Sabtu, 5 April 2025
spot_img

3.391 Ekor Sapi Kurban Disembelih

SIAK (RIAUPOS. CO) – TERJADI peningkatan jumlah hewan kurban yang disembelih di Kabupaten Siak. Tahun ini, ada 3.391 hewan kurban yang disembelih. Demikian dikatakan Bupati Siak Alfedri.

Bupati Siak H Alfedri meninjau penyembelihan hewan kurban di Masjid Al-Alim Kompleks Abdi Praja Siak,  pada Ahad (10/7) pagi. Sementara sebelumnya Bupati memberikan sambutan dalam Salat Iduladha di Lapangan Tugu depan Istana Asserayah Alhasyimiah.

Dikatakan Alfedri, pe­nyem­belihan hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Meski diterpa penyakit mulut dan kuku, namun semua dapat ditangani dan diatasi dengan baik.

"Perbedaan pelaksanaan Iduladha di Kabupaten Siak, tidak ada kendala, semua saling menghargai karena perbedaan adalah rahmat, dan ibadah berjalan baik dan lancar," jelas Alfedri.

Baca Juga:  Polsek Sungai Apit Gelar Operasi Yustisi Covid-19

Semua sapi yang disembelih sudah melalui penanganan yang baik dan terbebas dari PMK dan lainnya. Artinya, semua hewan kurban yang ada di Kabupaten Siak terbebas dari penyakit.

Bicara Iduladha tentu bicara pengorbanan, bagaimana membangun agama Allah, mengembangkan syiar Islam.

"Salah satu yang kami lakukan adalah, anak-anak MDTA hafiz 1 juz Alquran dan MDTA hafiz 2 juz dengan mendatangkan guru tahfiz," ungkap Alfedri.

Bupati juga menyampaikan Iduladha  itu adalah momen mengajarkan kebersamaan, berbagi dan toleransi.

Di Kabupaten Siak ini, tidak hanya umat muslim saja yang mendapatkan pembagian hewan kurban, tapi juga lintas agama. Semua mendapatkan bagian hewan kurban dan hal itu sudah dilaksanakan sejak lama.

Baca Juga:  Demonstran Desak KPK dan Kejagung Usut Dugaan Korupsi di Siak

"Kebersamaan dan toleransi memang sudah terbangun dengan baik di sini," kata Bupati.(hen)

Laporan MONANG LUBIS, Siak

 

SIAK (RIAUPOS. CO) – TERJADI peningkatan jumlah hewan kurban yang disembelih di Kabupaten Siak. Tahun ini, ada 3.391 hewan kurban yang disembelih. Demikian dikatakan Bupati Siak Alfedri.

Bupati Siak H Alfedri meninjau penyembelihan hewan kurban di Masjid Al-Alim Kompleks Abdi Praja Siak,  pada Ahad (10/7) pagi. Sementara sebelumnya Bupati memberikan sambutan dalam Salat Iduladha di Lapangan Tugu depan Istana Asserayah Alhasyimiah.

Dikatakan Alfedri, pe­nyem­belihan hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Meski diterpa penyakit mulut dan kuku, namun semua dapat ditangani dan diatasi dengan baik.

"Perbedaan pelaksanaan Iduladha di Kabupaten Siak, tidak ada kendala, semua saling menghargai karena perbedaan adalah rahmat, dan ibadah berjalan baik dan lancar," jelas Alfedri.

Baca Juga:  Semoga Selalu Bersinergi dan Berkolaborasi

Semua sapi yang disembelih sudah melalui penanganan yang baik dan terbebas dari PMK dan lainnya. Artinya, semua hewan kurban yang ada di Kabupaten Siak terbebas dari penyakit.

Bicara Iduladha tentu bicara pengorbanan, bagaimana membangun agama Allah, mengembangkan syiar Islam.

"Salah satu yang kami lakukan adalah, anak-anak MDTA hafiz 1 juz Alquran dan MDTA hafiz 2 juz dengan mendatangkan guru tahfiz," ungkap Alfedri.

Bupati juga menyampaikan Iduladha  itu adalah momen mengajarkan kebersamaan, berbagi dan toleransi.

Di Kabupaten Siak ini, tidak hanya umat muslim saja yang mendapatkan pembagian hewan kurban, tapi juga lintas agama. Semua mendapatkan bagian hewan kurban dan hal itu sudah dilaksanakan sejak lama.

Baca Juga:  Tiga Pencuri TBS dan Pembobol Rumah Diringkus

"Kebersamaan dan toleransi memang sudah terbangun dengan baik di sini," kata Bupati.(hen)

Laporan MONANG LUBIS, Siak

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

3.391 Ekor Sapi Kurban Disembelih

SIAK (RIAUPOS. CO) – TERJADI peningkatan jumlah hewan kurban yang disembelih di Kabupaten Siak. Tahun ini, ada 3.391 hewan kurban yang disembelih. Demikian dikatakan Bupati Siak Alfedri.

Bupati Siak H Alfedri meninjau penyembelihan hewan kurban di Masjid Al-Alim Kompleks Abdi Praja Siak,  pada Ahad (10/7) pagi. Sementara sebelumnya Bupati memberikan sambutan dalam Salat Iduladha di Lapangan Tugu depan Istana Asserayah Alhasyimiah.

Dikatakan Alfedri, pe­nyem­belihan hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Meski diterpa penyakit mulut dan kuku, namun semua dapat ditangani dan diatasi dengan baik.

"Perbedaan pelaksanaan Iduladha di Kabupaten Siak, tidak ada kendala, semua saling menghargai karena perbedaan adalah rahmat, dan ibadah berjalan baik dan lancar," jelas Alfedri.

Baca Juga:  Kerugian Negara Dikembalikan, Dugaan Korupsi DLH Dihentikan

Semua sapi yang disembelih sudah melalui penanganan yang baik dan terbebas dari PMK dan lainnya. Artinya, semua hewan kurban yang ada di Kabupaten Siak terbebas dari penyakit.

Bicara Iduladha tentu bicara pengorbanan, bagaimana membangun agama Allah, mengembangkan syiar Islam.

"Salah satu yang kami lakukan adalah, anak-anak MDTA hafiz 1 juz Alquran dan MDTA hafiz 2 juz dengan mendatangkan guru tahfiz," ungkap Alfedri.

Bupati juga menyampaikan Iduladha  itu adalah momen mengajarkan kebersamaan, berbagi dan toleransi.

Di Kabupaten Siak ini, tidak hanya umat muslim saja yang mendapatkan pembagian hewan kurban, tapi juga lintas agama. Semua mendapatkan bagian hewan kurban dan hal itu sudah dilaksanakan sejak lama.

Baca Juga:  Polsek Sungai Apit Gelar Operasi Yustisi Covid-19

"Kebersamaan dan toleransi memang sudah terbangun dengan baik di sini," kata Bupati.(hen)

Laporan MONANG LUBIS, Siak

 

SIAK (RIAUPOS. CO) – TERJADI peningkatan jumlah hewan kurban yang disembelih di Kabupaten Siak. Tahun ini, ada 3.391 hewan kurban yang disembelih. Demikian dikatakan Bupati Siak Alfedri.

Bupati Siak H Alfedri meninjau penyembelihan hewan kurban di Masjid Al-Alim Kompleks Abdi Praja Siak,  pada Ahad (10/7) pagi. Sementara sebelumnya Bupati memberikan sambutan dalam Salat Iduladha di Lapangan Tugu depan Istana Asserayah Alhasyimiah.

Dikatakan Alfedri, pe­nyem­belihan hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Meski diterpa penyakit mulut dan kuku, namun semua dapat ditangani dan diatasi dengan baik.

"Perbedaan pelaksanaan Iduladha di Kabupaten Siak, tidak ada kendala, semua saling menghargai karena perbedaan adalah rahmat, dan ibadah berjalan baik dan lancar," jelas Alfedri.

Baca Juga:  Bupati Terima Uang Pecahan Kemerdekaan dari BI

Semua sapi yang disembelih sudah melalui penanganan yang baik dan terbebas dari PMK dan lainnya. Artinya, semua hewan kurban yang ada di Kabupaten Siak terbebas dari penyakit.

Bicara Iduladha tentu bicara pengorbanan, bagaimana membangun agama Allah, mengembangkan syiar Islam.

"Salah satu yang kami lakukan adalah, anak-anak MDTA hafiz 1 juz Alquran dan MDTA hafiz 2 juz dengan mendatangkan guru tahfiz," ungkap Alfedri.

Bupati juga menyampaikan Iduladha  itu adalah momen mengajarkan kebersamaan, berbagi dan toleransi.

Di Kabupaten Siak ini, tidak hanya umat muslim saja yang mendapatkan pembagian hewan kurban, tapi juga lintas agama. Semua mendapatkan bagian hewan kurban dan hal itu sudah dilaksanakan sejak lama.

Baca Juga:  Semoga Selalu Bersinergi dan Berkolaborasi

"Kebersamaan dan toleransi memang sudah terbangun dengan baik di sini," kata Bupati.(hen)

Laporan MONANG LUBIS, Siak

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari