Jumat, 4 April 2025
spot_img

Lansia Terpeleset di Turap Singapura Ditemukan Meninggal

SIAK (RIAUPOS.CO) – Pencarian selama dua hari, akhirnya jasad Aung Giok Cin yang akrab disapa Cincin (63) yang terpeleset ke Sungai Jantan, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di Teluk Salak, Kampung Langkai, Kecamatan Siak.

Menurut Kabid Damkar BPBD Siak Irwan Priatna, tim menyisir aliran Sungai Jantan secara berulang-ulang, selama dua hari.  "Akhirnya tim menemukannya, Rabu (16/3) tersangkut dan sudah mengambang di Teluk Salak pada pukul 17.30 WIB," jelas Irwan. Selanjutnya, jasad Cincin diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan .

Cincin terpeleset di Turap Singapura, Sungai Jantan Kota Siak pada Selasa (15/3) sekitar pukul 08.00WIB, diduga ketika hendak mencuci sepeda bekas yang baru dibelinya.

Baca Juga:  Kebakaran di Perawang, Satu Orang Tewas Terbakar

Diceritakan kerabat Cincin bernama Jon, korban tinggal di perumahan Sungai Betung, berkeinginan  menginap di hotel. Karena hal itu sudah menjadi kebiasaannya, Jon meminta perawatnya bernama Aan, untuk mendampingi dan mengawasinya.

Cincin menginap di Hotel Antarbangsa, Jalan Sutomo Siak, Senin (14/3). Selasa (15/3), ia memperpanjang jadwal menginapnya. Selanjutnya ia membeli sepeda bekas di Toko Modis, lalu membawanya berkeliling di turap ini.

"Dia memang senang bersepeda. Selama ini, ke mana mana memang naik sepeda. Sepedanya tinggal di rumah, mungkin itu sebabnya dia beli sepeda lagi," jelas Jon.

Saat ia menuruni tangga menuju ke dermaga apung, saksi mata bernama Abeng sempat menoleh, namun ia tidak beranjak, sebab sedang fokus mengemas jala dan posisinya memunggungi korban. Tak berselang lama, Abeng mendengar suara sesuatu jatuh ke su­ngai. Mendengar itu, Abeng langsung melompat dan berupaya menolong. "Saya hanya bisa menyela­mat­kan sepedanya saja,"se­butnya.(mng)

Baca Juga:  Program "Melesat" Pemkab Siak Tingkatkan SPM

SIAK (RIAUPOS.CO) – Pencarian selama dua hari, akhirnya jasad Aung Giok Cin yang akrab disapa Cincin (63) yang terpeleset ke Sungai Jantan, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di Teluk Salak, Kampung Langkai, Kecamatan Siak.

Menurut Kabid Damkar BPBD Siak Irwan Priatna, tim menyisir aliran Sungai Jantan secara berulang-ulang, selama dua hari.  "Akhirnya tim menemukannya, Rabu (16/3) tersangkut dan sudah mengambang di Teluk Salak pada pukul 17.30 WIB," jelas Irwan. Selanjutnya, jasad Cincin diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan .

Cincin terpeleset di Turap Singapura, Sungai Jantan Kota Siak pada Selasa (15/3) sekitar pukul 08.00WIB, diduga ketika hendak mencuci sepeda bekas yang baru dibelinya.

Baca Juga:  Program "Melesat" Pemkab Siak Tingkatkan SPM

Diceritakan kerabat Cincin bernama Jon, korban tinggal di perumahan Sungai Betung, berkeinginan  menginap di hotel. Karena hal itu sudah menjadi kebiasaannya, Jon meminta perawatnya bernama Aan, untuk mendampingi dan mengawasinya.

Cincin menginap di Hotel Antarbangsa, Jalan Sutomo Siak, Senin (14/3). Selasa (15/3), ia memperpanjang jadwal menginapnya. Selanjutnya ia membeli sepeda bekas di Toko Modis, lalu membawanya berkeliling di turap ini.

"Dia memang senang bersepeda. Selama ini, ke mana mana memang naik sepeda. Sepedanya tinggal di rumah, mungkin itu sebabnya dia beli sepeda lagi," jelas Jon.

Saat ia menuruni tangga menuju ke dermaga apung, saksi mata bernama Abeng sempat menoleh, namun ia tidak beranjak, sebab sedang fokus mengemas jala dan posisinya memunggungi korban. Tak berselang lama, Abeng mendengar suara sesuatu jatuh ke su­ngai. Mendengar itu, Abeng langsung melompat dan berupaya menolong. "Saya hanya bisa menyela­mat­kan sepedanya saja,"se­butnya.(mng)

Baca Juga:  Angkat Produk Lokal dengan Katalog-el
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Lansia Terpeleset di Turap Singapura Ditemukan Meninggal

SIAK (RIAUPOS.CO) – Pencarian selama dua hari, akhirnya jasad Aung Giok Cin yang akrab disapa Cincin (63) yang terpeleset ke Sungai Jantan, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di Teluk Salak, Kampung Langkai, Kecamatan Siak.

Menurut Kabid Damkar BPBD Siak Irwan Priatna, tim menyisir aliran Sungai Jantan secara berulang-ulang, selama dua hari.  "Akhirnya tim menemukannya, Rabu (16/3) tersangkut dan sudah mengambang di Teluk Salak pada pukul 17.30 WIB," jelas Irwan. Selanjutnya, jasad Cincin diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan .

Cincin terpeleset di Turap Singapura, Sungai Jantan Kota Siak pada Selasa (15/3) sekitar pukul 08.00WIB, diduga ketika hendak mencuci sepeda bekas yang baru dibelinya.

Baca Juga:  Suami Istri Meninggal Terjebak di Kobaran Api

Diceritakan kerabat Cincin bernama Jon, korban tinggal di perumahan Sungai Betung, berkeinginan  menginap di hotel. Karena hal itu sudah menjadi kebiasaannya, Jon meminta perawatnya bernama Aan, untuk mendampingi dan mengawasinya.

Cincin menginap di Hotel Antarbangsa, Jalan Sutomo Siak, Senin (14/3). Selasa (15/3), ia memperpanjang jadwal menginapnya. Selanjutnya ia membeli sepeda bekas di Toko Modis, lalu membawanya berkeliling di turap ini.

"Dia memang senang bersepeda. Selama ini, ke mana mana memang naik sepeda. Sepedanya tinggal di rumah, mungkin itu sebabnya dia beli sepeda lagi," jelas Jon.

Saat ia menuruni tangga menuju ke dermaga apung, saksi mata bernama Abeng sempat menoleh, namun ia tidak beranjak, sebab sedang fokus mengemas jala dan posisinya memunggungi korban. Tak berselang lama, Abeng mendengar suara sesuatu jatuh ke su­ngai. Mendengar itu, Abeng langsung melompat dan berupaya menolong. "Saya hanya bisa menyela­mat­kan sepedanya saja,"se­butnya.(mng)

Baca Juga:  Raih Sejumlah Prestasi di Porseni IGTKI Riau

SIAK (RIAUPOS.CO) – Pencarian selama dua hari, akhirnya jasad Aung Giok Cin yang akrab disapa Cincin (63) yang terpeleset ke Sungai Jantan, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di Teluk Salak, Kampung Langkai, Kecamatan Siak.

Menurut Kabid Damkar BPBD Siak Irwan Priatna, tim menyisir aliran Sungai Jantan secara berulang-ulang, selama dua hari.  "Akhirnya tim menemukannya, Rabu (16/3) tersangkut dan sudah mengambang di Teluk Salak pada pukul 17.30 WIB," jelas Irwan. Selanjutnya, jasad Cincin diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan .

Cincin terpeleset di Turap Singapura, Sungai Jantan Kota Siak pada Selasa (15/3) sekitar pukul 08.00WIB, diduga ketika hendak mencuci sepeda bekas yang baru dibelinya.

Baca Juga:  Berikan Pengabdian Terbaik untuk Negeri

Diceritakan kerabat Cincin bernama Jon, korban tinggal di perumahan Sungai Betung, berkeinginan  menginap di hotel. Karena hal itu sudah menjadi kebiasaannya, Jon meminta perawatnya bernama Aan, untuk mendampingi dan mengawasinya.

Cincin menginap di Hotel Antarbangsa, Jalan Sutomo Siak, Senin (14/3). Selasa (15/3), ia memperpanjang jadwal menginapnya. Selanjutnya ia membeli sepeda bekas di Toko Modis, lalu membawanya berkeliling di turap ini.

"Dia memang senang bersepeda. Selama ini, ke mana mana memang naik sepeda. Sepedanya tinggal di rumah, mungkin itu sebabnya dia beli sepeda lagi," jelas Jon.

Saat ia menuruni tangga menuju ke dermaga apung, saksi mata bernama Abeng sempat menoleh, namun ia tidak beranjak, sebab sedang fokus mengemas jala dan posisinya memunggungi korban. Tak berselang lama, Abeng mendengar suara sesuatu jatuh ke su­ngai. Mendengar itu, Abeng langsung melompat dan berupaya menolong. "Saya hanya bisa menyela­mat­kan sepedanya saja,"se­butnya.(mng)

Baca Juga:  Tiga Pencuri TBS dan Pembobol Rumah Diringkus
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari