut melakukan swab antigen. "Masih banyak teman-teman kami yang belum divaksin. Kami menunggu vaksinasi massal di daerah kami,"ucap Ratri.

Ratri meminta agar pemerintah pusat maupun kabupaten dapat secepatnya menuntaskan vaksinasi. Dengan imun tubuh yang baik, sehingga semua warga dapat terhindar dari Covid-19.

Kadis Pariwisata Fauzi Asni mengatakan pihaknya memang sedang memantau dan secepatnya melakukan evaluasi terkait dengan dibukanya destinasi wisata di Kabupaten Siak.

"Aturan untuk para pengunjung sudah kami tempel di depan loket penjualan tiket. Tujuannya agar tidak ada cluster baru. Kami ingin perekonomian dapat bangkit dan bergairah dengan dibukanya destinasi ini,"kata Fauzi Asni.

Baca Juga:  Wabup Husni Merza Bantu Korban Kebakaran

Selanjutnya dikatakan Fauzi Asni, Pasar Seni akan dibenahi, sehingga usia mengunjungi destinasi wisata, pengunjung dapat berbelanja di Pasar Seni.(ifr)

SIAK (RIAUPOS.CO) – Pemkab Siak bersama Satgas Penanggulangan Covid-19 kembali membuka destinasi wisata. Hal itu dilakukan setelah angka terkonfirmasi positif Covid-19 terus menurun. Bahkan, Selasa (21/9) hanya dua positif dengan delapan kesembuhan.

Sejak Sabtu (18/9) pagi, Istana Asserayah Alhasyimiah resmi dibuka untuk umum dan tingkat kunjungan mulai menggeliat. Meski dibuka untuk umum, ada sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi pengunjung untuk bisa masuk ke istana dan objek wisata lainnya.

Di depan loket karcis istana, ada spanduk bertuliskan, poin-poin yang harus dipatuhi pengunjung, di antaranya memperlihatkan sertifikat vaksin atau swab antigen negatif, memperlihatkan aplikasi peduli lindungi mobile atau browser menggunakan ponsel. Mematuhi prokes, mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi bepergian. Satu lagi, suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius.

Baca Juga:  Enam Elemen Smart City Siak Terpenuhi

Seorang pengunjung bernama Ratri mengatakan, ia tidak ada masalah dengan persyaratan itu, tapi hal itu membuat beberapa temannya tidak dapat ikut, sebab mereka belum divaksin dan takut melakukan swab antigen. "Masih banyak teman-teman kami yang belum divaksin. Kami menunggu vaksinasi massal di daerah kami,"ucap Ratri.

Ratri meminta agar pemerintah pusat maupun kabupaten dapat secepatnya menuntaskan vaksinasi. Dengan imun tubuh yang baik, sehingga semua warga dapat terhindar dari Covid-19.

Kadis Pariwisata Fauzi Asni mengatakan pihaknya memang sedang memantau dan secepatnya melakukan evaluasi terkait dengan dibukanya destinasi wisata di Kabupaten Siak.

"Aturan untuk para pengunjung sudah kami tempel di depan loket penjualan tiket. Tujuannya agar tidak ada cluster baru. Kami ingin perekonomian dapat bangkit dan bergairah dengan dibukanya destinasi ini,"kata Fauzi Asni.

Baca Juga:  Ketua DPRD Siak Indra Gunawan: Belajar dari Perjuangan dan Kegigihan RA Kartini

Selanjutnya dikatakan Fauzi Asni, Pasar Seni akan dibenahi, sehingga usia mengunjungi destinasi wisata, pengunjung dapat berbelanja di Pasar Seni.(ifr)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Kunjungan Wisata ke Siak Meningkat

SIAK (RIAUPOS.CO) – Pemkab Siak bersama Satgas Penanggulangan Covid-19 kembali membuka destinasi wisata. Hal itu dilakukan setelah angka terkonfirmasi positif Covid-19 terus menurun. Bahkan, Selasa (21/9) hanya dua positif dengan delapan kesembuhan.

Sejak Sabtu (18/9) pagi, Istana Asserayah Alhasyimiah resmi dibuka untuk umum dan tingkat kunjungan mulai menggeliat. Meski dibuka untuk umum, ada sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi pengunjung untuk bisa masuk ke istana dan objek wisata lainnya.

Di depan loket karcis istana, ada spanduk bertuliskan, poin-poin yang harus dipatuhi pengunjung, di antaranya memperlihatkan sertifikat vaksin atau swab antigen negatif, memperlihatkan aplikasi peduli lindungi mobile atau browser menggunakan ponsel. Mematuhi prokes, mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi bepergian. Satu lagi, suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius.

Baca Juga:  Di Kandis, Balita Dianiaya Pacar Ibu Korban yang Sedang Mabuk Tuak

Seorang pengunjung bernama Ratri mengatakan, ia tidak ada masalah dengan persyaratan itu, tapi hal itu membuat beberapa temannya tidak dapat ikut, sebab mereka belum divaksin dan takut melakukan swab antigen. "Masih banyak teman-teman kami yang belum divaksin. Kami menunggu vaksinasi massal di daerah kami,"ucap Ratri.

Ratri meminta agar pemerintah pusat maupun kabupaten dapat secepatnya menuntaskan vaksinasi. Dengan imun tubuh yang baik, sehingga semua warga dapat terhindar dari Covid-19.

Kadis Pariwisata Fauzi Asni mengatakan pihaknya memang sedang memantau dan secepatnya melakukan evaluasi terkait dengan dibukanya destinasi wisata di Kabupaten Siak.

"Aturan untuk para pengunjung sudah kami tempel di depan loket penjualan tiket. Tujuannya agar tidak ada cluster baru. Kami ingin perekonomian dapat bangkit dan bergairah dengan dibukanya destinasi ini,"kata Fauzi Asni.

Baca Juga:  Wabup Husni Merza Bantu Korban Kebakaran

Selanjutnya dikatakan Fauzi Asni, Pasar Seni akan dibenahi, sehingga usia mengunjungi destinasi wisata, pengunjung dapat berbelanja di Pasar Seni.(ifr)

SIAK (RIAUPOS.CO) – Pemkab Siak bersama Satgas Penanggulangan Covid-19 kembali membuka destinasi wisata. Hal itu dilakukan setelah angka terkonfirmasi positif Covid-19 terus menurun. Bahkan, Selasa (21/9) hanya dua positif dengan delapan kesembuhan.

Sejak Sabtu (18/9) pagi, Istana Asserayah Alhasyimiah resmi dibuka untuk umum dan tingkat kunjungan mulai menggeliat. Meski dibuka untuk umum, ada sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi pengunjung untuk bisa masuk ke istana dan objek wisata lainnya.

Di depan loket karcis istana, ada spanduk bertuliskan, poin-poin yang harus dipatuhi pengunjung, di antaranya memperlihatkan sertifikat vaksin atau swab antigen negatif, memperlihatkan aplikasi peduli lindungi mobile atau browser menggunakan ponsel. Mematuhi prokes, mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi bepergian. Satu lagi, suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius.

Baca Juga:  Gebyar Selawat Sambut Nisfu Syakban dan Ramadan Bawa Keberkahan

Seorang pengunjung bernama Ratri mengatakan, ia tidak ada masalah dengan persyaratan itu, tapi hal itu membuat beberapa temannya tidak dapat ikut, sebab mereka belum divaksin dan takut melakukan swab antigen. "Masih banyak teman-teman kami yang belum divaksin. Kami menunggu vaksinasi massal di daerah kami,"ucap Ratri.

Ratri meminta agar pemerintah pusat maupun kabupaten dapat secepatnya menuntaskan vaksinasi. Dengan imun tubuh yang baik, sehingga semua warga dapat terhindar dari Covid-19.

Kadis Pariwisata Fauzi Asni mengatakan pihaknya memang sedang memantau dan secepatnya melakukan evaluasi terkait dengan dibukanya destinasi wisata di Kabupaten Siak.

"Aturan untuk para pengunjung sudah kami tempel di depan loket penjualan tiket. Tujuannya agar tidak ada cluster baru. Kami ingin perekonomian dapat bangkit dan bergairah dengan dibukanya destinasi ini,"kata Fauzi Asni.

Baca Juga:  Hukum Adat Bisa Jadi Penyeimbang

Selanjutnya dikatakan Fauzi Asni, Pasar Seni akan dibenahi, sehingga usia mengunjungi destinasi wisata, pengunjung dapat berbelanja di Pasar Seni.(ifr)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari