PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) — Kegiatan Safari Ramadan 1447 H yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) resmi berakhir setelah mengunjungi 16 kecamatan di daerah tersebut. Pemerintah daerah meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan selama kegiatan berlangsung.
Safari Ramadan yang dibagi dalam dua tim ini dipimpin oleh Bupati Rohul Anton dan Wakil Bupati Rohul Syafaruddin Poti. Kegiatan yang dimulai sejak 27 Februari tersebut berakhir pada Jumat (13/3) malam.
Kunjungan terakhir tim Safari Ramadan Bupati Rohul yang diwakili Asisten I Setda Rohul Syofwan dilaksanakan di Masjid Al-Falah Desa Kembang Damai, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam. Sementara tim yang dipimpin Wakil Bupati Rohul menutup kegiatan di Masjid Al Hijrah Desa Bengkolan Salak, Kecamatan Pendalian IV Koto.
Kegiatan Safari Ramadan yang digelar secara bergilir di seluruh kecamatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat, pemerintah desa, camat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat di wilayah yang dikunjungi.
Dalam setiap kunjungan, Pemkab Rohul juga menyalurkan berbagai bantuan, di antaranya santunan untuk anak yatim serta mushaf Alquran yang disiapkan oleh Bagian Kesra Setda Rohul. Selain itu, turut diserahkan paket sembako dan santunan dari Baznas Rokan Hulu serta sejumlah perbankan dan perusahaan yang beroperasi di wilayah kecamatan setempat.
Pelaksana harian (Plh) Bupati Rohul Syafaruddin Poti menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat di 16 kecamatan yang telah menyambut kehadiran Tim Safari Ramadan Pemkab Rohul.
“Syukur alhamdulillah, kunjungan Safari Ramadan disambut antusias dan direspons positif oleh masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta perangkat desa di 16 kecamatan. Ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat,” ujarnya, Sabtu (14/3).
Menurutnya, selain menjadi ajang silaturahmi tahunan pada bulan Ramadan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait pembangunan daerah.
Wabup Rohul mengungkapkan, mayoritas aspirasi yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi akses utama perekonomian masyarakat. Selain itu, ada pula masukan terkait sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menambahkan, beberapa aspirasi masyarakat bahkan telah mulai ditindaklanjuti oleh OPD terkait, khususnya perbaikan pada sejumlah titik kerusakan jalan poros maupun jalan lingkungan desa.
“Kita harapkan aspirasi masyarakat yang telah dihimpun oleh kepala OPD selama Safari Ramadan di 16 kecamatan dapat segera ditindaklanjuti dan direalisasikan sesuai skala prioritas pembangunan Kabupaten Rohul,” tegasnya.
Ia juga meminta OPD mengusulkan aspirasi masyarakat yang belum dapat direalisasikan pada APBD murni 2026 agar dimasukkan dalam RAPBD Perubahan 2026 atau pada penyusunan APBD 2027 mendatang.(epp)

